Doctor men
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI
Makanan dan Diet Sehat

5 Fakta Menarik Soal Kalori Makanan, Termasuk Arti Nol Kalori

Update terakhir: DEC 9, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.199.734 orang

5 Fakta Menarik Soal Kalori Makanan, Termasuk Arti Nol Kalori

Banyak orang menganggap kalori sebagai suatu hal yang buruk dan bisa menyebabkan kegemukan seperti halnya lemak. Karena alasan itulah, tidak sedikit orang yang rela membatasi asupan kalori agar berat badannya tidak cepat naik. Padahal faktanya, manusia tetap membutuhkan kalori untuk bisa bertahan hidup.

Setiap makanan atau minuman yang Anda konsumsi sudah pasti memgandung kalori, sekecil apa pun kadarnya. Tanpa asupan kalori yang cukup, tubuh tidak akan mampu beraktivitas secara optimal sehingga organ-organ tubuh semakin melemah. 

Agar tak lagi salah kaprah, simak berbagai fakta menarik seputar kalori makanan pada ulasan berikut ini.

Fakta unik tentang kalori makanan

1. Label "0 kalori” = tidak ada kalori?

Saat membeli makanan atau minuman, kebanyakan orang akan memilih produk yang jumlah kalorinya paling sedikit. Apalagi kalau yang tertulis "0 kalori", maka Anda tentu akan langsung membelinya tanpa harus berpikir panjang.

Anda mungkin mengira bahwa makanan atau minuman yang mengandung 0 kalori berarti tidak mengandung kalori sama sekali. Namun, apa benar begitu?

Meski tertulis "0 kalori" pada label kemasan, ternyata bukan berarti makanan atau minuman tersebut benar-benar terbebas dari kalori. Produk tersebut masih mengandung kalori, hanya saja jumlahnya sangat sedikit yakni kurang dari 5 kalori.

Ini merupakan hal yang wajar ketika produk makanan atau minuman yang kandungan kalorinya di bawah 5 kalori, tapi menuliskan "0 kalori" pada kemasannya.

2. Meski diam, tubuh tetap membakar kalori

Meski Anda sedang diam atau bahkan tidur, tubuh tetap akan melakukan pembakaran kalori. Hal ini karena tubuh tetap memerlukan energi untuk melakukan berbagai aktivitas basalnya, seperti mengalirkan darah, jantung berdenyut, bernapas, menghubungkan setiap saraf, dan kegiatan lainnya yang bergerak secara tidak sadar.

Jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh untuk menjalankan aktivitas basalnya disebut dengan Basal Metabolic Rate, atau disingkat BMR. Nilai BMR pada setiap orang berbeda-beda, tergantung pada berat badan, usia, komposisi tubuh, dan jenis kelamin.

3. Setiap sumber zat gizi memiliki kandungan kalori yang berbeda

Zat gizi makro yang diperlukan oleh tubuh dibagi menjadi 3 jenis yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Masing-masing dari zat gizi tersebut memiliki kandungan kalori yang berbeda di setiap gramnya.

Untuk 1 gram karbohidrat dan protein mengandung 4 kalori. Sementara lemak mengandung lebih banyak kalori, yaitu 9 kalori setiap gramnya.

Baca Juga: Makanan Sehat Rendah Lemak dan Kalori yang Baik untuk Diet

4. Mengurangi asupan kalori secara berlebihan akan membuat diet gagal

Memang, berat badan bisa turun secara bertahap dengan cara membatasi asupan kalori dari makanan. Akan tetapi, ini bukan berarti Anda boleh mengurangi asupan kalori secara berlebihan supaya berat badan turun dengan cepat.

Alih-alih menurunkan berat badan, tubuh malah akan menganggapnya sebagai sebuah ancaman. Akibatnya, proses pembakaran kalori dalam tubuh justru akan dikurangi untuk menghemat energi. 

Tubuh akan menggunakan energi dari otot sehingga massa otot menjadi menurun. Kondisi seperti ini akan membuat sistem metabolisme menjadi melambat dan mengakiabtakn berat badan sulit turun. 

Jadi, cara yang benar adalah dengan mengurangi asupan kalori sedikit demi sedikit dari biasanya. Hal ini bertujuan agar tubuh Anda tidak 'kaget' dan sistem metabolisme tetap bisa berjalan lancar.

Diet yang benar adalah dengan mengurangi asupan kalori lebih sedikit dari biasanya agar sistem metabolisme bisa tetap berjalan lancar.

5. Makanan ringan ternyata mengandung kalori yang tidak ringan

Meskipun namanya makanan ringan, ternyata kandungan kalori di dalamnya tidak selalu ringan alias sedikit.Pada umumnya, snack mengandung 200 kalori atau setara dengan 10-15% kebutuhan kalori setiap hari.

Untuk mengetahui lebih jelasnya, pastikan untuk selalu membaca informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan.

Baca Selengkapnya: Inilah 3 Cara Menghitung Jumlah Kalori yang Sebenarnya Pada Kemasan Snack

Cara diet kalori yang benar

Diet kalori menjadi salah satu cara terbaik untuk membantu menurunkan berat badan secara efektif. Namun, diet ini harus dilakukan dengan benar dan hati-hati agar tubuh tidak kehilangan tenaga. 

Kunci utamanya adalah hitung jumlah kalori harian yang diperlukan oleh tubuh Anda. Misalnya, jumlah kalori yang diperlukan oleh wanita dewasa berkisar antara 1800-2000 kalori perhari. 

Baca Selengkapnya: Sedang Diet? Begini Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian Anda

Supaya berat badan cepat turun, turunkan asupan kalori sedikit demi sedikit setidaknya kurang dari 2000 kalori setiap hari. Awalnya memang terlihat mudah, namun untuk menjalankan diet ini butuh niat dan konsistensi yang kuat.

Kalori sangat diperlukan oleh tubuh untuk memproduksi energi. Jika asupannya berkurang, hal ini bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah. Begitu pula jika berlebihan, maka jangan heran bila berat badan melonjak dengan cepat. Karena itu, cukupi asupan kalori sesuai dengan porsinya agar kondisi badan Anda tetap terjaga. 


Referensi

Prevention. 8 Things You Don't Know About Calories. (https://www.prevention.com/food-nutrition/healthy-eating/a20437487/calorie-confusion/). 12 Desember 2011.

Medical News Today. How Many Calories Do You Need? (https://www.medicalnewstoday.com/articles/263028.php). 13 Desember 2017.

Berkeley Wellness University of California. 7 Must-Know Calorie Facts. (https://www.berkeleywellness.com/healthy-eating/diet-weight-loss/slideshow/7-must-know-calorie-facts).

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit