Memahami Apa Itu Sinus Aritmia, Gangguan Kesehatan Jantung Tanpa Gejala

Kondisi ini bisa terjadi dalam bentuk sinus bradikardia atau perubahan irama jantung yang menjadi lebih lambat, yaitu menjadi di bawah 60 kali setiap menitnya, serta sinus takikardia atau perubahan irama jantung yang menjadi lebih cepat, yaitu menjadi di atas 100 kali setiap menitnya.
Dipublish tanggal: Sep 17, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Sinus aritmia merupakan sebuah kondisi medis dimana terjadi adanya perubahan irama organ jantung menjadi lebih cepat ataupun lebih lambat daripada irama normal pada umumnya. 

Kondisi medis ini biasanya tidak akan membahayakan serta bukan menjadi suatu tanda bahwa seseorang mengalami gangguan serius organ jantung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Kondisi ini berkaitan erat dengan fungsi sinus yang merujuk pada daerah jantung yang disebut nodus sinoatrial, yaitu alat pacu organ jantung yang alami dan bertempat pada dinding serambi bagian kanan jantung. 

Sinus ini fungsinya adalah untuk mengontrol irama jantung seseorang. Untuk kondisi yang normal, organ jantung seharusnya mempunyai irama sinus yang stabil.

Sinus aritmia jarang memunculkan gejala

Kondisi jantung yang disebut Sinus aritmia berkaitan dengan jantung serta berkaitan juga dengan sistem pernapasan manusia. Irama jantung manusia akan mengalami peningkatan ketika menarik napas kemudian akan mengalami penurunan ketika menghela napas. 

Kondisi ini bisa terjadi dalam bentuk sinus bradikardia atau perubahan irama jantung yang menjadi lebih lambat, yaitu menjadi di bawah 60 kali setiap menitnya, serta sinus takikardia atau perubahan irama jantung yang menjadi lebih cepat, yaitu menjadi di atas 100 kali setiap menitnya.

Yang menjadi faktor penyebab munculnya kondisi sinus aritmia sebenarnya masih belum diketahui dengan pasti. Sebagian besar penderitanya pun begitu jarang mengeluhkan masalah atau gejala khusus di bagian jantung, tidak seperti pada penyakit jantung lainnya. 

Walaupun begitu, terdapat beberapa hal atau faktor yang juga dapat mempengaruhi kemunculan dari kondisi sinus aritmia ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Salah satunya, pada sinus bradikardia bisa terjadi bagi mereka yang :

  • Rajin berolahraga. Kondisi fisik yang bugar menjadikan organ jantung tak perlu bekerja terlalu keras dalam memompa darah ke seluruh tubuh, maka denyut jantung menjadi lebih lambat.
  • Sedang menggunakan obat-obatan tertentu, yaitu seperti beberapa obat-obatan khusus untuk penyakit jantung serta pembuluh darah.
  • Mengalami gangguan berupa sumbatan jantung, kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia) serta sleep apnea.

Sedangkan, untuk kondisi sinus takikardia bisa dialami oleh seseorang yang mungkin sedang :

  • Berolahraga, ataupun mereka yang sedang melakukan aktivitas berat;
  • Merasakan rasa semangat, nyeri, ataupun perasaan cemas;
  • Sedang merasakan demam, hipoksia atau kekurangan oksigen, produksi hormon tiroid berlebihan atau disebut hipertiroidisme;
  • Mengonsumsi kafein;

Kondisi jantung Sinus aritmia biasanya bisa diketahui dengan tidak sengaja, yaitu saat dokter sedang melakukan pemeriksaan maupun mendiagnosis di saat pasien menyampaikan keluhan merasakan gangguan pada organ jantung.

Untuk mendiagnosis kondisi sinus aritmia, dokter dapat menggunakan salah satu metode yaitu adalah elektrokardiogram (EKG). Alat medis ini memiliki fungsi khusus dalam membaca sinyal kelistrikan organ jantung seseorang, yang kemudian nantinya segala kelainan atau bentuk gangguan yang berkaitan dengan irama jantung dapat diketahui.

Cara yang tepat dalam mengatasi kondisi sinus aritmia

Kondisi jantung yang disebut Sinus aritmia bukanlah merupakan jenis penyakit yang berbahaya dan memerlukan penanganan khusus. Kondisi sinus ini adalah salah satu pertanda ataupun gejala dari kondisi fisik yang mungkin saja normal terjadi. 

Hal ini bisa karena berbagai macam faktor, walaupun sebenarnya dalam beberapa kasus mungkin bisa menjadi gejala yang menunjukkan penyakit jantung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Apabila kondisi sinus ini dipengaruhi ataupun terjadi bersama dengan adanya penyakit jantung tertentu, dokter akan melakukan penanganan khusus. Tindakan penanganan yang dilakukanpun nantinya akan tergantung dengan jenis gangguan jantung yang mengakibatkan kondisi sinus aritmia tersebut.

Sinus aritmia biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu dilakukan pengobatan yang khusus. Pada sebagian besar kasus, penderita kondisi sinus aritmia juga tetap dapat menjalani hidup normal tanpa merasakan adanya gangguan khusus pada jantung. 

Walaupun demikian, disarankan untuk Anda guna memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala lain, misalnya sesak napas, nyeri di bagian dada, pusing, bahkan pingsan.

Yang perlu diketahui adalah bahwa kondisi Sinus aritmia bukan suatu kondisi yang harus dikhawatirkan. Akan tetapi, apabila nantinya lalu terjadi gejala-gejala yang mengganggu, segeralah konsultasikan ke dokter Anda. 

Disamping itu, usahakan untuk selalu menjaga kondisi kesehatan organ jantung, yaitu dengan rajin berolahraga serta rutin mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan mengandung gizi yang cukup, mulai dari sayur-sayuran hijau, gandum, alpukat, ikan, maupun biji-bijian.

34 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ferri FF. Atrial fibrillation. In: Ferri's Clinical Advisor 2019. Philadelphia, Pa.: Elsevier, 2019. https://www.clinicalkey.com.
Long QT syndrome. National Heart, Lung, and Blood Institute. https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/long-qt-syndrome.
Mehta D. Integrative medicine and cardiovascular disorders. Primary Care: Clinics in Office Practice. 2017;44:351.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app