Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Dahak Berdarah - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: OCT 21, 2019 Tinjau pada OCT 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.623.276 orang

Dahak atau lendir merupakan campuran ludah dan mukus yang keluar ketika batuk. Dahak berdarah muncul ketika dahak terdapat bercak darah. Bercak darah berasal dari suatu tempat dalam saluran pernapasan di dalam tubuh Anda. Saluran pernapasan tersebut terdiri dari mulut, hidung, tenggorokan, paru-paru dan saluran dari hidung menuju paru-paru.

Terkadang dahak berdarah merupakan gejala dari kondisi medis yang serius. Namun dahak berdarah relatif umum terjadi dan bukan penyebab dari kondisi yang perlu penanganan segera.

Penyebab

Penyebab umum terjadinya dahak berdarah yaitu batuk berat berkepanjangan, bronkitis, mimisan dan infeksi dada lainnya. Sementara penyebab seriusnya adalah:

  • Kanker tenggorokan atau paru-paru;
  • Pneumonia;
  • Emboli paru-paru, penggumpalan darah pada paru-paru;
  • Edema paru-paru, terdapat cairan pada paru-paru;
  • Aspirasi paru-paru, menghirup zat asing ke dalam paru-paru;
  • Cystic fibrosis, gangguan pada kelenjar eksokrin dan menyebabkan produksi berlebih pada mukus;
  • Infeksi tertentu seperti tuberkulosis;
  • Mengkonsumsi antikoagulan untuk mencegah penggumpalan darah;
  • Trauma pada sistem pernapasan.
  • TB paru

Pada anak-anak kemungkinan penyebabnya adalah infeksi pada sistem pernapasan bawah dan menghirup benda asing.

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami hal-hal berikut:

  • Terdapat bercak darah setiap batuk;
  • Nafas pendek atau sulit bernafas;
  • Merasa lemas;
  • Pusing;
  • Berkeringat;
  • Detak jantung lebih cepat;
  • Kehilangan berat badan tanpa tahu penyebabnya;
  • Kelelahan;
  • Nyeri dada;
  • Muncul darah gelap pada urin dan tinja.

Gejala tersebut mengarah pada kondisi yang cukup serius.

Diagnosis

Ketika memeriksakan diri ke dokter, biasanya mereka akan bertanya apa penyebab yang paling mungkin seperti batuk, demam, flu atau bronkitis. Hal-hal lain yang mungkin ditanyakan yaitu:

  • Berapa lama mengalami dahak berdarah;
  • Bagaimana penampakan dahak;
  • Berapa kali batuk dalam sehari;
  • Jumlah darah dalam dahak.

Dokter akan mendengarkan paru-paru ketika Anda bernapas mengamati gejala-gejala serius yang mungkin terjadi seperti detak jantung lebih cepat, mengi atau ngorok. Selain itu mereka akan bertanya riwayat kesehatan Anda.

Dokter mungkin akan melakukan prosedur atau tes untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat seperti:

  • Tes pertama yang akan dilakukan adalah pencitraan dengan sinar X. Hal ini untuk mendiagnosis berbagai macam kondisi pada saluran pernapasan;
  • Tes dahak untuk mengetahui apakah ada kemungkinan tuberkulosis paru
  • CT scan dada memeriksa dan mendapatkan pencitraan lebih jelas pada jaringan paru-paru;
  • Bronkoskopi, merendahkan bronkoskop dari tenggorokan ke bronkus. Dengan ini dokter memeriksa adanya keabnormalan atau hal yang menghalangi udara menuju paru-paru;
  • Tes darah, untuk mendiagnosis kondisi lain seperti seberapa banyak darah Anda dan memeriksa kemungkinan Anda kehilangan banyak darah sehingga mengalami anemia;
  • Biopsi, prosedur ini dilakukan jika dokter menemukan kejanggalan pada paru-paru Anda. Dokter akan mengambil sedikit jaringan pada paru-paru dan memeriksanya di laboratorium.

Pengobatan

Mengobati dahak berdarah bergantung pada penyebab utamanya. Pada beberapa kasus, pengobatan berkaitan dengan mengurangi peradangan dan gejala lain yang Anda alami. Beberapa pengobatan tersebut yaitu:

  • Antibiotik oral untuk infeksi bakteri;
  • Antivirus seperti oseltamivir untuk mengurangi keparahan infeksi virus;
  • Pereda batuk antitusif bukan mukolitik yang merangsang batuk;
  • Minum lebih banyak air putih, untuk mengurangi dahak berlebih;
  • Operasi untuk mengangkat tumor atau penggumpalan darah di paru-paru.

Hal pertama yang dilakukan untuk mengobati penderita dengan batuk berdahak dengan darah cukup banyak yaitu menghentikan pendarahan, mencegah aspirasi, yang terjadi ketika zat asing masuk ke saluran pernapasan lalu mengatasi penyebab utamanya. 

Sebelum menggunakan pereda batuk, konsultasikan dahulu dengan dokter meskipun Anda mengetahui penyebab utamanya. Pereda batuk dapat mengakibatkan nafas terhalang atau dahak terjebak dalam paru-paru sehingga memperburuk infeksi.

Pencegahan

Dahak berdarah dapat menjadi penyebab utama yang tidak dapat dihindari. Namun beberapa metode dapat membantu mencegah hal ini terjadi. Langkah pertama pencegahan yaitu mengambil langkah untuk mencegah infeksi pernapasan. Lakukan hal-hal berikut untuk mencegah dahak berdarah:

  • Berhenti merokok, merokok menyebabkan iritasi dan peradangan serta meningkatkan kemungkinan kondisi medis lainnya.
  • Jika Anda merasakan infeksi pernapasan, segera minum banyak air. Minum banyak air membantu mengurangi dahak dan membuangnya keluar tubuh.
  • Jaga rumah Anda tetap bersih karena jika debu terhirup dapat mengiritasi saluran pernapasan. Hal ini dapat memperburuk gejala jika Anda memiliki COPD, asma atau infeksi paru-paru. Jamur juga dapat menyebabkan infeksi dan iritasi paru-paru serta menyebabkan dahak berdarah jika tidak segera ditangani.
  • Batuk dengan dahak berwarna kuning atau hijau bisa jadi merupakan tanda infeksi saluran pernapasan. Periksakan diri ke dokter untuk segera mendapatkan perawatan dan mencegah komplikasi atau gejala lebih buruk lainnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit