HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Pengaruh Hormon Pertumbuhan Bagi Kesehatan Tubuh

Dipublish tanggal: Agu 17, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 2, 2020 Waktu baca: 2 menit
Pengaruh Hormon Pertumbuhan Bagi Kesehatan Tubuh

Hormon pertumbuhan berasal dari kelenjar pituitary atau hipofisis yang berada di dalam otak, memiliki peran penting mengatur pertumbuhan tinggi badan sekaligus pembentukan struktur tulang dan otot.

Secara alami kadar hormon di dalam tubuh dapat mengalami kondisi yang fluktuatif, kadang naik dan kadang turun. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan fisik yang Anda lakukan, seperti hormon pertumbuhan cenderung lebih tinggi ketika Anda rajin berolahraga setiap hari atau 3 kali dalam seminggu.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Manfaat hormon pertumbuhan

Hormon pertumbuhan sangat dibutuhkan oleh anak-anak dan remaja yang sedang berada pada usia pertumbuhan. Hormon yang masuk berfungsi membentuk struktur tulang hingga mencapai usia dewasa. 

Membantu kerja organ hati untuk menghasilkan zat pendukung pertumbuhan seperti IGF-1 yang berperan dalam menunjang pertumbuhan tulang. IGF-1 juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung, menjaga metabolisme gula dan lemak. Kemudian mengatur komposisi tubuh seperti otot, cairan tubuh dan tulang.

Selain itu, hormon pertumbuhan juga dapat menjaga peredaran aliran darah agar menjadi lancar. 

Hormon pertumbuhan sintetis

Kelenjar pertumbuhan juga bisa diproduksi secara sintetis. Produksi hormon buatan ini telah ada sejak tahun 1985 dan diperjualbelikan secara bebas. Tujuan utama hormon sintetis ini untuk membantu pertumbuhan anak yang mengalami kondisi medis abnormal. 

Beberapa kasus anak membutuhkan hormon sintetis akibat mengalami kondisi Dwarfisme, yakni perawakan tubuh dibawah rata-rata.

Selain itu hormon sintetis juga diberikan pada beberapa kasus medis yang masih berkaitan dengan masalah pertumbuhan dan perkembangan antara lain:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Kekurangan dan kelebihan hormon pertumbuhan bagi tubuh

  • Kekurangan
  • Defisiensi hormon atau kekurangan hormon pertumbuhan pada anak menyebabkan resiko bibir sumbing.
  • Risiko terjadinya tumor hipofisis atau hipotalamus.
  • Memiliki riwayat cedera pada kepala.
  • Terpapar radiasi berlebihan akibat kegiatan pengobatan.

Kondisi kekurangan hormon pertumbuhan akan membuat proses pertumbuhan terganggu. Jika dibiarkan tanpa melakukan tindakan medis lainnya, dikhawatirkan tubuh mengalami pertumbuhan terlambat seperti tertundanya pubertas dan ukuran tubuh di bawah rata-rata.

  • Kelebihan

Kelebihan hormon dapat menyebabkan akromegali atau gigantisme. Biasanya menyerang area tertentu seperti wajah, tangan dan kaki dan menyebabkan ukuran tubuh menjadi lebih besar. 

Komplikasi yang lebih serius adalah menyebabkan penyakit jantung dan hipertensi.

Lakukan olahraga untuk tingkatkan hormon pertumbuhan alami

Hormon pertumbuhan yang mengalami defisiensi akan terlihat dalam beragam kemampuan fisik. Akan tetapi berolahraga secara rutin akan membuat Anda mampu menjaga kapasitas fisik untuk dapat meningkatkan hormon pertumbuhan.

Pada kasus defisiensi hormon yang terjadi kepada anak-anak dapat ditangani melalui suntikan hormon sintetis oleh dokter spesialis. Kemudian ditopang dengan beragam aktivitas fisik seperti olahraga.

Hormon pertumbuhan yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan, apalagi jika Anda telah mengalami kondisi usia lanjut. 

Dengan demikian Anda perlu menurunkan kadar hormon dengan cara melakukan diet sehat dan mengurangi protein harian, kemudian melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari melalui olahraga ringan.

Anda juga dapat mempertimbangkan olahraga angkat beban hingga 3 kali seminggu untuk membangun massa otot. Melalui kegiatan gaya hidup sehat diharapkan setiap anak-anak maupun orang dewasa dapat menjadi lebih bugar dan terhindar dari beragam risiko penyakit yang mematikan.

 

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Velloso CP. (2008). Regulation of muscle mass by growth hormone and IGF-I. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18500379)
Mayo Clinic Staff. (2016). What are the risks of taking the human growth hormone if you don’t need it? (https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/healthy-aging/in-depth/growth-hormone/art-20045735?pg=2)
Mayo Clinic Staff. (2016). Human growth hormone (HGH): Does it slow aging? (https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/healthy-aging/in-depth/growth-hormone/art-20045735?pg=1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app