Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Depresi pasca persalinan - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: SEP 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 541.367 orang

Depresi pasca persalinan adalah campuran kompleks dari perubahan fisik, emosi, dan perilaku yang terjadi pada seorang wanita setelah melahirkan.

Mengenai Depresi Pasca Persalinan

Kelahiran bayi dari seorang ibu dapat memicu emosi yang kuat, dari kegembiraan menjadi ketakutan dan kecemasan. Tapi itu juga bisa menghasilkan sesuatu yang mungkin tidak Anda harapkan berupa depresi

Kebanyakan ibu baru mengalami postpartum "baby blues" setelah melahirkan, yang biasanya termasuk perubahan suasana hati, menangis, kecemasan dan sulit tidur. Baby blues biasanya dimulai dalam dua hingga tiga hari pertama setelah melahirkan, dan dapat berlangsung hingga dua minggu

 Tetapi beberapa ibu baru mengalami bentuk depresi yang lebih parah dan tahan lama yang dikenal sebagai depresi postpartum. Jarang sekali gangguan suasana hati yang ekstrim yang disebut psikosis postpartum juga dapat berkembang setelah melahirkan.

Sekitar satu dari tujuh wanita akan mengalami depresi yang khas. Wanita yang melahirkan dapat menimbulkan  kesedihan, kecemasan atau kekhawatiran selama beberapa minggu atau lebih mungkin mengalami depresi pasca persalinan.

Meskipun baby blues cenderung berlalu dengan cepat, depresi pasca persalinan dapat berlangsung lama dan sangat mempengaruhi kemampuan wanita untuk menjalani rutinitas hariannya.

Apa yang menyebabkan Depresi Pasca Melahirkan?

Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko depresi pasca persalinan, termasuk:

  • riwayat depresi sebelum hamil, atau selama kehamilan
  • hamil di usia muda
  • Anak yang terlalu banyak
  • mengalami depresi pada kehamilan berikutnya
  • memiliki riwayat depresi atau gangguan dysphoric pramenstruasi (PMDD)
  • dukungan sosial yang terbatas
  • hidup sendiri
  • konflik perkawinan

Apa saja gejala Depresi Pasca Persalinan?

Seorang wanita dengan depresi pascapersalinan dapat merasa sedih, menangis, cemas, rewel, putus asa, putus asa, tidak berharga, atau sendirian. Seorang ibu juga dapat memiliki gejala antara lain:

  • kesulitan berkonsentrasi atau menyelesaikan tugas rutin
  • kehilangan nafsu makannya
  • Merasa gagal menjadi ibu
  • Merasa cemas dan khawatir akan kesehatan bayi
  • Cepat lelah dan hilang minat mengurus bayi
  • Merasa ingin menyakiti si bayi
  • Hilangnya minat dalam berhubungan seksual
  • Perubahan kebiasaan makan dan tidur
  • Merasa lelah hampir sepanjang hari
  • Merasa marah atau mudah tersinggung

Depresi pascapartum yang tidak diobati dapat berbahaya bagi ibu baru dan anak-anak mereka. Bantuan medis segera perlu dilakukan apabila muncul kondisi sebagai berikut:

  • gejala bertahan lebih dari dua minggu.
  • tidak bisa mengatasi situasi sehari-hari.
  • memiliki pemikiran untuk melukai dirinya sendiri atau bayinya.
  • merasa sangat cemas, takut, dan panik hampir sepanjang hari.

Bagaimana cara mencegah Depresi Pasca Persalinan?

Cara terbaik untuk mencegah depresi pascapersalinan adalah peran suami serta lingkungan ibu yang baik. Lingkungan yang baik membawa mood baik pada ibu sehingga ibu menyadari kehadiran seorang pendamping serta kenyamanan dalam mengurus si buah hati.

Bagaimana cara mengobati Depresi Pasca Persalinan?

Konsultasi kondisi anda ke dokter jika muncul rasa ketidaknyamanan selama mengurus si buah hati. Dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan terapi konsultasi medik melalui psikolog atau psikiater serta dapat diresepkan obat antidepresan.

Kedua jenis perawatan tersebut direkomendasikan sebagai terapi kombinasi pada depresi pasca persalinan. Meskipun penyakit ini kadang-kadang hilang dengan sendirinya, gejalanya biasanya hilang lebih cepat dengan bantuan pengobatan dan terapi konsultasi.

Perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengurangi beberapa gejala depresi pasca persalinan. Strategi berikut ini dapat membantu Anda mengelola stres yang meningkat yang menyertai orang tua baru:

    • Tidur yang cukup
    • Mulailah mengatur jadwal olahraga
    • Dukungan teman atau sahabat
    • Makan secara teratur dan yang mengandung banyak gizi
    • Meminta orang lain untuk mengawasi anak Anda sehingga Anda dapat memiliki waktu istirahat yang sangat dibutuhkan

    Dalam semua bentuk depresi, depresi pasca persalinan menciptakan perasaan dan pikiran negatif atas pandangan wanita tentang dirinya sendiri, orang-orang di sekitarnya serta situasi di masa depan. 

    Iklan dari HonestDocs
    Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

    Blackmores Celery dapat digunakan untuk kesehatan sendi dan meredakan sakit akibat arthirits, encok dan rematik. Dapatkan GRATIS* ongkir untuk pembelian minimal Rp50.000!

    Blackmores celery 7000 120 1

    Dengan perawatan dan dukungan yang tepat, aura depresi dapat terangkat dan mungkin  bisa membebaskan seorang wanita untuk merasa seperti dirinya lagi, untuk mendapatkan kembali perspektifnya dan merasakan kekuatannya sendiri, energinya, kegembiraannya, dan harapannya. 

    Dengan hal-hal ini maka bagi ibu akan lebih mudah untuk bekerja dengan perubahan diri serta lingkungan guna melihat solusi terhadap tantangan hidup dan untuk membahagiakan diri selama hidupnya.

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

    apakah obat hexymer bisa beli di ecer? berapa per butirnya?
    Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis

    Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
    Submit