6 Cara Menjaga Kesehatan Tulang di Usia Lanjut

Anda dapat mengetahui kondisi kesehatan tulang melalui program FRAX (Alat Penilaian Risiko Fraktur). Program ini dikembangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, sehingga dapat membantu dokter menghitung kemungkinan risiko terjadinya osteoporosis dalam 10 tahun ke depan dengan menilai gaya hidup, kesehatan, faktor risiko dan riwayat genetik melalui aplikasi online.
Dipublish tanggal: Agu 8, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
6 Cara Menjaga Kesehatan Tulang di Usia Lanjut

Faktanya tulang manusia cenderung akan kehilangan kekuatan seiring bertambahnya usia. Tetapi ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah terjatuh dan patah tulang.

1. Ketahui kondisi kesehatan tulang Anda

Anda perlu mengetahui kondisi kesehatan tulang untuk dapat mengambil langkah-langkah yang perlu Anda lakukan dalam menjaga kesehatan tulang. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Anda dapat mengetahui kondisi kesehatan tulang melalui program FRAX (Alat Penilaian Risiko Fraktur).

 Program ini dikembangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, sehingga dapat membantu dokter menghitung kemungkinan risiko terjadinya osteoporosis dalam 10 tahun ke depan dengan menilai gaya hidup, kesehatan, faktor risiko dan riwayat genetik melalui aplikasi online.

Anda juga dapat menjalani pemeriksaan kepadatan tulang yang juga dikenal sebagai dual-energy X-ray absorptiometry (DEXA), skor T dari +1,0 hingga -1 menunjukkan kepadatan mineral tulang yang normal.

Skor -1 hingga -2,5 mengindikasikan osteopenia, suatu kondisi di mana kepadatan tulang berkurang dari biasanya. (Banyak dokter menganggap kondisi ini sebagai awal dari osteoporosis.)

Skor T kurang dari -2,5 mengindikasikan osteoporosis. Pemeriksaan DEXA mudah, cepat, murah dan tidak menyakitkan.

2. Mencukupi kebutuhan kalsium

Tulang Anda menyimpan hingga 99% kalsium yang dibutuhkan tubuh. Kalsium berperan dalam banyak hal seperti proses pembekuan darah, membantu otot dan saraf dalam menjalankan fungsinya, dll. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Seorang wanita dapat kehilangan hingga 20% kalsium dari kepadatan tulang mereka dalam 5-7 tahun setelah menopause karena penurunan hormon estrogen

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Buffalo pada tahun 2007 menemukan bahwa hormon estrogen dapat mempertahankan kepadatan tulang dengan mencegah enzim yang disebut caspase-3. 

Memicu kematian osteoblas, sel-sel yang membantu dalam proses pertumbuhan tulang dan gigi baru.

Itu sebabnya wanita yang berusia di atas 50 tahun harus mendapatkan sekitar 1.200 miligram kalsium setiap hari, menurut pedoman terbaru yang dikeluarkan oleh Institute of Medicine (IOM) pada tahun 2010.

Sumber mineral terbaik untuk memenuhi kebutuhan kalsium adalah produk-produk yang mengandung susu rendah lemak, seperti susu, es krim, keju, dan yogurt, dan suplemen kalsium.

3.Mencukupi asupan vitamin D

Seorang wanita bisa kehilangan hingga 4% dari massa tulang per tahun, jika tidak mencukupi kebutuhan kalsium harian.  Itu sebabnya mengapa memenuhi asupan vitamin D sangat penting. 

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Meso slimming treatment di reface clinic

Mencukupi asupan kebutuhan vitamin D juga dapat membantu menjaga kadar kalsium normal di tulang dan membantu proses penyerapannya.

Anda bisa mencukupi asupan vitamin D dari sayuran hijau dan produk susu, tetapi sumber utama vitamin D adalah sinar matahari, yang memicu produksi vitamin di kulit.

 IOM baru saja menaikkan rekomendasi vitamin D menjadi 600 Unit Internasional (IU) per hari untuk wanita di bawah 71 tahun dan maksimum 800 IU untuk wanita berusia 71 tahun atau lebih.

4. Rutin mengkonsumsi sayuran

Susu dan vitamin D bukan satu-satunya sumber nutrisi yang diperlukan untuk membangun tulang yang kuat. 

Buah-buahan dan sayuran juga memiliki tingkat nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tulang, termasuk magnesium, kalium, vitamin C, vitamin K dan beberapa vitamin B.

Magnesium berperan dalam mendistribusikan kalsium ke dalam sel; sedangkan vitamin C dan vitamin K berfungsi dalam mengatur enzim yang bertanggung jawab untuk memperkuat tulang; dan vitamin B membantu regenerasi sel,.

5. Berhenti merokok

Merokok dapat meningkatkan proses degradasi tulang dan memacu proses kehilangan tulang spontan pada wanita usia lanjut yang kekurangan hormon estrogen dan tidak menjalani terapi hormonal.

6. Pertahankan berat badan yang sehat

Berat badan yang rendah biasanya disertai dengan massa tulang yang rendah, sehingga meningkatkan risiko mengalami patah tulang. 

Selain berdampak langsung terhadap massa tulang, memiliki berat badan yang ideal (tidak terlalu kurus) dapat melindungi tubuh dari patah tulang jika Anda terjatuh karena memiliki bantalan ekstra saat terjatuh.

Menurut sebuah penelitian, dengan menurunkan berat badan sebanyak 10% dapat memicu kehilangan tulang hingga 2%. Menurut sebuah penelitian, berat badan melindungi Anda dalam beberapa cara. 

Pertama, dengan membawa beban tambahan (lemak) dapat bermanfaat sebagai bantalan. Selain itu, lemak dikaitkan dengan hormon pembentuk tulang, seperti estrogen. 

Dan ketika Anda menurunkan berat badan, sirkulasi estrogen berkurang, yang juga dapat mengurangi kepadatan tulang.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Optimizing bone health in older adults: the importance of dietary protein. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2907525/)
How to Keep Your Bones Strong as You Age. WebMD. (https://www.webmd.com/healthy-aging/features/bone-strength#1)
Keep your bones strong over 65. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/keep-your-bones-strong-over-65/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang
Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang

Kepadatan tulang dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti nutrisi, olahraga, usia, jenis kelamin, hormon, dan lain-lain. Berikut ini ada beberapa cara untuk meningkatkan kepadatan tulang :

Buka di app