Denyut Jantung Tidak Nornal - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 400.710 orang

Heart Flutter atau Atrial Flutter (AFL) adalah tipe denyut jantung yang tidak normal atau aritmia. Atrial flutter terjadi ketika ruang paling atas pada jantung Anda berdenyut terlalu cepat. 

Saat ruang pada bagian atas jantung Anda (atria) berdenyut terlalu cepat daripada jantung bagian bawah (ventrikel), dapat menyebabkan irama denyut jantung tidak sinkron. Atrial flutter merupakan kondisi yang mirip dengan atrial fibrillation.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. GRATIS ongkir untuk minimal pembelanjaan Rp50.000!

Apa gejala atrial flutter?

Biasanya, penderita AFL tidak merasakan hatinya berdenyut tak teratur. Gejala yang terjadi merupakan manifestasi. Hal tersebut antara lain:

  • Denyut jantung yang cepat
  • Nafas yang pedek
  • Merasa lemas atau pingsan
  • Tekanan atau sesak di dada
  • Pusing atau lemas
  • Palpitasi jantung
  • Kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari karena kelelahan

Stres juga dapat meningkatkan denyut jantung dan dapat memperburuk gejala atrial flutter. Gejala atrial flutter di atas juga umum pada kondisi lainnya. Mengalami salah satu atau lebih dari banyak gejala di atas tidak selalu merupakan tanda atrial fluttler. Gejala yang terjadi biasanya berlangsung selama beberapa hari, bahkan minggu.

Apa yang menyebabkan atrial flutter?

Alat pacu jantung alami (noda sinus) mengontrol jantung Anda. Noda sinus terletak pada atrium kanan. Noda sinus mengirimkan sinyal elektrik pada kedua atrium, kanan dan kiri. Sinyal membuat jantung bagian mengetahui kapan dan bagaimana harus berkontraksi. 

Saat Anda menderita atrial flutter, noda sinus mengirimkan sinyal elektrik, tapi bagian dari sinyal bergerak pada jalur kontinyu yang berulang di sekitar atrium kanan. Hal ini menyebabkan atrium berkontraksi secara cepat, yang menyebabkan atria berdenyut lebih cepat dari ventrikel. 

Denyut jantung normal adalah antara 60 hingga 100 denyut per menit. Penderita atrial flutter memiliki denyut jantung 250 hingga 300 denyut per menit. Beberapa hal yang menyebabkan atrial flutter antara lain:

Penyakit arteri koroner
Penyakit jantung adalah penyebab utama atrial flutter. Penyakit arteri koroner terjadi saat arteri pada jantung terhalang oleh plak. Kolesterol dan lemak yang menempel pada dinding arteri dapat menyebabkan plak. 

Plak dapat memperlambat dan mencegah sirkulasi darah. Sirkulasi darah yang tidak lancara dapat manyebabkan kerusakan pada otot jantung, ruang pada jantung, dan pembuluh darah.

Operasi jantung terbuka
Operasi jantung terbuka dapat menyebabkan luka pada jantung, yang dapat mengacaukan sinyal elektrik, yang dapat menyebabkan atrial flutter.

Siapa saja yang berisiko atrial flutter?

Faktor risiko atrial flutter antara lain pengobatan tertentu, kondisi tubuh, dan pilihan gaya hidup. Orang-orang yang berisiko atrial flutter cenderung:

  • Merokok
  • Memiliki penyakit jantung
  • Pernah mengalami serangan jantung
  • Memiliki tekanan darah yang tinggi
  • Memiliki kondisi katup jantung yang tak normal
  • Memiliki penyakit paru-paru
  • Mengalami stres atau gejala kecemasan
  • Mengonsumsi pil diet atau obat tertentu lainnya
  • Alkoholis atau meminum banyak minuman keras secara sering
  • Pernah menjalani operasi
  • Memiliki diabetes

Bagaimana atrial flutter didiagnosis?

Dokter akan mencurigai atrial flutter jika denyut jantung Anda pada saat istirahat lebih dari 100 denyut per menit. Riwayat keluarga Anda merupakan informasi yang penting saat dokter mencoba untuk mendiagnosis atrial flutter. 

Riwayat penyakit jantung, masalah kecemasan, dan tekanan darah yang tinggi dapat mempengaruhi risiko Anda. Dokter pribadi Anda dapat mendiagnosis atrial flutter. Anda juga mungkin dirujuk ke kardiologis untuk pemeriksaan.

Beberapa pemeriksaan yang digunakan untuk mendiagnosa dan mengkonfirmasi atrial flutter antara lain:

  • Echocardiograms menggunakan ultrasound untuk mengukur aliran darah melalui jantung dan pembuluh darah.
  • Electrocardiograms merekam pola elektrik jantung Anda.
  • Studi EP (electrofisiology) adalah cara invasif untuk merekan irama jantung. Kateter yang dimasukkan ke dalam arteri melalui lipatan paha menuju jantung Anda. Elektroda kemudian dimasukkan untuk memonitor denyut jantung pada daerah yang berbeda.

Bagaimana cara mengobati atrial flutter?

Tujuan utama dokter adalah untuk mengembalikan denyut jantung Anda menjadi normal. Pengobatan tergantung seberapa parah kondisi Anda. Beberapa masalah kesehatan dapat mempengaruhi pengobatan atrial flutter.

Obat
Obat dapat memperlambat atau mengatur denyut jantung Anda. Obat tertentu memerlukan Anda untuk opname agar tubuh terbiasa.

Operasi
Operasi ablasi dilakukan saat atrial flutter tidak dapat dikontrol dengan obat.

Terapi alternatif

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit