HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Tips Bagaimana Cara Mengatasi Gatal Pada Payudara

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Payudara dan area sekitar puting yang terasa gatal dapat terjadi pada wanita manapun. Berbagai penyebab dapat melatarbelakangi timbulnya rasa gatal, mulai dari iritasi pada kulit hingga penyebab lain yang lebih mengkhawatirkan dan perlu diwaspadai, yaitu kanker payudara

Penyebab umum payudara terasa gatal adalah adanya kondisi atopic dermatitis atau eczema, yang merupakan kondisi kulit yang mengalami peradangan. Penyebab pasti dari timbulnya atopic dermatitis tidak diketahui, namun kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kulit kering, kulit gatal hingga ruam.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

Penyebab gatal pada payudara

Faktor lainnya yang mungkin menyebabkan timbulnya rasa gatal pada payudara ataupun pada puting payudara antara lain:

  1. Deterjen atau sabun pembersih yang digunakan untuk mencuci pakaian maupun pakain dalam.
  2. Adanya tambahan kandungan pewangi buatan yang bersentuhan dengan kulit.
  3. Kandungan dalam sabun mandi yang tidak cocok dengan kulit.
  4. Ketidakcocokan antara kulit payudara dengan serat kain wol.
  5. Kulit di payudara alergi terhadap bahan pakaian dalam Anda.

Selain penyebab gatal yang berasal dari luar, kondisi ibu yang sedang hamil juga dapat menyebabkan payudara mengalami pembesaran. Kulit yang tertarik dan meregang dapat menyebabkan timbulnya gatal dan kulit pecah-pecah. 

Infeksi jaringan di payudara yang dikenal sebagai mastitis dapat pula menyebabkan timbulnya gatal pada payudara dan puting. Kondisi ini paling berisiko dialami oleh ibu yang baru melahirkan dan sedang dalam masa menyusui

Para ibu yang menyusui dapat mengalami penyumbatan aliran ASI atau terpapar bakteri yang menjadi penyebab timbulnya mastitis. Gejala lain terjadinya mastitis meliputi adanya payudara yang membengkak, terasa lunak, memerah serta terasa sakit dan terasa terbakar saat menyusui.

Meskipun jarang, terkadang rasa gatal yang timbul secara konstan pada payudara dan puting dapat menjadi indikasi adanya kondisi penyakit yang serius seperti kanker. Namun, biasanya kondisi gatal pada payudara yang harus diwaspadai adalah jenis yang ditemani pula dengan gejala puting yang tertarik ke dalam, payudara kemerahan, adanya benjolan, cairan yang keluar dari puting serta adanya perubahan abnormal pada puting maupun payudara.

Cara mengatasi gatal pada payudara

1. Jangan menggaruk kulit sekitar payudara

Dorongan untuk menggaruk kulit di sekitar payudara merupakan gejala awal kondisi gatal payudara. Hal ini kemudian diikuti dengan rasa tidak nyaman yang kadang muncul atau terus-menerus muncul.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antibiotik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 24

Karena terasa gatal, Anda pun otomatis menggaruk kulit yang halus di sekitar payudara, sehingga dapat mengakibatkan kulit berubah warna menjadi kemerahan, membengkak, pecah-pecah atau bersisik tebal. Meski menggaruk membantu sedikit menghilangkan rasa gatal, namun kerusakan kulit menjadi salah satu dampaknya.

2. Minum antibiotik

Jika rasa gatal di area sensitif ini tidak kunjung menghilang setelah lewat beberapa hari atau semakin memburuk, segeralah periksakan ke dokter. Segera lakukan pemeriksaan juga apabila rasa gatal ditemani dengan keluarnya cairan kekuningan, kecokelatan maupun kemerahan, rasa sakit, puting yang tertarik ke dalam, perubahan kulit yang membuat kulit tampak seperti kulit jeruk, jaringan payudara yang tampak menebal serta jika muncul gejala seperti kondisi mastitis. 

Pada kondisi infeksi seperti mastitis, obat yang diperlukan berupa antibiotik karena infeksi bakteri harus dicegah agar tidak kembali. Konsumsi obat pereda nyeri sesuai resep dokter pemeriksa, minum banyak air dan banya beristirahat juga dapat mengurangi keluhan mastitis.

3. Basuh air hangat ke sekitar payudara

Merawat kulit di sekitar payudara dengan cara membasuhkan air hangat ke payudara dan sabun berbahan lembut, dapat membantu meredakan rasa gatal. Menggunakan krim tanpa tambahan pewangi maupun pewarna atau krim corticosteroids (atas peunjuk dokter) juga dapat meredakan radang pada kulit. Hindari juga bahan yang dapat menimbulkan alergi karena dapat membuat gatal semakin berat.

Untuk mencegah kondisi ini terjadi pada ibu menyusui, pastikan Anda mengosongkan payudara ketika menyusui / memerah ASI tersebut agar tidak terjadi penyumbatan karena ASI yang bertumpuk. Lakukan dengan mengatur posisi kepala bayi Anda yang menyusu dan selalu berikan payudara yang satu bergantian dengan payudara yang lain.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Itchy Breasts — No Rash: Symptoms, Causes, and Treatment. Healthline. (https://www.healthline.com/health/itchy-breast-no-rash)
Itchy breasts but no rash: 5 causes. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326800.php)
Why Are My Nipples Itchy? 12 Possible Causes of Itching Nipples. WebMD. (https://www.webmd.com/women/ss/slideshow-women-itchy-nipples)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app