Bahaya Kesehatan Yang Ditimbulkan Kecoa

Dipublish tanggal: Jul 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Bahaya Kesehatan Yang Ditimbulkan Kecoa

Kecoa merupakan serangga yang mudah ditemukan di seluruh dunia. Sudah ribuan spesies berkeliaran dengan berbagai macam jenis dan ukuran. 

Contohnya saja, di Asia kecoa memiliki ukuran yang sedang dan berwarna coklat kegelapan, di Jerman kecoa berukuran kecil dan berwarna coklat, Sedangkan di Amerika memiliki ukuran yang besar dan warnanya lebih hitam.

Kecoa hidup dengan cara memakan berbagai macam makanan, termasuk sampah. Binatang ini dapat menyebarkan penyakit pada manusia seperti menyebarkan bakteri Salmonella dan juga Gastroenteritis. Simak di bawah ini penjelasan lebih lanjut.

Apa saja bahaya yang ditimbulkan kecoa?

Kehadiran kecoa di rumah Anda tentu saja membuat malu jika dilihat oleh orang lain ketika bertamu. Namun, disamping itu, ternyata kecoa juga dapat membuat kesehatan di keluarga Anda menjadi lebih buruk.

Kecoa sebenarnya tidak menyebabkan penyakit, serangga ini membawa berbagai macam bakteri dengan jumlah yang sangat banyak untuk menyebabkan infeksi dan berbagai macam penyakit. 

Penyakit yang ditimbulkan mulai dari masalah pencernaan seperti diare, bahkan keracunan makanan.  Beberapa bahaya lainnya, seperti:

  • Mencemari makanan

Kecoa bertahan hidup dengan cara memakan apapun. Selain dari sisa makanan yang dibuang, serangga inu juga memakan hewan mati, feses, lem, sabun, kertas, tanaman mati, kulit, bahkan helai rambut yang jatuh di lantai.  

Saat di malam hari, serangga ini beraktivitas mencemari makanan yang dapat dijangkau dengan membuang kotoran di atasnya, meninggalkan rambut, kulit telur, dan juga kulit mati.

Air liur kecoa berbahaya bagi kesehatan manusia, kecoa akan memuntahkan air liur dan cairan pencernaan dari mulutnya saat makan dan menyuntik makanan dengan kuman atau bakteri yang berada dalam usus serangga ini. 

Menurut sebuah studim kecoa memiliki bakteri Pseudomonas aeruginosa  yang berkmebang biak di dalam ususnya. Penyakit yang dapat ditimbulkan yaitu masalah pencernaan, keracunan darah, dan infeksi saluran kemih.

  • Menggigit manusia

Mungkin Anda sering menemukan kasus, ketika tidur tiba-tiba di area kulit terasa bengkak dan perih. 

Kenyataannya kecoa memang dapat menggigit manusia, walaupun tidak semua spesies kecoa dapat melakukannya, Anda harus berhati-hati karena kecoa selain dapat menggigit kulit, juga menggigit jari kaki, kuku, dan bagian kulit yang luka sehingga menyebabkan luka atau infeksi.

  •  Menyerang saat anda tertidur

Kecoa menyerang bagian tubuh Anda, bahkan pada beberapa kasus kecoa bisa masuk ke dalam telinga dan juga hidung Anda saat tertidur. Kecoa berukuran kecil masuk ke dalam lubang di tubuh Anda dalam keadaan tidur nyenyak.

Pada sebuah kasus wabah epidemi dari keracunan makanan, terjadi penurunan kasus tersebut setelah pembasmian kecoa. Kecoa dapat menyebarkan bakteri salmonella yang menyebabkan keracunan makanan, bahkan tifus.

  • Menimbulkan Alergi

Air liur kecoa yang berasal dari sekresi di bagian tubuhnya berisi ratusan alergen yang dapat menyebabkan Anda alergi. Alergen ini memicu beberapa reaksi yang merugikan, seperti munculnya ruam, mata berair, dan bersin.

  • Menyebabkan Asma

Jika rumah Anda penuh dengan kecoa, Anda perlu waspada karena kecoa bisa meningkatkan serangan asma. Kecoa dapat menyebabkan komplikasi parah akibat alergennya, bahkan yang paling parah menyebabkan kematian. Orang-orang yang menghirup alergen kecoa dapat menderita asma.

Bagaimana kecoa hidup?

Tahukah Anda? Kecoa betina dapat mengeluarkan puluhan telur dalam satu waktu. Rata-rata telur yang dilepaskan berjumlah sekitar 30 telur dalam hidupnya. Kecoa yang baru menetas akan terlihat sama seperti kecoa dewasa, namun ukurannya lebih kecil dan tidak mempunya sayap.

Hal ini tergantung pada jenis dan situasi sekitarnya, kecoa juga dapat hidup sampai 12 bulan dalam keadaan hangat dan lembab.

Kecoa lebih memilih untuk tinggal di dapur dan area persiapan makanan lain, sehingga mereka dapat makan dari tumpahan makanan dan memiliki akses ke air. Tempat persembunyian kecoa di dalam rumah, yaitu pada:

Kecoa senang sekali berada di dapur dan tempat Anda menyimpan banyak makanan, sehingga serangga ini dapat mencari makan dari sisa makanan yang memiliki jalur ke air. 

Kecoa seringnya bersembunyi pada bagian retakan dinding, belakang perabotan rumah, dapur, tumpukan buku-buku, kardus, wastafel. Saluran air, dan juga lemari.

Melindungi rumah dari kecoa

Anda dapat melindungi rumah Anda dengan beberapa cara untuk mengatasinya seperti membersihkan rumah minimal sekali dalam seminggu, membersihkan area dapur secara detail, membuang tempat sampah secara teratur, tidak menyimpan sisa makanan dalam ruangan, menaruh makanan dengan tutup, dan juga memperbaiki keretakan dinding, celah, retakan, papa, dan lemari.

 


2 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ifeanyi, Ojiezeh & Odunayo, Ogundipe. (2015). Microbiology of Cockroaches – A Public Health Concern. International Journal of Scientific Research. 4. 485-487.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/283016586_Microbiology_of_Cockroaches_-_A_Public_Health_Concern)
Environmental assessment and exposure reduction of cockroaches: A practice parameter. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3864888/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app