Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kesehatan Fisik

Sakit Pinggang dan Sebabnya

Update terakhir: NOV 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 952.684 orang

Sakit Pinggang dan Sebabnya

Rasa sakit yang Anda rasakan pada bagian bawah tubuh, terutama di area punggung di antara rusuk dan kaki Anda merupakan tanda adanya kondisi sakit pinggang. Rasa pegal yang tidak mau pergi hingga rasa sakit yang menusuk merupakan contoh berbagai macam keluhan sakit pinggang yang banyak dialami oleh orang dengan pekerjaan yang banyak bertumpu pada area sekitar pinggang. 

Karena punggung merupakan tempat tubuh menahan banyak beban tubuh, rasa sakit pada pinggang ini dapat dialami oleh siapa saja, terutama mereka yang berusia 30-50 tahun dan banyak menghabiskan waktu untuk duduk. Terdapat empat tipe rasa sakit pinggang menurut Dr. Christopher Maher, direktur dari the musculoskeletal division di George Institute for Global Health diUniversity of Sydney, Australia.  

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

1. Sciatica
Rasa sakit pinggang ini terjadi ketika saraf pada ruas-ruas tulang belakang terjepit.

2. Spinal stenosis
Spinal stenosis merupakan area terbuka pada tulang belakang, yang dapat menekan saraf tulang belakang. 

3. Keluhan sakit punggung lainnya juga dirasakan akibat adanya infeksi, tulang retak atau penyakit serius seperti kanker.

4. Sakit punggung tanpa sebab spesifik
Kondisi yang satu ini merupakan kondisi yang paling dominan terjadi dalam kasus sakit punggung. Biasanya, penyebabnya adalah karena orang yang mengeluh sakit punggung memutar badannya ke arah yang salah atau mengangkat beban berat sehingga otot punggung terkilir dan tertekan, terutama pada ligamen punggung, yang menyebabkan sakit punggung akut. Selain itu, bagian-bagian lempengan yang jadi bantalan pelindung di antara tulang belakang atau vertebrae seringkali mulai berlepasan seiring dengan bertambahnya usia, mempengaruhi kemampuan menahan syok pada tulang belakang.


Risiko untuk mengalami keluhan sakit pinggang dan punggung bagian bawah akan semakin besar dengan adanya gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, tidak aktif bergerak secara fisik atau karena kelebihan berat badan. Kebiasaan mengangkat benda berat juga mempertinggi risiko menderita sakit pinggang. Adanya kondisi stres pekerjaan atau kehidupan sosial yang tidak memberikan dukungan juga memiliki kemungkinan besar mengalami sakit pinggang kronis.

Untuk mengobati kondisi sakit pinggang, pengobatan dan perawatan akan bergantung kepada seberapa serius penyebab rasa sakit dan ngilu yang dirasakan di pinggang. Jika rasa sakit terjadi akibat cedera atau terkilir, biasanya Anda cukup meminum obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen (Tylenol) atau nonsteroidal anti-inflammatory seperti ibuprofen (Advil), dan Anda sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Pemberian resep obat-obatan seperti oxycodone (OxyContin) juga dapat menjadi alternatif penghilang rasa sakit, meski tidak direkomendasikna oleh dokter karena mudahnya muncul ketergantungan terhadap substansinya. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Saat rasa sakit pinggang melanda, kebanyakan orang berpikir untuk mengangkat kakinya pada posisi yang lebih tinggi dan berbaring di tempat tidur, namun, hal ini sebenarnya perlu dihindari. Jangan mengistirahatkan sendi dan otot-otot di bagian belakang tubuh jika Anda ingin rasa sakitnya dan cidera Anda cepat pulih.


Hal ini disebabkan oleh karena terbatasnya asupan darah pada bagian lempengan dan tulang rawan di bagian belakang, sehingga dibutuhkan tekanan dan gerakan sehari-hari sehingga nutrisi yang menyembuhkan serta senyawa kimia dari jaringan tubuh lainnya dapat membantu memperlancar aliran darah ke area yang cedera dan terasa sakit.

Jika rasa sakit punggung dan pinggang belakang membandel, diperlukan perawatan berupa terapi fisik secara aktif dan rutin. Jika penyebab rasa sakit pada pinggang belakang terbukti akibat adanya stres, maka terapi kognitif behavioral untuk mengalihkan pikiran dari rasa sakit dapat membantu penyembuhan selama diimbangi dengan terapi fisik.

Bentuk pengobatan lainnya yang dapat dijalani meliputi akupunktur, yoga dan pijat untuk menyembuhkan rasa sakit pada pinggang dan punggung yang kronis, meski tidak diketahui harus seberapa sering dan rutin dijalankan hingga benar-benar efektif. Melakukan operasi dan menyuntikkan obat steroid juga tidak menjamin kesembuhan pada kondisi ini.

Jika penyakit ini merupakan penyakit yang timbul akibat adanya faktor keturunan, terapi spinal fusion dapat dilakukan meski dampak kesembuhannya tidak sebesar jika penderita menjalani rehabilitasi dan terapi kognitif behavioral. 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Leksani Anggar Sari

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini