Mengapa Melakukan Puasa Diperlukan Sebelum Periksa Kesehatan ?

Dipublish tanggal: Jul 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Mengapa Melakukan Puasa Diperlukan Sebelum Periksa Kesehatan ?

Memeriksakan kesehatan atau medical check up biasa dilakukan oleh beberapa orang, tergantung kebutuhan mereka. Medical check up adalah proses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan Anda saat itu. 

Medical check up dapat dilakukan oleh semua orang, semua kalangan usia dan jenis kelamin. Pemeriksaan kesehatan biasanya dilakukan di rumah sakit atau klinik kesehatan, tetapi juga bisa dilakukan dimana saja asalkan terdapat laboratorium untuk melakukan tes darah Anda.

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Medical Check Up via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket medical check up hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h07 medical check up

Dalam beberapa pemeriksaan kesehatan, sebagian dokter mungkin akan menyarankan pasiennya untuk berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan. Namun ada juga kondisi dimana dokter memperbolehkan Anda untuk mengkonsumsi makanan dan minuman seperti biasanya.

Keperluan melakukan puasa atau tidak tergantung instruksi dokter dan jenis pemeriksaan yang akan Anda lakukan. Jadi, penting bagi Anda untuk melakukan persiapan yang tepat sesuai anjuran dokter sebelum pemeriksaan kesehatan. 

Hal ini supaya tidak perlu melakukan pemeriksaan ulang atau pemeriksaan tambahan yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

Mengapa harus berpuasa sebelum periksa kesehatan ?

Berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan akan menjadi sangat penting untuk membantu mendapatkan hasil tes yang lebih akurat. 

Karena apabila Anda mengkonsumsi makanan dan minuman sebelumnya, hal ini akan diserap oleh darah dan langsung memberikan pengaruh pada tingkat glukosa darah, lemak dan zat besi dalam tubuh Anda.

Itulah mengapa dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan puasa terlebih dahulu sebelum memeriksa kesehatan. 

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Medical Check Up via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket medical check up hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h07 medical check up

Hal itu untuk memastikan bahwa konsumsi makanan dan minuman Anda sebelumnya tidak mempengaruhi hasil tes, dan hasilnya akan lebih akurat dalam menggambarkan kondisi kesehatan Anda yang sebenarnya.

Berikut ini adalah jenis tes yang harus berpuasa sebelumnya

Ada beberapa jenis pemeriksaan kesehatan yang memang mengharuskan Anda untuk melakukan puasa sebelum melakukan medical check up, yaitu :

  • Pemeriksaan kadar glukosa;
  • Pemeriksaan kadar kolesterol (profil lipid/lemak);
  • Pemeriksaan kandungan urea dan asam urat;                             
  • Pemeriksaan kinerja fungsi hati;
  • Pemeriksaan kadar trigliserida;
  • Pemeriksaan sistem metabolisme dasar; dan
  • Dan lain-lain.

Berapa lama harus berpuasa sebelum periksa kesehatan ?

Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan puasa sebelum medical check up sebenarnya beragam, tergantung anjuran dari dokter Anda. Namun pada umumnya, durasi waktu berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan adalah antara 10 hingga 12 jam lamanya. 

Apabila Anda ingin melakukan pemeriksaan kesehatan berupa tes kadar gula dalam darah, sebenarnya Anda cukup melakukan puasa selama kurang lebih 8 jam saja sebelum pemeriksaan tersebut dilakukan.

Akibat tidak berpuasa sebelum periksa kesehatan

Puasa dalam dunia kesehatan untuk keperluan pemeriksaan kesehatan berbeda dengan puasa bulan Ramadhan. Puasa yang dimaksud di sini adalah dengan cara tidak mengkonsumsi makanan atau minuman selain air putih beberapa jam (sesuai anjuran dokter) sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan. 

Dengan tujuan agar hasil pemeriksaan kesehatan dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan Anda dengan lebih akurat. 

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Medical Check Up via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket medical check up hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h07 medical check up

Tetapi, Anda masih boleh minum air putih untuk menghindari kemungkinan tubuh Anda mengalami dehidrasi, karena air putih bersifat netral jadi tidak akan mempengaruhi hasil pemeriksaan kesehatan Anda.

Jadi, kesimpulannya adalah Anda sebaiknya melakukan puasa sebelum pemeriksaan kesehatan sesuai dengan anjuran dari dokter Anda. Karena apabila Anda tidak melakukan puasa atau berpuasa tetapi tidak sesuai anjuran waktu dari dokter Anda, hasil pemeriksaan kesehatan akan menjadi kurang akurat. 

Mungkin beberapa tes yang dilakukan terpengaruh oleh makanan dan minuman yang Anda konsumsi sebelumnya. Sehingga diagnosis kesehatan menjadi kurang tepat. 

Akan tetapi, apabila Anda merasa bahwa berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan dapat mengganggu atau menimbulkan masalah bagi kondisi tubuh, Anda dapat berkonsultasi mengenai hal tersebut terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Apa boleh minum obat saat periksa kesehatan ?

Sebaiknya Anda tidak melakukan konsumsi terhadap segala jenis obat-obatan sebelum periksa kesehatan dalam beberapa waktu sesuai anjuran dokter. Karena beberapa obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi hasil tes kesehatan Anda. 

Namun, apabila Anda memang harus atau diperbolehkan oleh dokter untuk mengkonsumsi suatu obat, Anda dapat mengonfirmasikan terlebih dahulu hal tersebut kepada petugas laboratorium. Sehingga mereka dapat memvalidasi hasil pemeriksaan kesehatan Anda.

Waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan adalah di pagi hari, ketika badan masih bugar dan segar setelah beristirahat malam hari. Karena akan berbeda saat dilakukan di sore hari. 

Maka dari itu, Anda harus mengikuti petunjuk dari dokter Anda atau petugas laboratorium sebelum memeriksakan keaehatan Anda.

21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What to expect with blood tests. (2012, January 6) (https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/bdt/with)
Types of blood tests. (2012, January 6) (https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/bdt/types)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app