Yucca: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Mei 16, 2019 Update terakhir: Jan 18, 2020 Waktu baca: 3 menit

Yucca merupakan tanaman semak yang berasal dari Amerika Tengah. Tanaman tersebut merupakan tanaman tahunan dan telah digunakan oleh penduduk Amerika untuk membuat tali dan keranjang selama berabad-abad. Yucca merupakan tanaman  dengan daun runcing, kaku, dan berbentuk seperti pedang.

Selama berabad-abad, tanaman yucca telah digunakan oleh orang Indian Amerika karena memiliki berbagai manfaat termasuk serat tanaman yucca yang digunakan untuk tali, sandal, dan kain. Orang Indian biasanya mengolah tanaman yucca dengan merebus dan memanggang buah-buahan, memakan bunga, mengunyah daun mentah dan memfermentasi buah-buahan untuk menghasilkan minuman untuk proses ritual.

Yucca menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan dan sering digunakan sebagai obat-obatan. Akar tanaman yang tidak berbunga dari tanaman tersebut biasanya digunakan untuk membuat obat.

Bagian dari tanaman yucca juga dapat dimasukkan ke dalam makanan. Tanaman tersebut dapat digunakan secara topikal untuk merawat kondisi kulit atau luka. Saat ini tanaman yucca paling sering digunakan sebagai suplemen.

Manfaat Yucca

Yucca biasanya digunakan untuk mengatasi masalah osteoartritis, pembengkakan, kekakuan sendi, tekanan darah tinggi, sakit kepala migrain, radang usus (kolitis), kolesterol tinggi, gangguan lambung, diabetes, sirkulasi yang buruk, dan gangguan hati dan kandung empedu.

Stres oksidatif (sejenis ketidakseimbangan dalam sel ) dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh kita. Seiring waktu, hal tersebut dapat berkontribusi pada penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, gagal jantung, dan kondisi peradangan. Terdapat bukti bahwa senyawa dalam tanaman yucca, termasuk antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif.

Yucca mengandung vitamin C dan antioksidan dalam jumlah tinggi, yang keduanya dapat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh. Vitamin C dapat merangsang produksi dan aktivitas sel darah putih, yang melawan infeksi dan virus. Antioksidan yang terkandung di dalam yucca dapat melindungi tubuh dari mutasi sel dan kerusakan dari molekul destruktif yang disebut radikal bebas.

Beberapa orang mengoleskan ekstrak tanaman yucca langsung ke kulit untuk mengatasi luka, penyakit kulit, pendarahan, keseleo, nyeri sendi, kebotakan, dan ketombe.

Dalam produksi pabrik, ekstrak yucca biasanya digunakan sebagai agen pembusa dan penyedap dalam minuman berkarbonasi. Banyak senyawa dari yucca telah digunakan dalam pembuatan obat-obatan baru.

Dosis Yucca

Dosis yucca yang tepat tergantung pada beberapa faktor seperti usia pengguna, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Pada saat ini tidak ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yucca yang tepat. Perlu diingat bahwa produk alami tidak selalu aman dan penggunaan dosis bisa menjadi sangat penting. Pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan pada label produk dan konsultasikan dengan apoteker atau dokter atau profesional kesehatan lainnya sebelum menggunakannya. Jangan pernah mengkonsumsi lebih dari yang disarankan oleh dokter.

Efek Samping Yucca

Suplemen Yucca kadang-kadang dapat menyebabkan efek samping, termasuk:

Masih tidak cukup diketahui tentang keamanan mengkonsumsi yucca melalui mulut/ oral dalam jangka panjang atau menerapkan ekstrak tanaman yucca pada kulit.

Namun saat ini telah diketahui bahwa tidak disarankan untuk mengonsumsi yucca selama lebih dari tiga bulan secara berturut-turut. Hal tersebut dapat mengganggu penyerapan tubuh dari vitamin yang larut dalam lemak.

Interaksi Yucca dengan Obat Lain

Sampai saat ini tidak masih diketahui secara pasti interaksi tanaman yucca dengan penggunaan obat-obatan lain. Namun sebelum mengkonsumsi suplemen yucca sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu ke dokter jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan lain. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya interaksi yang tidak diinginkan.

Perhatian

  • Kehamilan dan menyusui: Tidak ada informasi yang cukup dapat diandalkan tentang keamanan mengkonsumsi yucca pada saat hamil atau menyusui. Namun agar lebih aman sebaiknya jangan mengkonsumsi suplemen yucca kecuali terdapat saran dan anjuran dari dokter.
  • Hindari penggunaan suplemen yucca jika Anda memiliki alergi terhadap tanaman tersebut atau terhadap suplemen lainnya.

Sebelum Anda menggunakan suplemen yucca ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau profesional kesehatan lainnya mengenai manfaat dan efek samping penggunaan dari tanaman herbal tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi dari penggunaannya.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app