Glucophage: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Mar 1, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 865.665 orang

Glucophage merupakan salah satu jenis obat yang digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Obat ini sudah banyak digunakan di beberapa kalangan dengan riwayat penyakit diabetes melitus tipe 2. 

Kandungn metformin pada obat glucophage dapat menurunkan gula darah sehingga mengurangi resiko tinggi akibat diabetes melitus.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Glcuophage merupakan obat golongan metformin. Obat ini dipilih pada penderita penyakit diabetes melitus tipe 2 karena kasiatnya dalam mengontrol gula darah khususnya pada orang yang memiliki berat badan berlebih atau gemuk. Obat ini bekerja mengurangi produksi glukosa hati.

Metformin pada glucophage menurunkan penyerapan glukosa di sistem pencernaan dan meningkatkan sensitivitas insulin dengan meningkatkan uptake glukosa perifer. Metformin memiliki resiko yang sangat kecil dalam menyebabkan hipoglikemia pada penderita diabetes melitus tipe 2. 

Glucophage dapat mempertahankan level insulin masa puasa dan menurunkan respon plasma insulin harian.

Manfaat Obat Glucophage

Kandungan metformin pada obat glucophage memiliki mekanisme dalam mengontrol gula darah pada penderita penyakit diabetes melitus tipe-2.

Apa itu Diabetes Melitus Tipe 2

Penyakit diabetes melitus menjadi salah satu penyakit tidak menular yang membahayakan. Kebiasaan hidup yang buruk menjadi penyebab utama yang dapat muncul mulai anak-anak dan orang dewasa

Penyebab terjadinya diabetes melitus tipe 2 adalah akibat makanan manis, kurangnya berolahraga, memiliki riwayat genetik terkait penyakit diabetes, obesitas, serta usia 40 tahun keatas.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Gejala yang ditimbulkan pada diabetes muncul dengan lambat. Banyak orang tidak merasakan bahwa adanya peringatan pada peningkatan gula darah di dalam tubuhnya. Beberapa gejala yang dikeluhkan yang menjadi tanda awal diabetes melitus antara lain:

  • Sering haus
  • Sering lapar
  • Badan cepat lemas
  • Penglihatan kabur
  • Sering sakit kepala
  • Bibir kering
  • Berat badan menurun perlahan meskipun makan banyak
  • Sering kencing (terlebih pada malam hari)

Efek samping obat Glucophage

Obat glucophage memiliki beberapa efek samping secara ringan atau berat. Efek samping berat ditemukan adanya asidosis laktat yang memicu hipotermia, hipotensi, dan bradiaritmia. 

Pada hasil pemeriksaan laboratorium ditemukan adanya peningkatan level laktat yang diikuti gejala lelelahan, nyeri otot, distres napas, nyeri perut, dan penurunan kesadaran. Jika timbul gejala laktat asidosis dihimbau segera dibawa ke rumah sakit untuk diberikan penanganan medis.

Resiko tinggi terjadinya asidosis laktat pada penderita diabetes melitus yang mengonsumsi glucophage terdapat pada:

  • Penderita ganguan organ hati
  • Gangguan ginjal
  • Riwayat gagal jantung kongestif
  • Pecandu alkohol

Efek samping ringan lainnya terkait pemberian obat Glucophage antara lain:

  • Cepat lelah
  • Nyeri otot
  • Nyeri perut
  • Sering mual
  • Diare, pengeluaran tinja tidak lancar
  • Pusing kepala
  • Denyut jantung ireguler

Interaksi obat Glucophage

Beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan glucophage antara lain:

  • Acetazolamide
  • Dichlorphenamide
  • Topiramate
  • Zonisamide
  • Cimetidine
  • Ranolazine
  • Obat diuretik
  • Kontrasepsi
  • Obat antihipertensi calcium channel blocker
  • Isoniazid

Perhatian khusus Pada Glucophage

Informasi penting yang perlu diketahui terkait pengobatan dengan glucophage

Obat ini tidak boleh diberikan pada penderita yang beresiko terkena asidosis laktat, terutama yang memiliki riwayat antara lain:

  • Gangguan ginjal
  • Gangguan organ hati
  • Keadaan hipotensi
  • Pecandu alkohol
  • Penderita diabetes melitus tipe 2 pada usia 65 tahun keatas memiliki resiko lebih tinggi terkait gejala laktat asidosis terkait pemakaian obat glucophage
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada penderita defisiensi vitamin B-12
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui

Dosis dan Cara Pemberian Obat Glucophage

Obat glucophage tersedia dalam bentuk tablet minum dengan dosis 500mg, 850 mg, dan 1000 mg. 

Tersedia juga glucophage XR dengan kadar yang hampir sama dengan mengandung hypromellose, microcrystalline cellulose, sodium carboxylmethyl cellulose, dan magnesium stearate. Masing-masing tablet glucophage XR tersedia dalam daosis 500 mg, dan 750 mg.

Obat glucophage diberikan pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan dosis awal 500 mg sehari sekali bersama makan. Dosis maksimal yaitu 850 mg per hari. Sedangkan glucophage XR diberikan 500 mg per hari pada makan malam dan dosis maksimal yaitu 2000mg per hari. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp