Diabetes Mellitus Tipe 2 - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Feb 7, 2019 Update terakhir: Nov 5, 2020 Tinjau pada Apr 5, 2019 Waktu baca: 3 menit

Apa Itu Diabetes Mellitus Tipe 2

Penyakit diabetes sangat dikenali oleh banyak orang. Diabetes merupakan penyakit yang timbulkan akibat meningkatnya kadar gula darah di dalam tubuh. Secara perlahan kandungan glukosa ternyatagt;dapat merusak organ tubuh tubuh.

Kondisi utama yang menimbulkan penyakit ini adalah rusaknya insulin di pankres yang tidak dapat mengatur kadar gula darah yang masuk ke dalam tubuh.

Penyakit diabetes melitus menjadi salah satu penyakit tidak menular yang membahayakan. Kebiasaan hidup yang buruk menjadi penyebab utama yang dapat muncul mulai anak-anak dan orang dewasa. Diabetes melitus kita ketahui dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

  1. Diabetes melitus tipe 1
    Penyakit diabetes melitus tipe 1 merupakan gangguan imun tubuh dimana sel insulin dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri. Faktor genetik memberi peran penting dalam kasus ini
  2. Diabetes melitus tipe 2
    Diabetes melitus tipe 2 terjadi akibat keterbatasan insulin untuk mengatur respon gula darah di dalam tubuh.

Gula adalah unsur penting dari konsumsi makanan bagi tubuh kita. Gula berfungsi sebagai daya tahan tubuh yang di masuk ke hati dan diproses untuk membentuk glukosa.

Insulin dikeluarkan dari pankres yang bekerja pada pembuluh darah dan mengatur gula yang masuk ke dalam tubuh. Pembentukan insulin di pankreas akan meningkat apabila konsumsi gula yang masuk ke dalam tubuh juga meningkat.

Terjadinya diabetes melitus tipe 2 dikaitkan oleh beberapa penyebab dan faktor resiko antara lain:

  • Makanan
    Kita tidak dapat hidup tanpa makan. Tetapi terkadang kita tidak memperhatikan makanan apa saja yang kita konsumsi dan mengandung banyak gula. Makanan yang mengandung gula membuat ketagihan karena sebagai penikmat rasa. Makanan pokok seperti nasi bagi orang Indonesia ternyata juga mengandung kadar gula yang tinggi yang dibakar dari karbohidrat. Cemilan seperti cokelat, permen, dan jenis yang sama dapat beresiko meningkatkan kadar glukosa dalam darah.
  • Kurangnya aktivitas
    Tubuh membutuhkan gula untuk aktivitas sehari-hari seperti belajar, bekerja, berolahraga dan sebagainya. Kadar glukosa yang menurun menimbulkan rasa lemas dan kurang energetik. Sebaliknya apabila kita kekurangan aktivitas maka glukosa tidak dibakar dan malah akan menjadi penimbunan di dalam tubuh.

  • Riwayat
    Diabetes ternyata membawa sifat genetik dari keluarga baik ayah atau ibu. Orang tua dengan diabetes akan menimbulkan rentannya anak beresiko terkena diabetes pula.
  • Usia
    Orang paling sering terkena diabetes melitus tipe 2 pada usia dewasa yakni 35 hingga 5 tahun. Tetapi ini tidak menutup kemungkinan terjadi pada anak remaja
  • Obesitas
    Kelebihan berat badan menjadi faktor yang memicu banyak penyakit terutama diabetes melitus, hipertensi, dan  kolesterol tinggi.
  • Hipertensi
    Hingga saat ini hipertensi sangat berkaitan pada munculnya diabetes melitus pada beberapa orang.

Gejala diabetes melitus tipe 2

Gejala yang ditimbulkan pada diabetes muncul dengan lambat. Banyak orang tidak merasakan bahwa adanya peringatan pada peningkatan gula darah di dalam tubuhnya. Beberapa gejala yang dikeluhkan yang menjadi tanda awal diabetes melitus antara lain:

  1. Sering haus
  2. Sering lapar
  3. Badan cepat lemas
  4. Penglihatan kabur
  5. Sering sakit kepala
  6. Bibir kering
  7. Berat badan menurun perlahan meskipun makan banyak
  8. Sering kencing (terlebih pada malam hari)

Diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2

Rasa lemas dapat dicurigai anda memiliki penurunan atau peningkatan gula darah. Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan kebiasaan makan untuk mendeteksi adanya kondisi yang berpengaruh pada diabetes melitus.

Dokter akan melakukan pemeriksaan gula darah dengan pengambilan darah dengan jarum dan alat pendeteksi gula darah atau dengan pengambilan darah puasa dan 2 jam setelah makan. Pemeriksaan darah di laboratorium lebih akurat untuk mendeteksi berapa kadar glukosa yang ada di dalam tubuh.

Komplikasi Diabetes melitus tipe 2

Diabetes jangka panjang tanpa pengobatan dapat menyebabkan komplikasi yang berat pada organ lain seperti:

  1. Gagal ginjal
  2. Neuropati
  3. Gangguan mata (diabetek retinopati, glukoma, hingga kebutaan)
  4. Ulkus pada kaki
  5. Penyakit alzheimer

Penanganan Diabetes Melitus tipe 2

Gaya hidup yang sehat perlu diterapkan untuk mencegah peningkatan glukosa darah dan mencegah komplikasi Obat-obatan pada diabetes melitus ditentukan oleh dokter terkait dosis dan jenis obatnya. Obat yang sering digunakan pada diabetes awal adalah metformin

Selain itu jenis obat sulfonilurea berfungsi untuk meningkatkan kadar insulin di dalam tubuh. Obat yang mengatur karbohidrat seperti acarbose dapat diresepkan terutama pada orang dengan obesitas.

Terapi tambahan ditujukan apabila terjadi komplikasi organ dan kelainan hipertensi. Gula darah perlu dipantau selama 1 bulan sekali untuk mencegah meningkatnya gula darah dan mencegah komplikasi


16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
WebMD (2018). Type 2 Diabetes. (https://www.webmd.com/diabetes/type-2-diabetes)
Khardori, et al. Medscape (2018). Type 2 Diabetes Mellitus. (https://emedicine.medscape.com/article/117853-overview)
Falk, Suzanne. Healthline (2017). Type 1 and Type 2 Diabetes: What’s the Difference? (https://www.healthline.com/health/difference-between-type-1-and-type-2-diabetes)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app