Bantu Putri Anda Memahami Menstruasi Pertama Tanpa Khawatir

Dipublish tanggal: Jul 6, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Okt 21, 2019 Waktu baca: 2 menit
Bantu Putri Anda Memahami Menstruasi Pertama Tanpa Khawatir

Pubertas menjadi tanda awal bagi setiap anak perempuan menuju kematangan reproduksi, sekaligus beralih dari fase anak-anak menjadi remaja. Nah, di sinilah peran Anda sangat diperlukan untuk membimbing anak perempuan Anda menghadapi fase baru dalam hidupnya saat pubertas, yakni menstruasi. Menstruasi yang terjadi pertama kali biasanya akan sangat mengejutkan bagi anak, sebab kondisi tersebut belum pernah ia alami sebelumnya. Yuk, bantu puteri tercinta Anda untuk memahami fakta menarik seputar menstruasi agar ia lebih siap menghadapinya.

Apa itu menstruasi?

Secara sederhana, menstruasi adalah proses luruhnya sel telur dari dalam rahim. Hal tersebut dapat terjadi karena sel telur dari ovarium tidak mengalami pembuahan oleh sperma

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Akibatnya, lapisan yang semula dipersiapkan untuk penempelan embrio akan terlepas dari rahim, kemudian akan meluruh dan keluar lewat vagina. Proses inilah yang disebut dengan siklus menstruasi pertama yang akan dialami oleh anak perempuan.

Warna darah yang keluar juga berbeda-beda, mulai dari merah terang, tampak tua, hingga gumpalan darah beku berwarna merah gelap. Awal menstruasi akan menimbulkan darah berwarna terang, kemudian berangsur-angsur tampak tua, lalu kembali terang menjelang akhir menstruasi.

Baca Selengkapnya: Proses Terjadinya Menstruasi Secara Berurutan

Di usia berapa biasanya anak menstruasi pertama?

Pada umumnya, kebanyakan anak perempuan akan mengalami menstruasi pertama pada usia 12-14 tahun. Akan tetapi, ada juga anak perempuan yang sudah menstruasi pertama kali di usia 9 tahun, tapi ada juga yang baru menstruasi pada usia 16 tahun.

Berikut beberapa fakta yang harus diperhatikan soal menstruasi pertama, anatra lain:

  • Jangan buru-buru khawatir jika anak perempuan Anda tidak kunjung menstruasi pertama pada usia 9-14 tahun. Pada beberapa kasus, hal itu masih wajar dan umum terjadi karena perkembangan reproduksi setiap perempuan berbeda-beda. 
  • Bila anak perempuan Anda tak juga menstruasi hingga usia 16 tahun, segera periksa putri Anda ke dokter.
  • Periode menstruasi pertama memang belum teratur soal waktu dan volume darah yang keluar. Setidaknya diperlukan waktu hingga 1 tahun untuk mendapatkan siklus haid yang tetap.
  • Ajarkan kepada putri Anda untuk mulai mencatat siklus menstruasi melalui kalender atau catatan khusus. Hal itu perlu dilakukan supaya anak perempuan Anda bisa memprediksi kapan menstruasi terjadi di periode atau siklus selanjutnya.
  • Awasi pula soal perubahan pada diri anak, misalnya saat berat badan anak menurun atau ia terlalu banyak berolahraga. Berat badan tidak ideal dan olahraga terlalu keras dapat mengakibatkan pola menstruasi tidak teratur.

Baca Selengkapnya: Menstruasi Pertama Tidak Kunjung Datang, Apa Penyebabnya?

Apa yang terjadi sebelum Menstruasi?

Menstruasi melibatkan berbagai perubahan hormon dalam tubuh, mulai dari sebelum, saat, hingga setelah menstruasi selesai. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan pada tubuh anak, antara lain:

  • Perut kembung dan anggota tubuh bagian bawah terasa sakit.
  • Timbul jerawat di bagian wajah tertentu.
  • Perubahan emosi seperti mudah marah, sensitif, dan lelah.
  • Rambut terasa berminyak
  • Payudara terasa mengencang dan besar.

Inilah yang terjadi ketika menstruasi

  • Siklus normal menstruasi berlangsung selama kurun waktu 28 hari. Akan tetapi, banyak pula yang mengalami siklus haid pendek selama 21 hari atau siklus panjang selama 35 hari.
  • Hari pertama keluar darah menjadi hari pertama periode menstruasi.
  • Pendarahan akan terjadi selama 1 hingga 10 hari.
  • Pendarahan akan cenderung lebih banyak keluar pada hari pertama hingga kedua. Kram dan nyeri di sekitar rahim hingga ke betis merupakan kondisi umum yang sering terjadi. Berikan kompres hangat di bagian perut guna meringankan nyerinya.

 Baca Juga: Menghadapi Haid Pertama

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Talking to Your Child About Periods (for Parents). Nemours KidsHealth. (https://kidshealth.org/en/parents/talk-about-menstruation.html)
How to Help Prepare Your Daughter for Her First Period. Verywell Family. (https://www.verywellfamily.com/getting-her-first-period-at-school-or-camp-3288360)
Your Daughter’s First Period: How to Help Her Get Ready. WebMD. (https://www.webmd.com/parenting/features/daughters-first-period-how-to-prepare#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app