3 Derajat Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahannya

Dipublish tanggal: Des 13, 2019 Update terakhir: Apr 25, 2022 Waktu baca: 2 menit
3 Derajat Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahannya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Gejala luka bakar tingkat 1 meliputi kulit kemerahan dan tampak kering, terkadang penderita juga merasakan sakit dan perih di kulit yang terbakar;
  • Pada luka bakar derajat 2, kulit menjadi kemerahan, lecet, hingga melepuh. Pada beberapa kondisi, kulit menjadi lebih bengkak dan terasa sakit;
  • Derajat luka bakar tingkat 3 ditandai dengan kulit yang tampak lebih putih cenderung hangus. Para penderita juga mengalami mati rasa dan sakit yang cukup parah;
  • Hindari menggunakan es, pasta gigi, telur, maupun mentega untuk mengobati luka bakar karena hal ini justru akan memperparah kondisi luka bakar;
  • Klik untuk membeli obat kulit ke rumah Anda melalui HDMall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia dan bisa COD.

Luka bakar memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda, sehingga penanganannya pun berbeda. Jika luka bakarnya cukup ringan, maka sebetulnya Anda bisa mengobatinya sendiri di rumah. Namun kalau tergolong cukup luas dan parah, maka diperlukan penanganan medis secepatnya untuk mencegah infeksi. Lantas, bagaimana cara membedakan derajat luka bakar agar tak salah penanganan? Simak ulasannya berikut ini.

Sekilas tentang luka bakar

Luka bakar adalah rusaknya jaringan kulit yang menyebabkan luka terbuka hingga lepuhan. Tidak hanya karena terkena api, luka bakar juga bisa disebabkan oleh benda panas dan uap air.

Alat elektronik yang digunakan sehari-hari juga bisa memicu luka bakar jika Anda tidak berhati-hati saat menggunakannya. Luka bakar juga bisa disebabkan oleh bahan bahan kimia, cairan berbahaya, dan juga radiasi.

Baca juga: Mencegah Luka Bakar di Rumah dengan Cara Sederhana

Tingkat keparahan dan derajat luka bakar

Secara kasat mata, luka bakar menyebabkan kulit melepuh dan kemerahan. Selain itu, penderitanya juga akan mengalami rasa ngilu, nyeri dan sakit. 

Kulit penderita juga bisa membengkak dan berubah warna, bahkan beberapa kasus sampai tampak hangus. Segala kondisi ini disebabkan oleh seberapa parah dan penyebab luka bakar itu sendiri.

Tidak semua luka bakar bisa diobati sendiri di rumah. Sebaliknya, tidak semua kondisi kulit yang terbakar harus mendapatkan penanganan medis.

Hal ini karena penanganan luka bakar akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan derajatnya masing-masing. Semakin tinggi derajatnya, maka luka bakar tergolong kian parah dan harus segera diobati agar tidak infeksi.

Derajat luka bakar dibagi menjadi 3 tingkatan, yakni tingkat 1, 2, dan 3. Derajat kerusakan kulit ini dinilai dari tingkat keparahan dan kerusakan yang dialami oleh para penderita.

Berikut derajat luka bakar yang perlu Anda ketahui, antara lain: 

Derajat luka bakar tingkat 1

Luka bakar tingkat 1 disebut dengan superficial burn. Derajat luka bakar paling ringan ini cenderung tidak terlalu parah. Luka bakar hanya memengaruhi lapisan kulit bagian luar saja, sehingga efek sampingnya pun paling minim.

Gejala luka bakar tingkat 1 meliputi kulit kemerahan dan tampak kering. Terkadang, penderita juga merasakan sakit dan perih di kulit yang terbakar. Salah satu contoh luka bakar derajat 1 ini ialah luka bakar yang disebabkan oleh matahari. 

Derajat luka bakar tingkat 2

Luka bakar tingkat 2 disebut dengan superficial partial thickness burn. Luka bakar terjadi pada lapisan epidermis dan sebagian lapisan kulit yang lebih dalam. 

Secara kasat mata, kondisi luka bakar ini membuat kulit menjadi kemerahan, lecet, hingga melepuh. Pada beberapa kondisi, kulit menjadi lebih bengkak dan terasa sakit. Untuk mengatasi kondisi ini, bisa dilakukan berbagai tindakan tanpa harus melakukan operasi maupun bedah. 

Derajat luka bakar tingkat 3

Luka bakar tingkat 3 disebut juga dengan full thickness burn. Kondisi luka bakar mulai menyebabkan kerusakan pada lapisan epidermis, dermis, bahkan lebih dalam lagi.

Hal ini ditandai dengan kulit yang tampak lebih putih cenderung hangus. Para penderita juga mengalami mati rasa dan sakit yang cukup parah. Penanganan derajat luka bakar tingkat 3 bisa dilakukan dengan operasi maupun bedah. 

Setiap derajat luka bakar membutuhkan penanganna yang berbeda-beda. Pastikan pengobatannya dengan cara yang tepat. Hindari menggunakan es, pasta gigi, telur, maupun mentega untuk mengobati luka bakar karena hal ini justru akan memperparah kondisi luka bakar Anda.

Baca selengkapnya: Penanganan Luka Bakar Tak Boleh Sembarang, Ini Cara Tepatnya


25 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Peck MD. Prevention of fire and burn injuries. https://www.uptodate.com/contents/search.
Gauglitz GG, et al. Overview of the management of the severely burned patient. https://www.uptodate.com/contents/search.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Langkah awal mengatasi Luka Bakar agar Tidak Parah
Langkah awal mengatasi Luka Bakar agar Tidak Parah

Dengan semua penjelasan pastinya Anda jadi tahu apa yang mesti dilakukan ketika ada seseorang bahkan Anda sendiri mengalami luka bakar. Pertolongan pertama tersebut berguna untuk membuat luka tersebut tidak terlalu parah sehingga nantinya bisa cepat sembuh.

Buka di app