Kutil - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 7, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 990.403 orang

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kutil. Ya, masalah kesehatan kulit ini memang cukup umum terjadi dan tidak begitu asing di masyarakat. Ditandai dengan adanya benjolan kecil dengan tekstur kasar di permukaan kulit, masalah kulit yang satu ini diketahui diakibatkan karena HPV atau Human Papilloma Virus.

Virus tersebut menyerang kulit lalu mengakibatkan keratin atau protein keras diproduksi secara pesat hingga akhirnya melebihi jumlah keratin yang diperlukan oleh tubuh. Nah, kelebihan keratin ini lah yang kemudian menumpuk pada bagian atas kulit hingga membentuk suatu benjolan kecil yang dikenal dengan sebutan kutil.

Bagaimana penyakit ini menular?

Perlu diketahui jika masalah kesehatan yang satu ini merupakan jenis yang menular. Dan virus yang menyebabkan munculnya masalah ini pun bisa menular dengan sangat mudah.

Seseorang dapat tertular kondisi ini saat ia bersentuhan secara langsung dengan kulit orang lain yang menderita masalah kulit tersebut. Selain itu, kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi oleh HPV juga bisa menyebabkan penularan.

Meskipun demikian, tak semua yang kontak langsung dengan virus tersebut bisa terkena gejala kutil. Hal tersebut karena setiap orang memiliki kekebalan tubuh yang berbeda dan mereka dengan kekebalan tubuh yang baik tentu tidak akan bermasalah dengan virus ini.

Tetapi, mereka dengan masalah imunitas yang rendah misalnya penderita HIV/AIDS serta mereka yang belum lama menjalani transplantasi organ sangat rentan untuk tertular masalah kesehatan yang satu ini. Bukan hanya itu, remaja dan anak-anak juga disebut-sebut rentan untuk terjangkit kutil.

Bagaimana gejalanya?

Biasanya masalah kulit ini muncul dengan tanda benjolan yang menonjol ke atas dan mempunyai permukaan yang kasar. Bukan hanya ditandai dengan bulatan yang kasar saja, biasanya ada juga yang terlihat tipis dan memanjang.

Masalah kulit ini juga bisa muncul di telapak kaki menyerupai lubang di tengah yang dikelilingi kulit keras.

Diameter dari gejala kutil ini biasanya ada pada kisaran 0,1 senti sampai 1 sentimeter. Gejala ini dapat muncul di bawah permukaan kaki atau pun di tangan. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan jika masalah kulit ini muncul di bagian lain di permukaan kulit.

Masalah kesehatan ini bukanlah suatu kondisi yang bersifat kanker. Tampilan dari masalah kesehatan ini mungkin juga sedikit sulit untuk dibedakan dengan masalah kesehatan kulit lainnya. Karena itu, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter jika melihat gejala seperti ini agar dapat segera didiagnosis dan ditangani.

Bagaimana cara mengatasinya?

Sebenarnya kebanyakan kasus kutil dapat disembuhkan dengan sendirinya, akan tetapi ada baiknya untuk tetap melakukan langkah-langkah pengobatan untuk membantu mengatasi masalah ini. Apalagi jika masalah ini sudah mulai menyebar ke area tubuh lainnya, menyebabkan rasa sakit hingga pendarahan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi kutil? Salah satu cara terbaik untuk membantu penyembuhan adalah dengan mengoleskan obat berupa plester atau salep dengan kandungan asam salisilat. Plester serta salep semacam ini biasanya dijual di apotek tanpa perlu resep dokter, jadi Anda bisa membelinya sendiri.

Dengan melakukan hal tersebut di atas, diharapkan proses penyembuhan bisa menjadi lebih cepat. Selain itu, ada juga metode pengobatan dengan menempelkan pita perekat. Namun, sampai saat ini masih belum ditemukan bukti yang konkrit soal keberhasilan dari metode ini.

Selanjutnya, jika ternyata masalah kesehatan kulit ini masih belum juga sembuh padahal sudah dilakukan pengobatan sendiri seperti di atas, sangat disarankan untuk segera menemui dokter dan mendapatkan pengobatan terkait masalah tersebut.

Jika berkonsultasi ke dokter, Anda bisa menemukan berbagai metode yang akan dijalani oleh dokter demi kesembuhan dari masalah kulit tersebut. Beberapa metode yang dilakukan bisa meliputi pemberian krim kulit yang memiliki kandungan lebih kuat.

Selain itu, bisa juda dijalani metode Cryotherapy atau metode pembekuan kulit dengan menggunakan nitrogen. Biasanya untuk penggunaaan terapi ini akan dilakukan pembekuan pada bagian kulit yang terinveksi atau terjangkit virus.

Terakhir, penggunaan terapi laser juga bisa dilakukan. Demikian informasi mengenai cara mengatasi kutil, semoga bermanfaat!

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit