Cordyceps: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Apr 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.144.915 orang

Cordyceps adalah sejenis jamur parasit yang tumbuh pada larva serangga dan ulat. Suplemen dan produk yang mengandung ekstrak Cordyceps sangat populer dalam pengobatan tradisional Tiongkok karena bermanfaat bagi kesehatan

Cordyceps sering digunakan untuk mengatasi gangguan ginjal dan masalah seksual pria. Sayangnya, tidak diketahui jelas bagaimana cara kerja Cordyceps dalam tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Para ahli menduga bahwa ada zat-zat tertentu dalam Cordyceps yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh. Aktivitas senyawa pada Cordyceps diyakini efektif melawan sel kanker dan mengecilkan tumor, terutama pada kasus kanker paru-paru atau kulit.

Mengenai Cordyceps

Golongan

Suplemen herbal

Kemasan

-

Kandungan

  • Adenin
  • Adenosin
  • Urasil
  • Uridine
  • Guanidine
  • Guanosine
  • Hypoxanthine
  • Inosine
  • Thymine
  • Thymidine
  • Deoxyuridine
  • Protein
  • Asam amino esensial
  • Sakarida
  • Sterol
  • Asam lemak
  • Berbagai jenis vitamin, yaitu vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12, vitamin E, dan vitamin K

Manfaat Cordyceps

Berbagai manfaat Cordyceps adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah kerusakan ginjal akibat obat amikracin dan cyclosporine, terutama pada orang tua yang menderita sakit ginjal.
  2. Mengurangi gejala asma pada orang dewasa, tapi belum terbukti khasiatnya untuk mengatasi gejala asma pada anak.
  3. Meningkatkan sistem imun tubuh setelah kemoterapi.
  4. Meningkatkan hasrat seksual. Manfaat Cordyceps ini bisa dirasakan setelah suplemen diminum setiap hari selama 40 hari.

Baca Selengkapnya: Cara Membangkitkan Gairah Seksual Pasangan Suami-Istri

Selain berbagai manfaat Cordyceps di atas, suplemen ini juga dapat mengatasi masalah berikut:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01
  • Anemia
  • Gangguan pernapasan
  • Infeksi paru (bronkitis)
  • Batuk
  • Pusing
  • Aritmia
  • Kolesterol tinggi
  • Disfungsi ereksi
  • Telinga berdenging

Namun memang, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat Cordyceps bagi kesehatan.

Efek samping Cordyceps

Suplemen Cordyceps cenderung aman digunakan dalam jangka pendek. Belum diketahui kemungkinan efek samping yang muncul akibat konsumsi suplemen Cordyceps.

Dosis Cordyceps

Dosis Cordyceps berbeda-beda pada setiap orang, tergantung usia dan kondisi kesehatan pasien. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup mengenai dosis Cordyceps yang tepat dan aman.

Penting diketahui bahwa tidak semua produk alami alias herbal tergolong aman. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk yang tertera pada label kemasan. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum minum suplemen Cordyceps.

Interaksi Cordyceps

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja herbal. Sebagai akibatnya, herbal tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun dalam tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. Jenis obat yang dapat berinteraksi dengan bahan aktif Cordyceps adalah:

1. Cyclophosphamide

Obat cyclophosphamide berfungsi untuk menurunkan sistem imun, sedangkan Cordyceps justru sebaliknya, yaitu meningkatkan imunitas tubuh. Minum suplemen Cordyceps bersamaan dengan cyclophosphamide dapat menurunkan tingkat efektivitas obat.

2. Imunosupresan

Cordyceps dapat menekan fungsi obat imunosupresan. Akibatnya, imunosupresan jadi tidak efektif menurunkan sistem imun tubuh seseorang.

Jenis imunosupresan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Cordyceps adalah azathioprine, basiliximab, cyclosporine, daclizumab, muromonab-CD3, orthoclone, mycophenolate, tacrolimus, sirolimus, prednisone, corticosteroid, dan sebagainya.

3. Prednisolone

Prednisolone kadang digunakan untuk membantu menurunkan imunitas tubuh. Bila Anda minum suplemen Cordyceps bersamaan dengan prednisolone, maka cara kerjanya akan saling bertabrakan. Akibatnya, obat prednisolone jadi tidak efektif di dalam tubuh.

Baca Selengkapnya: 6 Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan suplemen Cordyceps adalah sebagai berikut:

  • Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak tidak dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen Cordyceps. Belum ada penelitian medis yang membuktikan keamanannya.
  • Cordyceps merangsang sistem imun tubuh menjadi lebih aktif. Hal ini dapat meningkatkan gejala multiple sclerosis, lupus, rematik, dan penyakit autoimun lainnya. Bila Anda mengalami salah sautnya, sebaiknya hindari mengonsumsi Cordyceps.
  • Cordyceps dapat menghambat pembekuan darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko memar atau perdarahan pada penderita kelainan darah, salah satunya hemofilia.
  • Zat aktif Cordyceps dapat memicu perdarahan selama operasi. Hindari menggunakan Cordyceps setidaknya 2 minggu sebelum jadwal operasi Anda.

Baca Juga: Inilah 7 Jenis Kelainan Darah yang Perlu Anda Ketahui


Referensi

Drugs. Cordyceps.

Memorial Sloan Kettering Cancer Center MSKCC (2018). Cordyceps.

Morris, S. & Gotter, A. Healthline (2016). Are Cordyceps Magic, Medicinal Mushrooms?

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp