Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

​​Dexketoprofen​: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: NOV 12, 2019 Tinjau pada NOV 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.765.827 orang

Apa itu Dexketoprofen?

Dexketoprofen merupakan turunan asam propionate yang memiliki sifat analgesik (anti nyeri), anti inflamasi (anti radang), dan anti piretik (penurun panas). Dexketoprofen ini merupakan obat golongan NSAIDs (Non Steroid Anti Inflammation Drugs) yang dapat meredakan nyeri ringan hingga sedang.

Dexketoprofen ini dikembangkan dari molekul ketoprofen, merupakan isomer ketoprofen. Bentuk sediaan yang dexketoprofen ini berupa tablet. Obat ini dapat bekerja dengan onset kerja sekitar 30 menit. Dexketoprofen ini disarankan untuk diminum pada saat perut kosong.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Dexketoprofen dapat diminum 30 menit sebelum makan terutama apabila obat ini digunakan untuk menghilangkan rasa sakit akut dengan cepat.

Cara kerja Dexketoprofen

Dexketoprofen memiliki mekanisme cara kerja yang sama dengan golongan NSAID yang lain. Golongan NSAID bekerja dengan menghalangi enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2). Enzim ini membantu membuat mediator inflamasi dalam tubuh yang disebut prostaglandin.

Prostaglandin ini akan diproduksi pada tempat-tempat yang mengalami cedera atau kerusakan dan menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Ketika efek enzim COX di block, maka jumlah prostaglandin yang diproduksi akan berkurang yang berarti rasa sakit dan peradangan berkurang.

Lebih spesifiknya, COX-2 lah yang menghasilkan prostaglandin, sedangkan COX-1 berada alami dalam tubuh yaitu berfungsi untuk melapisi lambung. Dikarenakan asam mefenamat adalah golongan NSAID non selektif, sehingga menghambat COX-1 dan COX-2. Hal ini mengakibatkan Dexketoprofen memiliki efek samping terhadap gastrointestinal.

 Manfaat dan efek samping Dexketoprofen                           

Dexketoprofen bermanfaat dalam meredakan nyeri ringan hingga sedang. Dexketoprofen juga sama seperti obat lain yang memiliki potensi menimbulkan efek samping. 

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh dexketoprofen adalah mual, muntah, gangguan pada saluran pencernaan, diare, luka pada lambung, mulut kering, perut kembung, sakit kepala, pusing, mengantuk, insomnia, gangguan pada tekanan darah, ruam, kelelahan, kelemasan, jerawat, gangguan menstruasi, gangguan prostat, reaksi sensitif terhadap cahaya, dan adapula efek samping yang dapat berpotensi fatal seperti syok anafilaktik (reaksi alergi berat), sindrom steven-johnson (kelainan serius pada kulit) dan pengelupasan epidermis (nekrolisis epidermal toksis).

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Dosis penggunaan Dexketoprofen

Dosis dexketoprofen yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang untuk orang dewasa adalah 12,5 mg tiap 4-6 jam atau 25 mg tiap 8 jam dengan maksimum dosis yang diberikan 75 mg/hari.

Untuk usia yang lebih tua (>60 tahun), dosis awal yang digunakan tidak boleh melebihi 50 mg/hari dan dapat ditingkatkan dosisnya berdasarkan penerimaan populasi pada umumnya apabila dapat ditoleransi dengan baik. Dosis yang digunakan dapat berubah sesuai dengan instruksi dokter. 

Apabila pasien memiliki gangguan ringan pada ginjal, dosis yang diberikan disesuaikan dengan mengurangi dosis awal menjadi 50 mg/hari dan obat dexketoprofen ini disarankan untuk tidak digunakan pada gangguan ginjal sedang hingga berat.

Untuk pasien yang memiliki gangguan hati ringan hingga sedang, dexketoprofen yang diberikan harus dikurangi dosisnya menjadi 50 mg/hari dan obat ini disarankan untuk tidak digunakan apabila gangguan hati yang di terima termasuk gangguan yang berat.

Kontraindikasi Dexketoprofen

Dexketoprofen dikontraindikasikan untuk pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap obat ini atau NSAIDs lainnya. Pasien dengan riwayat serangan asma, bronkospasme, rhinitis alergi. Pasien yang memiliki gangguan pencernaan aktif, radang usus, gagal jantung berat, gangguan hati berat, gangguan ginjal sedang hingga berat, gangguan pengendapan darah, kehamilan dan lakton.

Interaksi Dexketoprofen

Dexketoprofen ini dapat berinteraksi apabila digunakan bersamaan dengan obat NSAIDs lainnya, salisilat, antikoagulan (misalnya warfarin, heparin) atau kortikosteroid karena dapat meningkatkan risiko perdarahan dan penggunaan kombinasi tidak dianjurkan, dapat meningkatkan efek toksik dari hidantoin dan sulfonamide. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Apabila digunakan bersamaan dengan obat siklosporin dan takrolimus, interaksi yang terjadi adalah dapat memperburuk fungsi ginjal. Dexketoprofen yang diberikan bersamaan dengan sulfonilurea dapat meningkatkan efek hipoglikemik (penurunan kadar gula darah).

Probenesid dapat meningkatkan konsentrasi plasma dari obat Dexketoprofen. Interaksi yang berpotensi fatal adalah NSAIDs dapat meningkatkan tingkat lithium darah dan meningkatkan toksisitas hematologis metotreksat.

Penyimpanan Dexketoprofen

Dexketoprofen ini dapat disimpan pada suhu dibawah 30oC dan hindari dari sinar matahari langsung.


Referensi

Allen, H. Patient (2017). Dexketoprofen for Pain.

BPOM RI (2018). Cek BPOM. Dexketoprofen.

Electronic Medicines Compendium (2018). Keral 25mg Film-Coated Tablets.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp