HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Tumor Glomus Jugulare - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 22, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Tumor glomus jugulare adalah tumor yang terbentuk di dalam rongga tengkorak pada bagian foramen jugularis. Foramen jugularis berada di tulang temporal. Tulang temporal berada di bagian samping tengkorak atau pelipis Anda.

Tumor glomus jugulare adalah tumor jinak, tetapi kehadirannya dapat menyebabkan gangguan pendengaran, masalah menelan, dan kelumpuhan wajah. Dokter Anda dapat menggunakan tes pencitraan dan biopsi untuk mengkonfirmasi keberadaan tumor glugus jugulare.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Perawatan termasuk pengangkatan dengan pembedahan. Setelah operasi, Anda mungkin memerlukan terapi radiasi untuk mengangkat tumor sepenuhnya. Walaupun tumor tersebut tidak ganas, penting untuk mengangkatnya karena masalah klinis yang dapat ditimbulkannya.

Apa itu Tumor Glomus Jugulare?

Tumor Glomus jugulare, juga dikenal sebagai tumor glomus, adalah sekelompok tumor yang berkembang dalam sel dan jaringan glomus. Sel Glomus adalah sel khusus yang ditemukan di beberapa pembuluh darah dan sepanjang saraf. 

Sel glomus berfungsi untuk mendeteksi perubahan dalam aliran darah, seperti adanya bahan kimia tertentu atau perubahan suhu. Sel glomus merespons perubahan dengan melepaskan hormon.

Tumor Glomus dapat terbentuk di mana saja selama ada sel glomus. Daerah bawah tulang temporal di tengkorak berisi banyak ikatan saraf dengan sel glomus. 

Tumor yang tumbuh di daerah ini disebut tumor glomus jugulare karena mereka terbentuk di bagian atas vena jugularis. Vena jugularis adalah pembuluh darah yang membawa darah dari otak kembali ke jantung.

Walaupun tumor glomus bukan tumor ganas, tetapi tumor glomus dapat tumbuh secara luas dan dapat menyebar ke seluruh bagian dalam saraf dan pembuluh darah, dan di dalam telinga dan tabung Eustachius, yang merupakan saluran penghubung antara telinga dan hidung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Apa penyebab Tumor Glomus Jugulare?

Penyebab pembentukan tumor glomus jugulare tidak sepenuhnya dipahami, tetapi diduga tumor glomus jugulare dipengaruhi oleh faktor genetik. 

Para ahli menduga bahwa perubahan genetik yang menyebabkan tumor diperoleh selama masa hidup seseorang dan tidak diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Tumor Glomus jugulare lebih sering terjadi pada wanita daripada pada pria, dan pada orang dewasa yang lebih tua. Namun, tumor glomus dapat terjadi pada siapa saja dan pada usia berapa pun.

Apa saja gejala yang dapat ditimbulkan oleh Tumor Glomus Jugulare?

Karena jenis tumor ini berasal dari tulang tengkorak, tepat di bawah telinga tengah, biasanya terdapat gangguan telinga yang meliputi:

Jika tumor berukuran cukup besar dan tumbuh ke arah wajah atau leher, maka tumor glomus dapat menyebabkan gejala lain, seperti:

  • kelemahan pada otot wajah
  • kesulitan menelan
  • suara serak
  • bahu tampak lemah
  • Kelemahan pada lidah
  • Pada beberapa kasus yang jarang, tumor glomus jugulare, dapat menghasilkan hormon dan menyebabkan gejala tambahan seperti:
  • sakit kepala
  • tremor
  • merasa kepanasan
  • kegelisahan
  • tekanan darah tinggi
  • detak jantung yang cepat

Apakah Tumor Glomus Jugularedapat dicegah?

Karena penyebab dari tumor glomus jugulare masih belum diketahui secara pasti hingga saat ini, pencegahan dari tumor glomus jugulare masih menjadi tantangan tersendiri dalam dunia kedokteran. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Walaupun tidak dapat dicegah, tetapi tumor glomus jugulare dapat diobati. Deteksi dini dibutuhkan untuk mencegah terjadinya perburukan secara klinis.

Bagaimana penanganan Tumor Glomus Jugulare?

Diagnosa Tumor Glomus Jugulare

Pemeriksaan fisik adalah langkah pertama untuk mendiagnosis tumor glomus jugulare. Gejala-gejala serta pemeriksaan pada daerah telinga dan tenggorokan, dapat mengindikasikan adanya tumor. 

Mungkin ada benjolan di leher, dan tumor bahkan mungkin dapat terlihat di dalam telinga melalui pemeriksaan otoskopi.

Untuk mengkonfirmasi keberadaan tumor glomus jugulare, dokter Anda perlu melakukan pemeriksaan penunjang, seperti CT scan atau MRI. Salah satu tes yang dapat memberikan dokter gambaran terperinci dari daerah yang bersangkutan dan mengkonfirmasi keberadaan tumor.

Pengobatan Tumor Glomus Jugulare

Satu-satunya pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobati tumor glomus jugulare adalah operasi. Sekalipun tumor kecil dan tidak menyebabkan gejala parah, tumor glomus perlu diangkat. 

Jika tidak diangkat, tumor akan terus tumbuh perlahan dan menyebabkan lebih banyak masalah karena semakin besar. Ada beberapa opsi berbeda untuk operasi.

Pengangkatan dengan prosedur operasi

Tumor glomus jugulare dapat diangkat sepenuhnya menggunakan teknik bedah saraf tradisional.

Radiosurgery stereotactic

Stereotactic radiosurgery secara teknis bukan merupakan prosedur operasi. Prosedur ini dilakukan dengan melibatkan penggunaan sinar-X yang ditujukan pada tumor untuk menghancurkan jaringan abnormal. Tidak seperti terapi radiasi tradisional, teknik ini lebih tepat sasaran dan memiliki risiko yang lebih kecil.

Bedah dan terapi radiasi

Dalam beberapa kasus, pembedahan tradisional untuk mengangkat sebagian besar tumor dikombinasikan dengan radiasi lanjutan. Radiasi ini menargetkan sisa-sisa tumor yang secara fisik tidak bisa dihilangkan oleh ahli bedah.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app