Eye Floaters - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 18, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Eye floaters merupakan kondisi pada mata dimana terdapat munculnya bintik-bintik hitam atau abu-abu, atau seperti sarang laba-laba yang melayang ketika Anda menggerakkan mata Anda.

Eye floaters mungkin akan muncul ketika Anda melihat sesuatu yang cerah, seperti kertas putih atau langit biru. Anda mungkin akan terganggu dengan adanya eye floaters, tetapi kondisi ini seharusnya tidak mengganggu pandangan penglihatan Anda.

Sebagian besar eye floaters disebabkan oleh perubahan terkait usia yang terjadi karena zat seperti jeli (cairan vitreous) di dalam mata Anda menjadi lebih cair. Serat mikroskopis di dalam vitreous cenderung menggumpal dan dapat memberikan bayangan kecil pada retina Anda. Bayangan yang Anda lihat disebut floaters.

Jika Anda memiliki jumlah eye floaters yang banyak, maka kondisi tersebut bisa membuat bayangan penglihatan Anda sedikit kabur. Tetapi eye floaters cenderung terjadi hanya pada jenis cahaya tertentu.

Jika Anda tiba-tiba melihat peningkatan floaters di mata Anda, hubungi spesialis mata segera, terutama jika Anda juga melihat cahaya berkedip atau kehilangan penglihatan tepi Anda. Kondisi ini bisa menjadi suatu gejala darurat yang membutuhkan pengobatan yang segera.

Apa penyebab dari eye floaters?

Sebagian besar floaters adalah flek kecil dari protein yang disebut kolagen. Kolaen adalah bagian dari zat seperti gel di belakang mata Anda yang disebut cairan vitreous.

Seiring bertambahnya usia, serat-serat protein yang membentuk cairan vitreus menyusut menjadi serpihan-serpihan kecil yang menyatu. Eye floaters dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi biasanya terjadi antara usia 50 hingga 75. Anda lebih mungkin mengalami eye floaters jika Anda rabun jauh atau pernah menjalani operasi katarak.

Eye floaters juga dapat disebabkan dari beberapa kondisi seperti berikut:

Gangguan mata serius yang terkait dengan floaters termasuk:

  • Retina yang terlepas
  • Retina robek
  • Pendarahan dalam cairan vitreous Anda
  • Peradangan pada vitreous atau retina yang disebabkan oleh infeksi atau kondisi autoimun
  • Tumor mata

Tanda dan gejala dari eye floaters

Gejala-gejala dari eye floaters mungkin termasuk:

  • Bentuk kecil dalam penglihatan Anda yang tampak sebagai bintik-bintik gelap atau menonjol
  • Bintik-bintik yang bergerak ketika Anda menggerakkan mata Anda, jadi ketika Anda mencoba melihatnya, floaters tersebut dapat bergerak cepat keluar dari bidang penglihatan Anda
  • Bintik-bintik yang paling terlihat ketika Anda melihat latar belakang yang cerah polos, seperti langit biru atau dinding putih
  • Bentuk kecil atau seperti tali yang akhirnya mengendap dan keluar dari garis penglihatan

Bagaimana cara mencegah terjadinya eye floaters?

Meskipun beberapa penyakit mata tidak dapat dicegah, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk melindungi penglihatan Anda dan menjaga kesehatan mata Anda.

  • Melakukan pemeriksaan mata yang rutin
  • Menjaga pola makan yang sehat
  • Minumlah lebih banyak airMenggunakan kacamata pelindung
  • Istirahatkan mata Anda

Bagaimana cara mengobati eye floaters?

Diagnosis

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan mata secara lengkap termasuk pelebaran mata untuk melihat bagian belakang mata Anda dengan baik dan cairan vitreous untuk menentukan penyebab floaters pada mata Anda.

Pengobatan

Apapun penyebab floaters, seperti pendarahan akibat diabetes atau peradangan, akan dapat diobati. Namun, kebanyakan eye floaters tidak memerlukan pengobatan khusus.

Jika eye floaters pada mata Anda merusak atau mengganggu penglihatan, Anda dan dokter mata Anda mungkin akan mempertimbangkan untuk dilakukannya suatu pengobatan. Opsi pengobatan pada eye floaters dapat meliputi:

  • Pembedahan untuk mengangkat cairan vitreous. Dokter mata akan mengeluarkan cairan vitreus melalui sayatan kecil (vitrektomi) dan menggantinya dengan cairan lain untuk membantu mata Anda mempertahankan bentuknya. Operasi mungkin tidak dapat menghilangkan semua floaters, dan floaters baru dapat berkembang setelah dilakukan operasi. Risiko vitrektomi meliputi perdarahan dan robekan pada retina.
  • Menggunakan laser untuk menghancurkan floaters. Seorang dokter spesialis mata dapat menggunakan laser khusus pada floaters di vitreous, yang dapat memecah floaters dan membuatnya berkurang. Risiko menggunakan terapi laser termasuk kerusakan pada retina Anda jika laser diarahkan dengan tidak benar. Operasi laser untuk mengobati floaters umumnya jarang digunakan.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Holland, K. Healthline (2016). What Causes Eye Floaters? (https://www.healthline.com/health/eye-floaters)
Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Eye Floaters. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eye-floaters/symptoms-causes/syc-20372346)
NHS Choices UK (2017). Health A-Z. Floaters and Flashes in the Eyes. (https://www.nhs.uk/conditions/floaters-and-flashes-in-the-eyes/)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app