Kesehatan Mulut dan Gigi

Perawatan Gigi Berlubang: Tambal Gigi atau Cabut Gigi?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Perawatan Gigi Berlubang: Tambal Gigi atau Cabut Gigi?

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Masalah gigi berlubang (caries dentis) tentu harus mendapatkan perawatan gigi yang tepat, baik melalui tambal gigi atau cabut gigi. Karena kondisi ini seringkali dianggap sepele padahal tak jarang berisiko kematian
  • Proses tambal gigi atau cabut gigi harus dilakukan karena gigi berlubang dapat menjadi sumber infeksi yang bisa menimbulkan penyakit lain yang bersifat sistemik serta menyebabkan sakit gigi
  • Tambal gigi atau cabut gigi merupakan prosedur perawatan gigi berlubang. Jika lubang masih kecil maka tambal gigi merupakan prosedur pilihan, tetapi apabila gigi berlubang terbilang besar maka proses cabut gigi harus dilakukan

Banyak orang yang memiliki gigi berlubang dan kerap kali menimbulkan penderitaan, seperti misalnya sakit gigi yang rasa sakitnya lebih sakit daripada sakit hati. Mungkin Anda bingung bagaimana sebaiknya perawatan yang tepat untuk gigi berlubang, apakah sebaiknya melakukan tambal gigi atau cabut gigi. Artikel ini akan menjelaskan perawatan gigi berlubang terbaik yang dapat Anda pilih.

Gigi merupakan organ yang memiliki peran yang penting dalam proses pencernaan makanan. Gigi berfungsi sebagai pelumat makanan melalui proses pengunyahan untuk menghaluskan makanan agar makanan menjadi mudah untuk dicerna oleh organ pencernaan. Gigi juga memiliki fungsi estetika yang dapat memberikan pengaruh terhadap kesempurnaan penampilan. Oleh karena itu menjaga kebersihan dan kesehatan gigi merupakan suatu hal yang sangat penting.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Perawatan Saluran Akar via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket perawatan saluran akar hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia d09 perawatan saluran akar

Sakit gigi berlubang dalam istilah medis disebut sebagai caries dentis. Penyakit ini banyak terdapat di masyarakat namun sebagian besar menganggap penyakit ini sepele karena jarang berisiko kematian. Gigi yang berlubang juga harus segera dirawat karena dapat menimbulkan banyak bahaya gigi berlubang, rasa sakit pada gigi yang diakibatkan langsung oleh penyakit ini sering kali timbul berulang dan dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Bahaya Gigi Berlubang Jika Terus Dibiarkan

Bagaimana Cara Merawat Gigi Berlubang?

Perawatan gigi berlubang secara umum dapat dilakukan dengan dua cara yang meliputi penambalan gigi berlubang atau pencabutan gigi berlubang. Baik tambal gigi atau cabut gigi ini harus dilakukan karena gigi yang berlubang dapat menjadi sumber infeksi yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit lain yang bersifat sistemik. 

Oleh karenanya perawatan gigi berlubang tetap harus dilakukan meskipun ketika gigi berlubang sudah tidak menimbulkan rasa sakit. Jika gigi masih sakit, obati dulu dengan obat sakit gigi yang dianjurkan dokter gigi.

Penambalan gigi berlubang

Gigi berlubang sangat rentan terhadap infeksi bakteri, untuk gigi berlubang yang superficial atau permukaan, proses penambalan gigi dapat dilakukan segera setelah keluhan sakit gigi berkurang.

Sedangkan untuk gigi berlubang yang deep atau dalam sebelum dilakukan tambal gigi, terlebih dahulu harus dilakukan perawatan endodontic atau root canal treatment terhadap saluran akar gigi yang bertujuan untuk membersihkan saluran akar gigi agar menjadi steril dan terbebas dari infeksi bakteri.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Perawatan gigi berlubang (root canal treatment)

Perawatan saluran akar gigi ini kemudian diisikan dengan bahan pengisi saluran akar untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteri pada saluran akar. Setelah beberapa hari kemudian dan pasien tidak mempunyai keluhan pada gigi, lubang yang menganga tersebut kemudian ditutup dengan cara restorasi.

Baca juga: Persiapkan Hal ini Sebelum Menjalani Perawatan Saluran Akar Gigi

Pencabutan gigi berlubang

Gigi berlubang besar atau yang menembus hingga ke vulva yang memiliki banyak saraf dan pembuluh darah sebaiknya dilakukan tindakan khusus berupa pencabutan gigi. Tindakan ini tentunya memiliki risiko terhadap kesehatan penderitanya terutama apabila pasien memiliki penyakit hipertensi yang sedang dalam masa pengobatan, karena dapat menimbulkan pendarahan yang banyak ketika dilakukan cabut gigi.

Risiko lain juga terjadi pada gigi yang telah mengalami abses (adanya nanah terselubung), karena gigi tersebut sedang mengalami infeksi berat sehingga apabila dilakukan pencabutan berisiko untuk menyebabkan terjadinya penyebaran infeksi oleh karena itu gigi tidak boleh langsung dicabut tetapi harus diterapi dengan antibiotik terlebih dahulu. Risiko lain yang juga bisa terjadi setelah cabut gigi dapat berupa kesulitan mengunyah makanan ataupun masalah pada penampilan (ompong).

Jadi Harus Tambal Gigi atau Cabut Gigi?

Tambal gigi atau cabut gigi merupakan prosedur yang dapat dilakukan untuk merawat gigi berlubang. Apabila lubang yang timbul masih kecil atau belum menembus hingga ke pulpa yang memiliki banyak saraf dan pembuluh darah maka tambal gigi merupakan prosedur pilihan, namun harus diperhatikan bahwa sebelum proses penambalan gigi berlubang hingga saat menambal gigi berlubang membutuhkan kesabaran, baik oleh pasien maupun oleh dokter yang melakukannya dan biaya tambal gigi yang dibebankan untuk keseluruhan proses pun tergolong tidak murah.

Apabila gigi berlubang besar atau telah menembus hingga ke pulpa yang memiliki banyak saraf dan pembuluh darah, maka metode cabut gigi merupakan prosedur pilihan, namun harus diperhatikan bahwa metode cabut gigi memiliki sejumlah risiko yang berdampak terhadap kesehatan. Hal yang paling penting adalah mengusahakan bagaimana caranya untuk menjaga agar gigi tetap ada dan bisa melakukan fungsi gigi seperti biasa karena bagaimanapun juga kehilangan gigi akan mengganggu proses mengunyah makanan bahkan dapat mengganggu penampilan.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tooth Extraction: Cost, Procedure, Risks, and Recovery. Healthline. (https://www.healthline.com/health/tooth-extraction)
Tooth extraction: Procedure, costs, and what to expect. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/327170.php)
Tooth Extraction (Having a Tooth Pulled): Procedure, Recovery, Aftercare. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/pulling-a-tooth-tooth-extraction)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Cara Yang Tepat Untuk Mencegah Terjadinya Pembusukan Gigi
Cara Yang Tepat Untuk Mencegah Terjadinya Pembusukan Gigi

Pencegahan gigi terbaik dimulai dari rumah, tetapi pemeriksaan gigi secara rutin merupakan hal yang penting. Lakukan tips berikut untuk menjaga kebersihan gigi untuk mencegah gigi berlubang:

Buka di app