Pil KB Darurat untuk Perencanaan Keluarga

Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 5, 2019 Waktu baca: 2 menit
Pil KB Darurat untuk Perencanaan Keluarga

Banyak pasangan yang memilih menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Alat kontrasepsi sendiri adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya pembuahan atau kehamilan. Selain menggunakan bantuan alat, sebenarnya anda juga bisa menggunakan metode kalender untuk mencegah kehamilan. Hanya saja metode kalender memiliki peluang meleset sehingga terjadi kehamilan. Oleh karena itu banyak pasangan memilih bantuan alat kontrasepsi.

Hanya saja banyak pasangan yang kemudian lupa menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan seksual sehingga khawatir terjadi kehamilan. Banyak wanita yang juga sering lupa mengkonsumsi pil KB rutin hingga lebih dari dua hari berturut-turut sehingga efektifitasnya menurun. Oleh karena itu menggunakan pil kontrasepsi darurat menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang lupa menggunakan alat kontrasepsi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Pil KB Darurat untuk Mencegah Kehamilan yang Tidak Direncanakan

Pil KB darurat difungsikan untuk digunakan ketika dalam keadaan darurat. Pil ini bekerja untuk mencegah pertemuan antara sperma dan sel telur dengan mencegah terjadinya pelepasan sel telur dari tuba falopi. Pil ini juga bekerja untuk mengentalkan lendir pada mulut Rahim sehingga sperma sulit untuk menembus masuk ke dalam Rahim.

Untuk mendapatkan efektifitas yang tinggi, pil ini sebaiknya diminum maksimal 5 hari setelah berhubungan seksual sebanyak dua pil sekaligus. Pil ini sendiri tidak berfungsi untuk menggugurkan kandungan melainkan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Oleh karena itu pil ini tidak akan menyebabkan bahaya pada embrio yang berkembang di dalam Rahim meskipun telah dikonsumsi.

Siapa yang Sesuai untuk Mengonsumsi Pil KB Darurat?

Sesuai dengan namanya, pil KB darurat hanyalah pil kontrasepsi yang ditujukan untuk digunakan dalam kondisi darurat. Oleh sebab itu pil ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi rutin setiap selesai berhubungan intim. Pil ini hanya diminum apabila lupa menggunakan alat kontrasepsi setelah berhubungan seksual. 

Kondisi berikut ini adalah kondisi yang memungkinkan seseorang mengkonsumsi pil KB darurat:

  • Wanita yang biasanya menggunakan suntik KB namun terlupa atau terlambat untuk suntik
  • Salah atau keliru dalam memperhitungkan masa subur bagi mereka yang menggunakan metode kalender untuk mencegah kehamilan
  • Wanita yang menjadi korban pemerkosaan
  • Berhubungan intim menggunakan kondom namun kondomnya mengalami kebocoran atau lepas ketika berhubungan
  • Wanita yang mengkonsumsi pil KB rutin untuk mencegah kehamilan namun terlupa minum selama tiga hari berturut-turut
  • Tidak menggunakan alat kontrasepsi sama sekali

Meski efektif untuk mencegah kehamilan, namun pil KB darurat memiliki tingkat efektifitas yang lebih rendah dibandingkan pil KB rutin. Oleh karena itu anda disarankan untuk segera mengkonsumsi pil KB rutin jika memang biasanya menggunakan KB rutin dan jangan menggantikannya dengan pil kontrasepsi darurat.

Efek Samping Pil KB Darurat

Terdapat beberapa efek samping yang mungkin akan dialami oleh wanita ketika mengkonsumsi pil KB darurat. Hanya saja efek samping ini umumnya hanya sementara sekitar 1 sampai 2 hari. Efek samping yang muncul umumnya sakit kepala, pusing, migrain. Anda juga bisa mengalami masalah pencernaan seperti mual-mual, muntah dan sakit perut

Periode haid juga bisa terlambat atau menjadi tidak teratur. Efek samping yang dialami ini sendiri akan berbeda pada setiap wanita. Anda disarankan untuk meminum pil KB darurat tepat setelah makan.

Mewujudkan Keluarga Berencana

Pil KB darurat dapat membantu anda dan pasangan merencanakan keluarga yang tepat. Anda dapat merencanakan kapan kehamilan berikutnya agar jarak antara anak tidak terlalu dekat. Untuk itu masa depan anak juga akan terencana lebih baik.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Emergency Contraception: Preventing Unintended Pregnancy. Medscape. (https://www.medscape.com/viewarticle/408916_2)
Emergency contraception: preventing unintended pregnancy. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9403872)
Impact of emergency contraception status on unintended pregnancy: observational data from a women’s health practice. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4127052/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app