ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Jangan Remehkan Gigi Berlubang Saat Hamil, Ini Bahayanya terhadap Kandungan

Dipublish tanggal: Nov 24, 2020 Update terakhir: Des 7, 2020 Waktu baca: 3 menit
Jangan Remehkan Gigi Berlubang Saat Hamil, Ini Bahayanya terhadap Kandungan

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Faktor hormonal membuat ibu hamil lebih rentan mengalami penyakit gigi dan mulut seperti gusi bengkak, berdarah, hingga gigi berlubang;
  • Gigi berlubang saat hamil juga bisa disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan sumber karbohidrat atau bergula dan muntah-muntah karena morning sickness;
  • Ketika gigi berlubang dibiarkan terus membusuk di dalam mulut, bakteri bisa masuk ke aliran darah dan mencapai plasenta bayi. Hal ini dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR);
  • Cara mengatasi gigi berlubang saat hamil adalah periksa ke dokter gigi, minum air putih atau berkumur setelah muntah, dan batasi konsumsi makanan sumber karbohidrat atau yang mengandung gula;
  • Klik untuk membeli obat mulut dan tenggorokan dari rumah Anda melalui HDMall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD;
  • Anda juga dapat memesan paket tambal gigi dan pemeriksaan gigi lainnya dengan harga bersahabat dan dokter berpengalaman melalui HDMall;
  • Jika ingin melakukan cabut gigi saat hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Beli paket cabut gigi dan pemeriksaan kehamilan di HDMall sekarang!

Masalah gigi berlubang dapat dialami oleh siapa saja, termasuk wanita hamil. Jika Anda mengalaminya, sebaiknya jangan tunda lagi untuk periksa ke dokter gigi terdekat. Tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman bagi si calon ibu, masalah gigi berlubang ternyata juga bisa membahayakan bayi dalam kandungan, lho! Kok, bisa?

Apa penyebab gigi berlubang saat hamil?

Tanpa disadari, kehamilan membuat wanita lebih rentan mengalami penyakit gigi dan mulut. Hal ini dipengaruhi oleh hormon kehamilan yang menyebabkan gusi membengkak dan lebih mudah berdarah dari biasanya. Kondisi ini pula yang bisa memperburuk sakit gigi atau justru mencetuskan masalah baru yang belum pernah ada saat sebelum hamil.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Selama mengandung, calon ibu cenderung lebih banyak ngidam yang biasanya berupa makanan sumber karbohidrat atau makanan manis. Meski sebetulnya bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu dan bayi, Anda juga perlu waspada sebab kandungan gula di dalamnya menjadi makanan favorit bagi bakteri untuk berkembang biak. Jika tidak diimbangi dengan menyikat gigi secara rutin, hal tersebut diam-diam bisa memicu kerusakan gigi sehingga ibu hamil lebih rentan mengalami gigi berlubang. 

Terlebih lagi jika Anda kerap mengalami mual muntah selama kehamilan alias morning sickness, mulut akan banyak terpapar zat asam dari lambung. Nah, zat asam itulah yang akan menggerogoti lapisan enamel gigi dan lambat laun menyebabkan gigi berlubang.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Membersihkan Karang Gigi (Scaling)?

Bahaya gigi berlubang saat hamil untuk kesehatan janin

Mengalami gigi berlubang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi wanita hamil. Tidak hanya harus berkutat dengan rasa nyerinya, masalah yang kerap dianggap sepele ini diam-diam bisa membahayakan janin, lho!

Ketika gigi berlubang dibiarkan terus membusuk di dalam mulut, bakteri yang menggerogoti gigi bisa masuk ke jaringan dalam gusi hingga mencapai saraf dan pembuluh darah (pulpa). Bakteri akan ikut ke dalam aliran darah dan berpotensi menyerang organ dalam tubuh lainnya. Pada wanita hamil, bakteri tersebut bahkan bisa mencapai plasenta janin dalam kandungan.

Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan penyakit periodontal lebih berisiko melahirkan bayi prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR), dibandingkan dengan wanita yang gigi dan gusinya sehat. Itulah kenapa sangat penting untuk periksa gigi sebelum hamil, bahkan sejak Anda merencanakan kehamilan. Upaya ini bukan cuma untuk menjaga kenyamanan si ibu selama kehamilan, tetapi juga demi menjaga kesehatan janin Anda nantinya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Blackmores via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 47

Cara mengatasi gigi berlubang saat hamil yang aman 

Selain memperhatikan asupan makanan, menjaga kesehatan gigi dan mulut juga tak kalah penting untuk mewujudkan kehamilan yang sehat. Hal ini dapat dilakukan dengan rajin menyikat gigi minimal 2 kali sehari pada pagi dan malam hari.

Namun, bagaimana jika sudah terlanjur mengalami gigi berlubang ketika sedang hamil? Tenang, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang saat hamil yang aman, yaitu:

1. Periksa ke dokter gigi

Setelah menyadari adanya gigi berlubang, entah itu menyebabkan nyeri atau tidak, segera periksakan diri ke dokter gigi terdekat. Hindari menenggak obat sakit gigi sembarangan karena tidak semua obat dinyatakan aman untuk wanita hamil.

Dokter gigi biasanya akan bekerja sama dengan dokter spesialis kandungan untuk menentukan perawatan paling aman pada gigi berlubang Anda. Kalaupun Anda memerlukan prosedur cabut gigi atau tambal gigi, tindakan ini mungkin saja dilakukan jika kehamilan Anda memasuki trimester kedua. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter mengenai keamanannya.

Baca selengkapnya: Amankah Mencabut Gigi untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

2. Minum air atau berkumur setelah muntah

Jika Anda mengalami morning sickness, segeralah minum air putih atau berkumur-kumur tiap kali selesai muntah. Kebiasaan ini dapat membantu membilas zat asam lambung yang menempel pada gigi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Hindari langsung menyikat gigi setelah muntah-muntah, sebab mulut Anda sedang dalam kondisi asam. Tunggu dulu setidaknya 1 jam sebelum Anda menyikat gigi.

3. Kurangi konsumsi makanan sumber karbohidrat atau mengandung gula 

Meskipun rasa ngidam makanan manis sedang menggebu-gebu, tetap batasi konsumsinya demi menjaga kesehatan gigi Anda. Alihkan dengan camilan yang lebih sehat seperti kraker gandum, jus sayuran, dan potongan buah. Setelah itu, jangan lupa segera menyikat gigi untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.

Memang tidak semua wanita pasti akan mengalami gigi berlubang saat hamil. Akan tetapi, masalah ini tidak boleh disepelekan sebab risikonya tetaplah ada. Buatlah jadwal rutin dengan dokter gigi untuk memeriksakan kesehatan gigi Anda. Terutama jika Anda sudah memiliki gigi berlubang atau masalah periodontal lainnya, bicarakan lebih lanjut dengan dokter mengenai perawatan gigi yang tepat dan aman untuk wanita hamil.

Baca juga: 15 Keluhan Saat Hamil yang Paling Umum dan Cara Mengatasinya

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
American Dental Association. Is It Safe To Go To the Dentist During Pregnancy? (https://www.mouthhealthy.org/en/pregnancy/concerns).
American Academy of Periodontology. Expectant Mothers’ Periodontal Health Vital to Health of Her Baby. (https://www.perio.org/consumer/AAP_EFP_Pregnancy).
Very Well Family. Take Care of Your Dental Health During Pregnancy. (https://www.verywellfamily.com/why-is-oral-hygiene-so-important-during-pregnancy-1059066). 24 Maret 2020.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app