Limfoma serebral primer - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: May 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.072.858 orang


Apa itu Limfoma Serebral Primer

Limfoma serebral primer adalah kanker langka yang dimulai di jaringan getah bening otak atau sumsum tulang belakang. Ia juga dikenal sebagai limfoma otak atau limfoma sistem saraf pusat.


Mengenai Limfoma Serebral Primer

Otak dan sumsum tulang belakang membentuk sistem saraf pusat (SSP). Sel yang disebut limfosit adalah bagian dari sistem getah bening dan dapat melakukan perjalanan melalui SSP.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Bayar di Alfamart!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Screen shot 2019 05 14 at 13.32.01

Ketika limfosit menjadi kanker mereka dapat menyebabkan kanker pada jaringan ini. Kanker ini disebut limfoma serebral primer ketika dimulai pada SSP. Itu juga bisa dimulai dari mata. Ketika menyebar ke otak itu disebut limfoma serebral sekunder.

Limfoma serebral primer adalah tumor yang sangat jarang sekali terjadi, terhitung 2,5% dari semua tumor otak yang mengalami limfoma jenis ini. Dalam arti bahwa tidak ada penyakit sistemik yang ada pada saat diagnosis yang membedakannya dari keterlibatan SSP dari limfoma sistemik (limfoma SSP sekunder).


Apa yang menyebabkan Limfoma Serebral Primer

Penyebab limfoma serebral primer tidak diketahui. Tetapi karena jaringan getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rusak berisiko lebih tinggi terkena kanker jenis ini. Itu juga dikaitkan dengan virus Epstein-Barr.

Infeksi HIV atau AIDS, serta disfungsi sistem kekebalan tubuh lainnya adalah faktor risiko lain pada berkembangnya Limfoma serebral primer. HIV dapat menyebar melalui kontak seksual, berbagi jarum suntik , atau darah dan produk darah yang terkontaminasi.

Tanpa pengobatan, virus menyerang dan menghancurkan sistem kekebalan tubuh.

Dalam Penyakit AIDS, sistem kekebalan tubuh melemah dan menjadi rentan terhadap berbagai infeksi dan kanker seperti limfoma serebral primer. Faktor risiko lain untuk mengembangkan limfoma serebral primer termasuk memiliki transplantasi organ, memiliki penyakit autoimun, atau menjadi lebih tua dari usia 50.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Semakin tua usia Anda, semakin rentan tubuh Anda terhadap penyakit ini.

Apa saja Gejala Limfoma serebral primer

Gejala Limfoma serebral primer primer meliputi: 1. perubahan penglihatan dan gangguan bicara 2. sakit kepala 3. mual dan muntah 4. sulit berjalan 5. kejang 6. perubahan kepribadian 7. kelumpuhan pada satu sisi tubuh

Tekanan intrakranial meningkat. Terkadang  limfoma dapat meningkatkan tekanan di tengkorak. Ini dapat menyebabkan sakit kepala, muntah dan masalah dengan penglihatan Anda. Ini mungkin terjadi karena pembengkakan atau penyumbatan yang disebabkan oleh tumor.


Bagaimana cara mencegah Limfoma Serebral Primer

    Dikarenakan penyakit ini merupakan salah satu jenis tumor yang jarang, maka tidak banyak pencegahan primer yang dapat dilakukan. Salah satu hal penting yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga pola hidup kita sehari-hari melalui konsumsi makanan yang sehat, istirahat yang cukup, serta aktivitas baik di dalam dan di laur ruangan.

Penyakit ini tidak memiliki alergen dan tumbuh melalui adanya kekacauan sistem imun dan gangguan kelenjar getah bening.

    Riwayat keluarga juga perlu di catat dan diperhatikan karena kondisi sel tumor terkait kelenjar getah bening di otak sangat rentan dengan mutasi genetik dari keluarga.


Bagaimana cara menangani Limfoma Serebral Primer ?

Limfoma serebral primer dapat meningkatkan tekanan di tengkorak atau tulang belakang. Bagi sebagian orang, ini dapat menyebabkan gejala yang memerlukan perawatan segera. Anda mungkin diberikan obat yang disebut steroid untuk mengurangi pembengkakan di sekitar limfoma.

Ini juga dapat mengecilkan limfoma untuk sementara waktu.

Anda biasanya mulai mengonsumsi steroid setelah menjalani biopsi. Seringkali Anda hanya akan meminumnya selama beberapa minggu, dan Anda mungkin dapat berhenti setelah Anda memulai kemoterapi.

Jarang sekali pembedahan dapat digunakan untuk mengurangi tekanan. Jika Anda memiliki kejang yang disebabkan oleh Limfoma serebral primer, Anda mungkin diberikan obat yang disebut anti-kejang untuk membantu mencegahnya.

Kemoterapi Kemoterapi menggunakan obat anti kanker (sitotoksik) untuk menghancurkan sel kanker ini merupakan pengobatan pertama untuk Limfoma serebral primer, dan biasanya diberikan dengan rituximab sebagai target terapi.

Metotreksat adalah obat kemoterapi yang paling umum untuk Limfoma serebral primer. Obat Ini dapat diberikan bersama dengan obat kemoterapi cytarabine atau thiotepa, atau dengan kedua obat ini. Seorang perawat biasanya akan memberikan kemoterapi Anda ke pembuluh darah (intravena).

Beberapa orang memiliki obat kemoterapi temozolomide dan procarbazine bersama dengan methotrexate dan rituximab. Anda dapat menggunakan temozolomide dan procarbazine sebagai tablet.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit