Sering Terlewatkan, Waspadai Gejala Kutil Kemaluan

Dipublish tanggal: Nov 7, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 2 menit
Sering Terlewatkan, Waspadai Gejala Kutil Kemaluan

Munculnya kutil kelamin sering kali tak disadari penderitanya. Pasalnya, jenis kutil ini berukuran sangat kecil dan cenderung tidak kasat mata. Terlebih lagi, gejalanya cukup mirip dengan penyakit sepele lainnya sehingga sering kali terlewatkan. Lantas, bagaimana cara mengetahui ciri-ciri dan gejala kutil kelamin? Berikut ulasan lengkapnya. 

Mengenal tentang kutil kelamin

Kutil kelamin adalah jenis kulit yang cukup berbahaya, biasanya ditemukan di daerah kemaluan. Jika kutil lain bisa menyebar setelah seseorang memegang kulit yang terinfeksi, maka kutil kelamin dapat menyebar melalui hubungan seksual. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES PREGNANCY & BREAST FEEDING GOLD 60CAP 1 BOTOL via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy breast feeding gold 60 1

Kutil kelamin memiliki ukuran yang sangat kecil dan tidak bisa dilihat secara kasat mata. Munculnya kutil di daerah kemaluan ditandai dengan rasa gatal, perih, dan panas yang sangat menganggu. Pada kondisi yang cukup parah, kutil kelamin juga bisa menyebabkan perdarahan saat sedang melakukan hubungan seksual. 

Kutil pada umumnya bukanlah suatu bahaya yang harus dikhawatikan, tapi hal ini tidak berlaku pada kutil kelamin. Bila tidak segera ditangani, kutil kelamin bisa memicu berbagai kompilikasi lain yang sangat berbahaya bagi tubuh. 

Berikut ialah komplikasi yang dapat terjadi dari adanya kutil kelamin:

  • Mengalami gangguan pada saat kehamilan 
  • Bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker di daerah kemaluan
  • Pada ibu hamil, bayi bisa mengalami risiko terkena kutil di daerah tenggorokan. 

Apa penyebab kutil kelamin?

Kutil kelamin disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) yang menyerang kelamin. Penyakit ini mengintai orang-orang yang aktif berhubungan seksual, apalagi yang melakukan seks tidak aman alias tidak pakai kondom. 

Selain itu, ada faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kutil kelamin, antara lain: 

  • Memiliki riwayat penyakit seksual saat masih kecil
  • Sedang hamil
  • Memiliki sistem pertahanan tubuh yang lemah 
  • Pernah menderita penyakit kelamin lainnya
  • Aktif melakukan hubungan seksual di usia yang relatif muda
  • Punya kebiasaan merokok
  • Melakukan seks bebas dengan pasangan yang tidak diketahui riwayat seksualnya

Baca Selengkapnya: Mudah Sekali Menular, dari Mana Penyebab Kutil Kelamin Berasal?

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Apa tanda dan gejala kutil kelamin?

Bentuk kutil kelamin umumnya sangat kecil, tapi terkadang bisa terlihat. Gejala kutil kelamin yang paling umum meliputi munculnya rasa gatal, tidak nyaman, nyeri, dan panas hingga sensasi terbakar di kemaluan.

Pada pria, gejala kutil kelamin bisa ditemukan di area:

  • Batang atau ujung penis
  • Kantung buah zakar
  • Selangkangan
  • Paha bagian atas
  • Sekitar atau di dalam anus

Sedangkan pada wanita, kutil kelamin dapat muncul pada:

  • Dinding vagina
  • Vulva (bagian luar vagina)
  • Daerah antara vagina dan anus (perineum)
  • Di dalam vagina atau di dalam anus
  • Leher rahim

Karena seringnya tak terlihat secara kasat mata, segera konsultasikan ke dokter bila Anda mencurigai gejala kutil kelamin. Dokter biasanya melakukan sejumlah pemeriksan untuk memastikan gejalanya dan keberadaan kutil kelamin, baik dengan kolposkopi, tes HPV DNA, hingga pap smear pada wanita. 

Baca Juga: Kiat-Kiat yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Kutil Kelamin

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Genital warts: Overview. American Academy of Dermatology. (Accessed via: https://www.aad.org/public/diseases/a-z/genital-warts-overview)
Grennan D. Genital Warts. JAMA. 2019;321(5):520. doi:10.1001/jama.2018.20181. JAMA Network. (Accessed via: https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2724027)
Yanofsky, V. R., Patel, R. V., & Goldenberg, G. (2012). Genital warts: a comprehensive review. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 5(6), 25–36. National Center for Biotechnology Information. (Accessed via: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3390234/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app