HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Penyakit Miom - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Mar 3, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Salah satu penyakit berbahaya yang mengintai bagi para wanita ialah miom. Penyakit yang memiliki nama lain leimiomata, leiomioma, atau fibroid ini merupakan penyakit tumor yang menyerang dinding rahim yang menyebabkan seorang wanita yang terkena menjadi sulit hamil dan bahkan dapat membahayakangt;janin yang terkandung di dalamnya.

Salah satu penyebab timbulnya penyakit ini ialah tingkat konsumsi olahan daging merah secara berlebihan dan tidak diimbangi dengan sayur-sayuran. Bagi Anda yang merasa sering mengonsumsi olahan daging merah tanpa diimbangi mengonsumsi sayur-sayuran maka Anda perlu berhati-hati mulai dari sekarang. Untuk itu, Anda bisa mengetahui lebih lanjut tentang miom dan cara pencegahannya.      

Inilah Bahaya Penyakit Miom Bagi Wanita Yang Sering Mengonsumsi Daging Merah Serta Cara Pencegahannya:

Jenis Miom Berdasarkan Letaknya

Berdasarkan letaknya penyakit ini terbagi menjadi 4 jenis yakni yang pertama ialah subserosa. Subserosa ini mampu tumbuh di dalam rahim seorang wanita dan juga menyebar ke bagian luar serviks. Yang kedua ialah intramunal. Jenis ini hanya akan tumbuh di dalam rahim yang mempunyai kemungkinan dapat memperbesar ukuran rahim. 

Yang ketiga ialah submukosa. Jenis yang satu ini berkembang di dalam lapisan rahim yang dimana dapat memberi pengaruh terhadap siklus menstruasi bahkan mengakibatkan kemandulan serta keguguran. Jenis yang terakhir ialah pedunculated. Pedunculated ini dapat terhubung ke dalam maupun luar rahim melalui tangkai kecil.

Penyebab Terjadinya Penyakit Miom 

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab dari penyakit ini namun penyebab penyakit ini sering dikaitkan dengan hormon estrogen

Banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini. Salah satu faktor yang menyebabkannya ialah wanita yang sering mengonsumsi olahan daging merah yang tidak diimbangi dengan mengonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan.

Gejala Yang Ditimbulkan penyakit Miom

Kebanyakan dari banyaknya kasus miom tidak menimbulkan berbagai gejala. Namun hanya 25% darinya yang memiliki gejala dari penyakit tersebut. Adapun gejala tersebut seperti mengalami tekanan di bagian panggul, perut yang mengalami pembesaran, periode dalam menstruasi yang sangat panjang dan juga berat, merasakan rasa nyeri di kaki bagian belakang serta nyeri saat berhubungan intim.  

Bahaya Yang Ditimbulkan Bagi Wanita Yang Sering Olahan Mengonsumsi Daging Merah

Bagi wanita yang sering mengonsumsi olahan daging merah dan terkena penyakit ini maka akan memiliki dampak buruk yang akan ia rasakan saat proses kehamilan. Dampak buruk yang pertama ialah mampu menurunkan peluang kehamilan dikarenakan miom yang tumbuh di bagian rahim tepatnya di saluran leher maka dapat menghambat masuknya sperma sehingga mengalami kesulitan pembuahan.

Dampak buruk yang kedua ialah beresiko mengalami keguguran. Hal ini disebabkan karena ukuran miom yang terus membesar serta mendorong embrio sehingga embrio tidak mampu menempel di dinding rahim secara sempurna. Saat usia kehamilan semakin bertambah maka dapat mendesak janin sampai plasenta yang tumbuh di dalam rahim serta dapat menyebabkan terjadinya pendarahan.  

Penanganan Dan Pencegahan Penyakit Miom 

Jika kasus yang terjadi pada wanita yang mengalami penyakit ini yang tidak disertai dengan gejala sebelumnya maka tidak perlu dilakukan langkah pengobatan. Ini dikarenakan miom yang memiliki skala kecil akan mengalami penyusutan secara otomatis dan kemudian menghilang dengan sendirinya. Selain itu, pertumbuhan sel ini tidak mengakibatkan penyakit kanker.

Bila mengalami gejala maka dapat dilakukan langkah pengobatan untuk meringankan gejala tersebut. Apabila langkah pengobatan ini tidak memiliki efek yang positif maka langkah yang dapat dilakukan ialah dengan melakukan operasi seperti bedah histeroskopi, histerektomi, miomektomi atau embolisasi arteri rahim.

Selain itu, ada pencegahan yang dapat dilakukan bagi Anda para wanita yang tidak mengalami atau sembuh darinya yakni melakukan olahraga secara teratur, rutin mengawasi berat badan Anda, memilih pil KB, kurangi kegiatan mengonsumsi daging merah secara berlebih serta konsumsi lebih banyak makan-makanan yang mengandung sayuran.

Bagi Anda seorang wanita yang sering mengonsumsi olahan daging merah maka setelah membaca artikel ini Anda dapat melakukan berbagai langkah pencegahan yang tepat. 

Jika tidak dilakukan langkah pencegahan tentunya ini dapat berbahaya bagi Anda dan tentunya saat proses kehamilan Anda. Anda pun juga bisa berkonsultasi  kepada dokter supaya penyakit ini tidak menimbulkan efek parah.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app