Penanganan Hidung Bengkok : Apakah Perlu Dioperasi?

Dipublish tanggal: Jul 23, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Penanganan Hidung Bengkok : Apakah Perlu Dioperasi?

Hidung bengkok mengacu pada penyimpangan dinding tipis (septum) di dalam hidung yang memisahkan kedua rongga hidung. Diperkirakan sebagian besar orang diseluruh dunia tidak memiliki septum hidung yang lurus. 

Penyimpangan septum yang menyebabkan hidung bengkok adalah kondisi medis yang secara umum tidak memerlukan perawatan dan merupakan kondisi yang cukup sering ditemukan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Namun pada beberapa kasus, kemiringan septum terlalu parah, sehingga menyebabkan berbagai gejala yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Ketika gejala sudah mengganggu pernapasan, obat antiinflamasi dan pembedahan korektif mungkin diperlukan.

Apa gejala yang dapat ditimbulkan akibat hidung bengkok?

Pada kebanyakan orang, hidung yang bengkok akibat penyimpangan septum, membuat salah satu saluran hidung lebih kecil dan umumnya tidak menimbulkan gejala apapun. 

Namun ketika septum menyimpang parah, penyimpangan dapat menyumbat satu sisi hidung dan mengurangi aliran udara, sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. 

Sedangkan pada satu sisi lubang hidung yang bertambah besar, aliran udara cenderung bertambah, sehingga menyebabkan lubang hidung yang lebih besar menjadi kering dan cenderung untuk teriritasi atau mengalami pendarahan.

Hidung yang mampet dapat terjadi akibat penyimpangan septum hidung, pembengkakan jaringan yang melapisi hidung, atau akibat keduanya. 

Perawatan untuk mengatasi penyumbatan hidung biasanya dilakukan dengan pemberian obat-obatan untuk mengurangi pembengkakan atau dilator hidung yang membantu membuka saluran hidung. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

Bagaimana penanganan hidung bengkok?

Walaupun seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa pada sebagian besar kasus, hidung bengkok tidak membutuhkan penanganan khusus. 

Namun banyak kondisi medis lain dapat menyebabkan gejala yang serupa, seperti polip hidung, infeksi, dan alergi, sehingga spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) biasanya perlu menegakan diagnosis untuk menyingkirkan kemungkinan terjadinya kondisi lain.

Untuk memastikan seseorang mengalami hidung bengkok akibat penyinpangan septum, Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa septum hidung secara langsung menggunakan spekulum dan penlight.

Mengelola gejala

Setelah mengetahui secara pasti bahwa seseorang mengalami penyimpangan septum, Perawatan awal yang diperlukan akan berfokus untuk mengelola gejala yang muncul dan menyebabkan sumbatan pada hidung dan drainase. Dokter mungkin akan meresepkan:

  • Dekongestan. Dekongestan adalah obat yang mengurangi pembengkakan jaringan hidung, membantu menjaga saluran udara di kedua sisi hidung tetap terbuka. Dekongestan tersedia dalam bentuk pil atau semprotan hidung. Namun, gunakan semprotan hidung dengan hati-hati. 

Penggunaan yang sering dan terus menerus dapat menciptakan ketergantungan dan menyebabkan gejala menjadi lebih buruk setelah Anda berhenti menggunakannya. Dekongestan memiliki efek stimulan dan dapat menyebabkan Anda gelisah serta meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

Beberapa obat antihistamin dapat menyebabkan kantuk dan dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan tugas yang memerlukan koordinasi fisik, seperti mengemudi.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4
  • Semprotan steroid hidung. Semprotan kortikosteroid hidung yang diresepkan dapat mengurangi peradangan pada saluran hidung dan membantu penyumbatan atau drainase. 

Biasanya diperlukan satu hingga tiga minggu untuk semprotan steroid untuk memberikan efek maksimal, jadi penting untuk mengikuti arahan dokter Anda dalam menggunakannya.

Perlu Anda ketahui, Obat-obatan hanya mengatasi gejala akibat pembengkakan pada selaput dan tidak akan memperbaiki struktur septum yang menyimpang. Untuk memperbaiki struktur septum, diperlukan prosedur operasi oleh dokter spesialis THT.

Pembedahan (septoplasti)

Operasi bukanlah prosedur rutin yang diperlukan dalam pengobatan hidung bengkok. Namun jika Anda masih mengalami gejala meskipun sudah menjalani terapi medis, Anda dapat mempertimbangkan operasi untuk memperbaiki penyimpangan pada septum.

Septoplasti adalah operasi koreksi yang bertujuan untuk meluruskan dan memposisikan septum kembali ke tengah hidung. Prosedur ini dilakukan dengan memotong dan mengangkat bagian septum sebelum memasukkannya kembali ke posisi yang tepat.

Tingkat perbaikan yang dapat Anda harapkan dengan operasi tergantung pada tingkat keparahan penyimpangan septum. Gejala akibat septum yang menyimpang, terutama hidung mampet, biasanya akan sembuh total. 

Namun, setiap kondisi hidung atau sinus yang menyertai jaringan yang melapisi hidung Anda seperti alergi, tidak dapat disembuhkan hanya dengan operasi.

Membentuk kembali hidung anda

Dalam beberapa kasus, pembedahan untuk membentuk kembali hidung (Rhinoplasty) dilakukan bersamaan dengan septoplasty. Rhinoplasty dilakukan dengan memodifikasi tulang dan tulang rawan hidung untuk mengubah bentuk atau ukurannya atau bahkan keduanya.

10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Piggott JR, et al. (2011). Hyaluronic acid used for the correction of nasal deviation in an 18-year-old Middle Eastern man. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3269202/)
Hussein WKA, et al. (2015). Crooked nose: The asymmetric face. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.ejenta.2015.08.003)
Hussein WKA. (2015). Crooked nose: An update of management strategies. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.ejenta.2014.10.005)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app