Rambut Rontok - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 614.205 orang

Rambut adalah mahkota bagi seorang wanita. Namun, bukan hanya penting bagi wanita, rambut yang sehat juga dapat membuat penampilan seorang pria menjadi lebih memesona. Sayangnya, ada beberapa masalah yang dapat terjadi pada rambut, salah satunya kerontokan.  

Selain membuat penampilan menjadi tidak maksimal, masalah kerontokan juga bisa jadi merupakan indikasi penyakit tertentu. Nah, supaya cara mengatasi rambut rontok tersebut tepat sasaran dan efektif, kenali terlebih dahulu faktor-faktor penyebabnya berikut ini.

1. Genetik/ Keturunan
pola rambut rontok wanita, yang disebut alopesia androgenik , pada dasarnya adalah versi perempuan dari pola kebotakan pria. 

Jika Anda berasal dari keluarga di mana wanita mulai mengalami kerontokan rambut pada usia tertentu, Anda mungkin lebih rentan terhadapnya. 

Tidak seperti pria, wanita cenderung tidak mengalami kebotakan dari garis rambut depan, namun jarak antar rambut mereka menjauh dan rambutnya mungkin terlihat menipis.

Apa yang harus dilakukan: minoxidil (Rogaine) dapat membantu mencegah kerontokan pada pria dan wanita mungkin bisa membantu menumbuhkan kembali rambut yang rontok, atau setidaknya bisa merawat rambut yang Anda miliki.

2. Kondisi Medis

Kerontokan rambut terkait autoimun 
Kerontokan rambut terkait autoimun juga disebut alopecia areata dan pada dasarnya adalah hasil dari sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. 

Sistem kekebalan tubuh melihat rambut sebagai benda asing dan mulai menyerangnya, sehingga terjadi kerontokan.Yang harus dilakukan: Injeksi steroid adalah pengobatan pertama untuk alopecia areata, Obat lain, termasuk Rogaine, juga bisa digunakan.

Memiliki penyakit kulit pada kepala 
Mungkin adanya kelaian kulit seperti psoriasis atau dermatitis akibat infeksi jamur yang menyebabkan rambut menjadi rusak dan rontok. Jika kondisi ini terjadi disarankan untuk konsultasi dengan dokter untuk memeriksa lebih lanjut kondisi apa yang mendasari rambut rontok.

Hipotiroidisme 
Hipotiroidisme adalah istilah medis untuk penurunan fungsi kelenjar tiroid. Kelenjar kecil yang terletak di leher ini menghasilkan hormon yang sangat penting untuk metabolisme serta pertumbuhan dan perkembangan dan, bila tidak menghasilkan cukup banyak hormon, dapat menyebabkan rambut rontok.

Anemia
Hampir satu dari 10 wanita berusia 20 sampai 49 menderita anemia karena kekurangan zat besi (jenis anemia yang paling umum), yang merupakan penyebab kerontokan rambut yang mudah diperbaiki.

3. Stress dan kondisi mental
Stres emosional cenderung menyebabkan rambut rontok daripada stres fisik. Misalnya stress karena sedang menjalankan sidang kasus perceraian, saat ditinggal orang yang dicintai. Meskipun, stres emosional menjadi penyebab utama terjadinya rambut rontok. Tapi stress akan memperburuk masalah rambut rontok yang sudah ada sebelumnya.

4. Makanan

Kurangnya protein 
Jika Anda tidak mendapatkan cukup protein dalam makanan Anda, tubuh Anda mungkin akan mengalami gejala kekurangan protein dengan menghentikan pertumbuhan rambut, menurut American Academy of Dermatology, hal ini bisa terjadi sekitar dua sampai tiga bulan setelah berkurangnya asupan protein.

Terlalu banyak vitamin A
Terlalu banyak suplemen atau obat yang mengandung vitamin A dapat memicu kerontokan rambut, menurut American Academy of Dermatology. Nilai Harian untuk vitamin A adalah 5.000 Unit Internasional (IU) per hari untuk orang dewasa dan anak di atas usia 4 tahun.

5. Kemoterapi

Beberapa obat yang digunakan untuk melawan sel kanker sayangnya juga bisa menyebabkan rambut Anda rontok. Kemoterapi seperti bom nuklir. Kemoterapi bisa menghancurkan sel yang membelah dengan cepat seperti sel kanker, tapi juga juga secara tidak langsung menghancurkan sel-el rambut. "

Apa yang harus dilakukan: Setelah kemoterapi dihentikan, rambut Anda akan tumbuh kembali

6. Overstyling

Styling gaya rambut dengan ikatan yang kuat selama bertahun-tahun dapat menyebabkan rambut Anda rontok. Gaya ekstrem termasuk kepang yang ketat, anyaman rambut atau baris jagung serta catok untuk meluruskan rambut Anda, 

perawatan dengan bahan kimia keras atau panas tinggi dapat menyebabkan rambut Anda rontok. Karena hal-hal tersebut sebenarnya bisa mempengaruhi akar rambut, dan membuatnya lemah, sehingga rambut yang rontok mungkin tidak akan tumbuh kembali.

7. Usia

Bukan hal yang aneh saat melihat rambut rontok atau penipisan rambut pada wanita saat mereka memasuki usia 50an dan 60an. Penyebab rambut rontok pada orang tua masih tidak diketahui secara pasti.

Apa yang harus dilakukan: Para ahli tidak merekomendasikan agar kondisi ini ditangani dengan menggunakan obat-obatan atau prosedur medis. Penanganan yang dapat dilakukan yaitu melalui pendekatan kosmetik seperti syal, wig dan rambut ditata sehingga bisa menutupi bintik-bintik tipis.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit