Kebiasaan Sehat

Susah Fokus dan Konsentrasi Saat Puasa? Coba 5 Trik Jitu Ini!

Update terakhir: Apr 24, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 289.547 orang

Susah Fokus dan Konsentrasi Saat Puasa? Coba 5 Trik Jitu Ini!

Kombinasi rasa lapar, haus, dan ngantuk saat puasa sering kali membuat kita susah fokus di kantor. Anda mungkin sibuk memikirkan berapa lama lagi waktu berbuka atau mencuri-curi waktu tidur di sela jam kantor. Alhasil, pekerjaan jadi terbengkalai dan malah bikin Anda lembur. Lantas, bagaimana cara meningkatkan konsentrasi saat puasa Ramadhan? Mari simak ulasannya berikut ini.

Berbagai cara meningkatkan konsentrasi saat puasa

Puasa Ramadhan semestinya bukanlah halangan bagi Anda untuk bekerja. Meskipun sedang berpuasa, Anda tentu bisa menyelesaikan pekerjaan dengan penuh konsentrasi dan membuahkan hasil yang maksimal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Berikut ini berbagai cara meningkatkan konsentrasi saat puasa Ramadhan, di antaranya:

1. Tidur cukup setiap malam

Coba ingat-ingat lagi, apakah malam tadi Anda cukup tidur? Bila jawabannya tidak, maka bisa jadi itulah penyebab Anda susah konsentrasi di kantor hari ini.

Sulitnya konsentrasi saat puasa bisa disebabkan oleh kurang tidur. Jika Anda tidur kurang dari 7 jam setiap malam, maka otak akan didominasi oleh gelombang delta. Selama tahap ini, Anda menjadi kurang responsif dan menyebabkan sulit fokus ketika terbangun.

Guna meningkatkan konsentrasi saat puasa, pastikan untuk selalu tidur cukup setiap malam. Idealnya, orang dewasa membutuhkan durasi tidur 7-8 jam. Lakukan terus setiap hari untuk membentuk kebiasaan tidur yang baik di bulan Ramadhan.

Baca Juga: Durasi dan Waktu Tidur yang Baik untuk Kesehatan

2. Perhatikan menu sahur

Supaya Anda bisa lebih fokus dan konsentrasi saat bekerja, perhatikan menu sahur Anda setiap hari. Kenyataannya, ada jenis makanan tertentu yang dapat meningkatkan konsentrasi saat puasa, lho!

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Makanan dengan indeks glikemik rendah disebut-sebut dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat selama 2 jam ke depan. Indeks glikemik adalah skor angka yang menentukan seberapa cepat makanan diubah menjadi gula darah. Semakin rendah angkanya, maka kadar gula darah tidak cepat naik daripada makanan dengan indeks glikemik tinggi.

Berbagai menu sahur yang dapat meningkatkan konsentrasi saat puasa adalah alpukat, pisang, sayur bayam, ikan, dan telur. Ikan tuna atau salmon, misalnya, mengandung asam amino yang mampu menjaga otak tetap fokus dan tajam. Begitu juga dengan telur, mengandung kolin yang dapat meningkatkan kesehatan membran sel otak.

Anda bisa mengolah jenis makanan tersebut ke dalam sajian sehat dan mengenyangkan. Contohnya membuat jus alpukat, smoothies pisang, sayur bayam bening, atau telur dadar.

Baca Selengkapnya: Tips Menu Sahur Sehat di Bulan Ramadhan

3. Perbanyak minum air putih saat sahur

Memperbanyak minum air putih juga bisa membantu meningkatkan konsentrasi saat puasa. Selain mencegah dehidrasi, asupan air putih juga bermanfaat untuk menjaga kinerja otak terkait dengan konsentrasi.

Ketika otak mendeteksi adanya kekurangan cairan dalam tubuh, otak akan menyerap cairan dari organ tubuh lainnya. Akibatnya, otak jadi tidak fokus dan sulit konsentrasi saat bekerja. Badan Anda pun juga mulai terasa lemas dan menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.

Hindari minum banyak kopi atau teh saat sahur. Alih-alih meningkatkan konsentrasi saat puasa, jenis minuman tersebut justru bisa membuat Anda cepat dehidrasi. Yang ada, Anda malah semakin susah konsentrasi selama berpuasa Ramada

Baca Juga: 5 Tips Agar Tidak Mudah Haus Saat Puasa

4. Olahraga rutin

Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, olahraga juga bisa menjadi salah satu cara meningkatkan konsentrasi saat puasa Ramadhan. Olahraga dapat memicu pelepasan faktor neurotropik, suatu bahan kimia di otak yang berperan penting terhadap memori dan pembelajaran. Zat kimia tersebut mampu meningkatkan fungsi otak dan membantu Anda konsentrasi saat puasa di bulan Ramdhan.

Menurut sebuah laporan dari University of Illinois, olahraga aerobik mampu merangsang kerja otak terkait dengan pusat perhatian. Dengan berolahraga saat puasa, maka tubuh Anda tidak hanya sekadar bugar dan sehat tapi juga fokus saat bekerja.

Tak perlu memaksakan diri untuk berolahraga terlalu keras. Cukup lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, naik tangga, bersepeda, yoga, atau jenis olahraga favorit Anda.

Ingat, hanya Anda sendiri yang mampu memahami seberapa kuat Anda melakukan olahraga saat puasa. Segeralah berhenti jika tubuh mulai terasa lemas atau muncul tanda-tanda dehidrasi saat puasa.

5. Hindari hal-hal yang menganggu fokus

Terkadang, Anda jadi susah konsentrasi atau fokus karena ada gangguan dari luar. Entah itu suara notifikasi handphone, terlalu asyik membuka akun media sosial, dan sebagainya.

Untuk meningkatkan konsentrasi saat puasa Ramadhan, hindari hal-hal yang mengganggu konsentrasi Anda. Senyapkan notifikasi semua grup atau kalau bisa matikan ponsel Anda sementara waktu. Hal ini dapat membantu mencegah kebiasaan Anda mengecek handphone di sela-sela jam kerja.

Ketimbang mengecek handphone, cobalah ke luar ruangan sejenak ketika pikiran mulai terasa jenuh dan bosan. Anda dapat melakukan teknik pernapasan, peregangan ringan, atau sekadar jalan-jalan untuk meyegarkan pikiran. Bisa juga dengan mendengarkan musik atau mengobrol dengan teman kantor selama beberapa saat.

Namun ingat, batasi waktunya sebentar saja. Begitu pikiran Anda mulai terasa segar, mulailah kembali bekerja. Dijamin, semua cara tersebut bisa membantu meningkatkan konsentrasi Anda selama berpuasa Ramadhan.

Baca Selengkapnya: 5 Cara Mudah Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Puasa

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit