Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Dipublish tanggal: Jul 15, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Luka bakar adalah kerusakan pada jaringan akibat kontak dengan:

  • Api
  • Air yang sangat panas
  • Zat kimia yang korosif
  • Listrik
  • Radiasi (termasuk kulit terbakar akibat matahari)

Langkah pertama dalam mengobati luka bakar adalah menentukan apakah luka bakar termasuk luka bakar minor atau major. Penentuan tipe luka bakar akan menentukan tindakan dan pengobatan. Bacalah artikel ini untuk mempelajari perbedaan dan bagaimana cara untuk mengobati kedua tipe luka bakar tersebut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Apa itu Luka Bakar Major?

Luka bakar major bisa disadari dengan adanya empat karakteristik utama:

  • Dalam
  • Terjadi pada kulit yang kering dan bersisik
  • Diameter lebih besar dari 3 inci atau menutupi seluruh wajah, tangan, kaki, bokong, selangkangan dan sendi-sendi yang bsar
  • Memiliki kenampakan yang gosong atau terdapat daerah yang kehitaman, kecoklatan, atau putih

Apa itu Luka Bakar Minor?

Luka bakar minor dapat diketahui melalui karakteristik berikut ini:

  • Memiliki diameter lebih dari 3 inci
  • Permukaannya berwarna kemerahan (seperti kulit yang terbakar matahari)
  • Lepuh pada kulit
  • Terasa nyeri

Pertolongan pertama pada Luka Bakar Major

Langkah pertama dalam menangani luka bakar major adalah menghubungi gawat darurat atau segera mendapatkan perawatan medis.

Langkah yang dapat dilakukan hingga pertolongan gawat darurat datang yaitu:

  • Pastikan Anda dan orang yang terbakar berada dalam posisi yang aman dan jauh dari bahaya apapun. Pindahkan korban dari sumber bakar, jika terbakar akibat listrik, matikan sumber listrik sebelum menyentuh korban
  • Periksalah apabila korban bernafas. Jika perlu, lakukan pertolongan nafas jika Anda pernah dilatih.
  • Lepaskan benda-benda yang menyebabkan korban terbatasi, seperti sabuk dan perhiasan, yang berada di dekat atau pada bagian tubuh yang terbakar. Bagian tubuh yang terbakar biasanya lebih cepat bengkak.
  • Tutupilan bagian tubuh yang terbakar. Gunakan kain yang bersih atau perban yang dibasahi dengan air yang dingin dan bersih.
  • Pisahkan antara jari tangan dan jari kaki. Jika tangan dan kaki terbakar, pisahkan jari-jari kaki dan tangan dengan perban yang nonadesif, kering dan steril.
  • Lepaskan pakaian dari bagian tubuh yang terbakar, tetapi jangan mencoba untuk melepaskan pakaian yang menempel erat pada kulit.
  • Hindari mencelupkan korban atau bagian tubuh yang terbakar dengan air. Hipotermia (kehilangan panas tubuh yang parah) bisa terjadi jika Anda mencelupkan luka bakar yang lebar dan parah ke dalam air.
  • Angkat bagian tubuh yang terbakar. Jika memungkinkan, tinggikan bagian tubuh yang terbakar melebihi jantung korban.
  • Perhatikan adanya shock. Tanda dan gejala shock yaitu nafas yang pendek, muka pucat dan pingsan.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan

  • Jangan mengontaminasi luka bakar dengan kuman yang potensial seperti dengan meniup atau batuk di atas luka.
  • Jangan mengaplikasikan obat atau herbal buatan rumah, termasuk salep, mentega, es, semprotan atau krim.
  • Jangan memberikan korban luka bakar sesuatu yang bisa dimakan
  • Jangan meletakkan bantal di bawah kepala korban jika Anda rasa korban memiliki jalur nafas yang terbakar.

Pertolongan pertama pada Luka Bakar Minor

  • Dinginkan luka yang terbakar. Setelah menyiram luka dengan air dingin yang mengalir, aplikasikan kompres yang basah dan dingin hingga nyeri hilang.
  • Lepaskan barang yang membuat korban tidak bebas, seperti cincin, dari bagian tubuh yang terbakar. Lakukan dengan lembut, tetapi bergeraklah dengan cepat sebelum terjadi pembengkakan.
  • Hindari memecahkan lepuhan. Lepuhan yang berisi air melindungi bagian tubuh yang terbakar dari infeksi. Jika lepuhan pecah, bersihkan bagian tersebut dan secara lembut aplikasikan salep antibiotik.
  • Aplikasikan losion pelembab, seperti losion yang mengandung aloe vera. Setelah bagian yang terbakar sudah dingin, aplikasikan losion untuk memberikan rasa nyaman dan mencegah bagian tubuh yang terbakar dari kekeringan.
  • Perbanlah bagian tubuh yang terbakar dengan renggang. Gunakan perban yang steril. Hindari penggunaan kapas yang berserat yang bisa mudah lepas dan menempel pada daerah yang ingin disembuhkan. Selain itu, hindari pemberian tekanan yang berlebihan pada kulit yang terbakar.
  • Minumlah obat pereda nyeri yang dijual bebas jika diperlukan. Pertimbangkan meminum acetaminophen, ibuprofen, dan naproxen.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app