Periode Menstruasi Tidak Teratur - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 27, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 764.896 orang

Durasi dan tingkat keparahan perdarahan menstruasi bervariasi pada masing-masing wanita. Jika periode menstruasi seorang wanita terlalu berat, berkepanjangan, atau tidak teratur, maka kondisi ini disebut menorrhagia.

Gejala khas menorrhagia adalah periode menstruasi yang berlangsung lebih lama dari tujuh hari, dan perdarahan sangat berat sehingga Anda harus mengganti tampon atau pembalut lebih dari sekali per jam. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Pendarahan yang berlebihan dapat menyebabkan anemia, atau kekurangan zat besi, dan mungkin menandakan kondisi medis yang mendasarinya.

Apa penyebab Periode Menstruasi yang berat atau tidak teratur?

Periode yang berat atau tidak teratur dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

1.Obat-obatan

Beberapa obat anti inflamasi, antikoagulan, atau obat terapi hormon dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Pendarahan hebat merupakan efek samping dari alat kontrasepsi yang digunakan.

2. Ketidakseimbangan hormon

Hormon estrogen dan progesteron adalah hormon wanita yang berperan dalam periode menstruasi. Kelebihan hormon-hormon ini bisa menyebabkan perdarahan hebat. Ketidakseimbangan hormon paling sering terjadi pada remaja perempuan yang baru menginjak pubertas dan wanita yang menginjak masa pre menopause.

3. Kondisi medis

Penyakit radang panggul (PID) dan infeksi lainnya dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur, seperti halnya endometriosis. Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang melapisi bagian dalam rahim mulai tumbuh di tempat lain di dalam tubuh, sehingga menyebabkan pendarahan hebat, dan juga nyeri panggul.

4.Kelainan darah bawaan

Pendarahan menstruasi yang berat juga bisa disebabkan oleh beberapa kelainan darah bawaan yang mempengaruhi pembekuan darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

5.Pertumbuhan atau kanker yang jinak

Tumor atau tumor ganas (kanker) seperti kanker serviks, ovarium, atau rahim semuanya dapat menyebabkan perdarahan hebat.

6.Kemungkinan penyebab lainnya

  • Anovulasi

Anovulasi, mengakibatkan kurangnya hormon progesteron, sehingga menyebabkan menstruasi yang berat.

  • Adenomyosis

Adalah suatu kondisi ketika kelenjar dari lapisan rahim tertanam di otot rahim.

  • Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah kondisi dimana sel telur yang telah dibuahi tidak berkembang di dalam rahim. Biasanya rahim berkembang di dalam saluran tuba. Pendarahan pada kehamilan ektopik biasanya terjadi selama trimester pertama.

Gejala

Tanda-tanda bahwa menstruasi Anda tidak normal adalah tampon atau pembalut penuh dalam satu jam, selama beberapa jam pada suatu waktu. Volume perdarahan yang meningkat dapat menyebabkan Anda terbangun di malam hari karena Anda perlu mengganti pembalut. 

Menstruasi dengan pendarahan yang berat dan tidak normal dapat menyebabkan timbulnya gejala-gejala berikut, yang mungkin merupakan indikasi anemia:

  • kelelahan
  • kulit pucat
  • sesak nafas
  • pusing

Selain itu, Pendarahan atau bercak dapat muncul dalam keadaan berikut:

  • Di antara periode atau di luar periode menstruasi
  • Setelah berhubungan seks
  • Saat hamil
  • Setelah menopause

Bagaimana cara mencegah Periode Menstruasi yang berat atau tidak teratur?

Menorrhagia tidak dapat dicegah. Segera periksakan diri Anda jika Anda mengalami gejala menstruasi yang tidak teratur untuk menemukan penyebab yang mendasarinya dan mencegah terjadinya komplikasi yang dapat ditimbulkan.

Bagaimana cara mencegah Periode Menstruasi yang berat atau tidak teratur?

Diagnosis

Jika Anda mengalami periode menstruasi yang tidak normal, segera periksakan diri Anda ke dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan panggul,  bertanya mengenai riwayat kesehatan, dan melakukan pengujian diagnostik yang dapat mencakup:

  • Pap Smear

Tes ini untuk memeriksa berbagai infeksi atau sel kanker yang mungkin ditemukan pada leher rahim.

  • Tes darah

Tes darah akan digunakan untuk memeriksa kemungkinan anemia, masalah pembekuan darah, dan fungsi tiroid.

  • Ultrasonografi panggul

Ultrasonografi panggul dilakukan untuk memeriksa rahim, ovarium, dan panggul.

  • Biopsi Endometrium

Biopsi endometrium, adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel jaringan rahim agar dapat dianalisis.

  • Sonohysterogram

Pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan untuk membantu dokter melihat gambaran rahim secara lebih terperinci.

  • Tes kehamilan

Pengobatan

Pengobatan periode menstruasi yang berat dan tidak teratur berfokus pada pengobatan dari penyakit yang mendasarinya Perawatan mungkin dapat dilakukan dengan:

  1. Penggunaan obat-obatan
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen atau naproxen, dapat mengurangi kehilangan darah ringan.
  • Suplemen zat besi dapat mengobati anemia.
  • Suntikan pengganti hormon dapat mengobati ketidakseimbangan hormon.
  • Kontrasepsi oral dapat mengatur siklus Anda dan mempersingkat menstruasi.

2.   Prosedur medis

  • Pelebaran dan Kuretase

Pelebaran dan kuretase adalah prosedur di mana dokter melebarkan leher rahim dan mengikis jaringan dari lapisan rahim Anda. Ini adalah prosedur yang cukup umum dan biasanya dapat mengurangi volume perdarahan menstruasi.

  • Ablasi Endometrium

Ablasi endometrium adalah prosedur yang digunakan pada wanita yang tidak berhasil dengan obat-obatan untuk mengendalikan perdarahan berat dan gejala terkait. Dalam prosedur ini, dokter akan menghancurkan lapisan rahim. 

Prosedur ini secara signifikan dapat mengurangi peluang Anda untuk hamil di masa depan, jadi seorang wanita yang berencana untuk hamil, harus mendiskusikan dan mempertimbangkan pilihan perawatan lainnya.

  • Histerektomi

Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim dan serviks. Histerektomi mungkin pengobatan yang dipilih bagi mereka yang menderita kanker atau fibroid. Histerektomi juga dapat mengobati endometriosis yang tidak merespons bentuk pengobatan lain yang kurang invasif. 

Namun seperti ablasi endometrium, setelah seorang wanita menjalani prosedur ini, mereka tidak dapat hamil lagi di kemudian hari.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit