Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Obsessive Compulsive Personality Disorder - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: DEC 9, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.534.862 orang

Obsessive-compulsive personality disorder (OCPD) merupakan suatu gangguan kepribadian yang ditandai dengan perfeksionisme, keteraturan, dan kerapian yang ekstrem. Orang dengan OCPD juga akan merasa perlu untuk memaksakan standar mereka sendiri pada lingkungan di luar mereka.

Orang dengan OCPD memiliki karakteristik sebagai berikut:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Mereka merasa sulit untuk mengekspresikan perasaan mereka.
  • Mereka mengalami kesulitan membentuk dan mempertahankan hubungan yang erat dengan orang lain.
  • Mereka seorang yang pekerja keras, tetapi obsesi mereka terhadap suatu yang sempurna dapat membuat mereka tidak efisien.
  • Mereka sering merasa benar dan cepat marah.
  • Mereka biasanya sering menghadapi isolasi sosial.
  • Mereka dapat mengalami kecemasan yang terjadi bersamaan dengan depresi.

OCPD sering dibingungkan dengan gangguan kecemasan yang disebut gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Namun, pada umumnya kedua gangguan tersebut tidaklah sama. 

Orang-orang dengan OCPD biasanya tidak mengetahui bahwa ada yang salah dengan cara mereka berpikir atau berperilaku. Mereka percaya bahwa cara berpikir dan cara mereka melakukan sesuatu hal adalah satu-satunya cara yang benar.

Penyebab dan faktor resiko Obsessive Compulsive Personality Disorder (OCPD)

Penyebab pasti dari OCPD masih tidak diketahui. Namun OCPD kemungkinan disebabkan oleh kombinasi genetika dan pengalaman masa kecil. International OCD Foundation (OCDF) memperkirakan bahwa pria dua kali lebih mungkin beresiko mengalami OCPD dibandingkan wanita untuk didiagnosis dengan gangguan kepribadian tersebut. 

Menurut beberapa penelitian antara 2 dan 7 persen populasi mengalami OCPD. Selain itu, seseorang yang menderita OCD yang parah lebih mungkin didiagnosis dengan OCPD.

Tanda dan gejala Compulsive Personality Disorder (OCPD)

Gejala-gejala OCPD meliputi:

  • perfeksionisme yang dapat mengganggu kemampuan untuk menyelesaikan tugas atau aktivitas sehari-hari
  • tingkah laku yang kaku, atau formal
  • sangat hemat dengan uang
  • kebutuhan yang luar biasa untuk tepat waktu
  • perhatian yang berlebihan terhadap sesuatu dan mendetail
  • pengabdian yang berlebihan untuk bekerja dengan mengorbankan keluarga atau hubungan sosial
  • menimbun barang usang yang tidak berguna
  • ketidakmampuan untuk berbagi atau mendelegasikan pekerjaan karena takut pekerjaan tersebut tidak dapat dilakukan dengan benar
  • kepatuhan yang kaku terhadap peraturan dan ketentuan
  • merasa paling benar tentang cara melakukan sesuatu
  • kepatuhan yang kaku terhadap kode moral dan etika

OCPD didiagnosis ketika gejala tersebut dapat merusak kemampuan Anda untuk beraktivitas dan berinteraksi dengan orang lain.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Cara mencegah Compulsive Personality Disorder (OCPD)

Sampai saat ini masih tidak diketahui secara pasti cara mencegah terjadinya Obsessive-compulsive personality disorder (OCPD)

Cara mengobati Compulsive Personality Disorder (OCPD)

Diagnosa

Untuk mendiagnosis suatu Obsessive-compulsive personality disorder (OCPD), maka beberapa karakter dibawah ini harus muncul setidaknya ≥ 4 :

  • Kesibukan dengan sesuatu yang mendetail, aturan, jadwal, dan organisasi
  • Upaya untuk melakukan sesuatu dengan sempurna yang dapat mengganggu penyelesaian tugas sehari-hari
  • Pengabdian yang berlebihan pada pekerjaan dan produktivitas (bukan karena kebutuhan finansial), mengakibatkan pengabaian waktu luang
  • Sifat yang berlebihan dan tidak fleksibel terkait masalah dan nilai etika dan moral
  • Ketidaksediaan untuk membuang benda-benda usang atau tidak berharga, bahkan barang tersebut tidak memiliki nilai sentimental
  • Keengganan untuk mendelegasikan atau bekerja dengan orang lain kecuali orang-orang tersebut setuju untuk melakukan hal-hal tepat seperti yang diinginkannya
  • Pelit untuk pembelanjaan bagi diri mereka sendiri dan orang lain karena mereka melihat uang sebagai sesuatu yang harus disimpan untuk masa depan
  • Kekakuan dan keras kepala

Pengobatan

Jika Anda mengalami OCPD, dokter kemungkinan akan menggunakan pendekatan dengan tiga hal untuk mengobati kondisi OCPD Anda, yang meliputi:

Terapi perilaku kognitif (CBT)

Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah suatu jenis konseling kesehatan mental. Selama terapi tersebut Anda akan bertemu dengan spesialis kesehatan mental pada jadwal yang terstruktur.

Obat-obatan

Dokter mungkin akan mempertimbangkan untuk memberikan resep obat jenis serotonin reuptake inhibitor (SSRI) selektif untuk mengurangi beberapa kecemasan seputar siklus obsesif-kompulsif. Namun, penggunaan resep jangka panjang biasanya tidak disarankan untuk seseorang yang mengalami OCPD.

Pelatihan relaksasi

Pelatihan relaksasi melibatkan teknik pernapasan dan relaksasi khusus yang dapat membantu mengurangi rasa stress Anda. Contoh-contoh latihan relaksasi yang disarankan termasuk yoga, tai chi, dan Pilates.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini