Seks dan Hubungan

Mitos dan Fakta HIV

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.343.747 orang

Mitos dan Fakta HIV

Seiring berkembangnya HIV, masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan agar tidak tertular virus mematikan ini. Beberapa mitos muncul sehingga seringkali membuat kerancuan pada masyarakat tanpa ada fakta yang meluruskannya. Beberapa fakta berikut dapat menjadi jawaban bagi mitos-mitos seputar HIV :

  • Terserang HIV berarti terkena AIDS
    Mitos : HIV merupakan virus yang menghancurkan sel kekebalan tubuh CD4 yang membantu melawan penyakit. Dengan pengobatan yan tepat, Anda dapat memiliki HIV bertahun-tahun tanpa berkembang menjadi AIDS. AIDS didiagnosis ketika Anda memiliki HIV dan infeksi oportunistik tertentu, atau jumlah CD4 turun dibawah 200.
  • Sulit terkena HIV dari kontak langsung
    Fakta : Anda tidak dapat menangkap atau menyebar HIV hanya karena memeluk seseorang, menggunakan handuk yang sama, atau berbagi gelas yang sama, dari transfusi darah. Namun, Anda dapat menyebarkan penyakit dari seks bebas tanpa kondom, berbagi jarum, atau membuat tato dari peralatan yang tidak steril.
  • Waktu hidup singkat
    Mitos :  Setiap orang memiliki pengalaman HIV yang berbeda. Beberapa orang dapat mengembangkan AIDS dalam beberapa bulan saja sebagai virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan ada pula yang memiliki harapan hidup yang normal. Pencegahan HIV menjadi AIDS dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan teratur dan mengikuti rekomendasi dokter.
  • Anda tahu Anda terkena HIV berdasarkan gejalanya
    Mitos :  Sebagian orang tidak menunjukkan gejala HIV selama bertahun-tahun setelah terinfeksi. Namun banyak juga yang menunjukkan gejala dalam 10 hari hingga beberapa bulan setelah terinfeksi. Gejala pertama tersebut serupa dengan gejala flu atau mononucleosis yang biasanya berupa demam, letih, dan radang tenggorokan. Gejala tersebut dapat hilang setelah beberapa minggu, dan Anda tidak akan memiliki gejala serupa dalam beberapa tahun ke depan. Cara terbaik untuk mendeteksi keberadaan HIV adalah dengan melakukan tes.
  • HIV dapat disembuhkan
    Mitos : HIV tidak dapat disembuhkan tapi pengobatan dapat menjaga virus melemah dan membantu pengaturan sistem kekebalan tubuh. Beberapa obat mengganggu dengan adanya protein HIV yang perlu untuk menyalin dirinya, sedangkan yang lainnya menahan virus masuk atau memasukkan materi genetikke dalam sel-sel kekebalan tubuh. Dokter akan mempertimbangkan kesehatan umum, kesehatan sistem kekebalan,dan jumlah virus dalam tubuh untuk memutuskan kapan untuk memulai pengobatan.
  • Setiap orang dapat terkena HIV
    Fakta : Sekitar 56 ribu orang di Amerika terkena HIV setiap tahunnya, dan 18 ribu orang dengan AIDS meninggal tiap tahun. Setiap orang dapat terkena HIV, baik itu pria, wanita, anak-anak, kaum homoseksual dan normal. Pria yang berhubungan seks dengan pria membuat lebih dari setengah (53%) infeksi baru HIV setiap tahun. Wanita berjumlah 27% dan anak-anak 13%. Ras Afrika-Amerika membuat hampir setengah dari seluruh infeksi baru HIV setiap tahun.
  • Seks menjadi aman ketika kedua pasangan memiliki HIV
    Mitos : Hanya karena Anda dan pasangan sama-sama memiliki HIV, bukan berarti Anda harus melupakan tentang perlindungan saat berhubungan badan. Menggunakan kondom atau penahan berbahan karet dapat melindung Anda dari berbagai penyakit seksual lainnya. Meskipun Anda telah mendapatkan pengobatan dan merasa lebih baik, Anda masih dapat menyebarkannya pada orang lain.
  • Anda juga dapat memiliki bayi dengan HIV-positif
    Fakta : Ibu yang terinfeksi memang dapatmenularkan HIV kepada bayinya selama  kehamilan atau persalinan. Namun, Anda dapat menurunkan risiko dengan bekerja sama dengan dokter dan mendapatkan perawatan yang tepat dan pengobatan. Wanita hamil dengan HIV dapat mengambil obat untuk mengobati infeksi dan untuk melindungi bayi mereka terhadap virus.
     
  • Anda tidak dapat menghindari HIV dan infeksi terkait lainnya
    Mitos : Akibat sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang dengan HIV dapatrentan terhadap infeksiseperti pneumonia, pneumosistis, tuberkulosis, kandidiasis, cytomegalovirus, dan toksoplasmosis. Cara terbaik untuk mengurangi risiko tersebut adalah dengan mengonsumsi  obat HIV. Beberapa infeksi dapat dicegah dengan obat-obatan. Anda dapat mengurangi eksposur Anda ke beberapa kuman dengan menghindari daging yang kurang matang, kotak sampah,dan air yang mungkin terkontaminasi.
     
  • Tanpa asuransi, anda tidak dapat memperoleh obat
    Mitos : Ada program-program pemerintah, kelompok nirlaba, dan beberapa perusahaan farmasi yang dapat membantu menutupi biaya HIV/obat AIDS. Lakukan konsultasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  HIV/AIDS untuk memudahkan Anda mengatur financial obat tersebut.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit