Cyclo Progynova: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 13, 2019 Update terakhir: Okt 24, 2020 Tinjau pada Mei 3, 2019 Waktu baca: 3 menit

Semua wanita normal pasti mendapatkan siklus bulanan atau yang sering disebut dengan siklus menstruasi. Akan tetapi ada sebagian wanita yang memiliki masalah pada siklus menstruasi mereka. 

Saat ini wanita yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur tidak perlu khawatir lagi karena telah ada obat yang dapat digunakan untuk mengembangkan dan mengatur siklus menstruasi mereka serta dapat mengatasi masalah menstruasi yang tidak teratur. Obat ini disebut dengan Cyclo Progynova.

Apa itu Cyclo Progynova?

Tablet Cyclo-Progynova adalah tablet yang digunakan untuk persiapan terapi penggantian hormon (HRT). Setiap paket berisi dua jenis tablet. 

Tablet putih mengandung estradiol dan tablet coklat mengandung estradiol dan norgestrel. Estradiol dan norgestrel adalah bentuk hormon seks utama pada wanita, estrogen dan progesteron. Estradiol adalah bentuk estrogen dan norgestrel yang terjadi secara alamiah adalah bentuk sintetis dari progesteron.

 Selama menopause tubuh wanita secara perlahan menghasilkan lebih sedikit hormon estrogen. Hal ini bisa menyebabkan muka memerah, keringat malam, perubahan suasana hati, dan kekeringan pada vagina. 

Dalam waktu yang lama hal ini juga dapat menyebabkan penipisan tulang, yang mungkin lebih cenderung patah (osteoporosis).

Obat cyclo progynova di indikasikan untuk pengobatan gejala-gejala seperti keringat banyak, gangguan tidur dan siklus haid tidak teratur yang disebabkan oleh kekurangan hormon, serta gejala-gejala setelah pengangkatan indung telur (ovarium) atau penyinaran radiologi atas penyakit-penyakit bukan karena kanker

Selain itu obat ini digunakan untuk pencegahan dan pengobatan gangguan setelah menopouse akibat menurunnya estrogen, contohnya osteoposis dan peradangan pada vagina.

Untuk apa Cyclo-Progynova digunakan?

  • Terapi penggantian hormon untuk meredakan gejala menopause seperti, keringat malam, perubahan suasana hati dan vagina yang kering.
  • Terapi untuk mencegah osteoporosis pada wanita pascamenopause yang berisiko tinggi patah tulang. Wanita yang dianggap berisiko tinggi mengalami patah tulang setelah menopause termasuk mereka yang telah mengalami menopause dini, mereka yang memiliki riwayat keluarga osteoporosis, mereka yang memiliki riwayat terapi kortikosteroid berkepanjangan (misalnya prednisolon), dan perokok.
  • Mengatasi kekurangan hormone
  • Melancarkan siklus menstruasi setiap bulannya.
  • Efektif dalam mengatasi amenore yaitu wanita yang tidak mengalami siklus menstruasi.
  • Mencegah terjadinya menopause dini.

Sebelum Anda mengkonsumsi Cyclo-Progynova

Jangan menggunakan Cyclo-Progynova jika Anda memiliki, atau pernah memiliki beberapa kondisi sebagai berikut:

  • Reaksi alergi terhadap estradiol atau norgestrel
  • Kanker payudara atau rahim
  • Pendarahan dari vagina dan penyebabnya tidak diketahui
  • Hiperplasia endometrium yang tidak diobati (pertumbuhan berlebih dari lapisan rahim)
  • Pembekuan darah di pembuluh darah di kaki Anda (deep vein thrombosis atau DVT) atau di paru-paru (embolus paru) atau masalah lain dengan pembekuan darah.
  • Angina, stroke atau penyakit jantung lainnya
  • Masalah atau kerusakan hati
  • Masalah ginjal
  • Hindari penggunaan obat ini saat hamil atau menyusui karena dapat membahayakan bayi Anda

Dosis dan cara pemakaian Cyclo progynova

  • Sebelum memulai menggunakan obat ini, harus di pastikan tidak ada kehamilan dan harus juga dilakukan pemeriksaan secara medis dan ginekologis.
  • Dosis harus sesuai dengan petunjuk dokter. Dalam mempermudah pemakaiannya, setiap kemasan obat cyclo progynova terdapat stiker yang ditandai dengan nama-nama hari. Cara minum tablet selalu dimulai dari obat yang bertanda “Start/Mulai” dan dilanjutan setiap hari mengikuti arah panah hingga seluruhnya berjumlah 21 tablet yang diminum. Tablet diminum bersamaan dengan air secukupnya. Obat ini biasanya di minum pada hari ke-5 siklus haid. Hari pertama siklus haid sama dengan hari pertama perdarahan haid.
  • Jauhi penggunaan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Cyclo Progynova harus dihindari dalam kombinasi dengan obat-obat berikut:

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kejang, seperti: carbamazepine, oxcarbazepine, topiramate,phenytoin, phenobarbital, dan obat-obatan lainnya. Obat-obatan ini dapat mengurangi efektivitas dari Cyclo Progynova.

Obat-obatan yang digunakan dalam pengobatan infeksi (antibiotik), seperti: rifampicin, klaritromisin, azitromisin, dan lainnya. Obat-obatan ini juga dapat mengurangi efektivitas obat Cyclo Progynova.

Obat Cyclo Progynova dapat menyebabkan efek samping sebagai berikut:

  • kelemahan atau mual. Gejala-gejala ini bisa menunjukkan gejala pembekuan darah, dan pembekuan darah dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
  • Obat ini dapat meningkatkan kadar trigliserida, oleh karena itu harus dihindari pada pasien yang memiliki trigliserida tinggi. Jika trigliserida terlalu tinggi, Anda akan berisiko mengalami radang pankreas (pankreatitis).
  • nyeri payudara, kanker payudara
  • kanker rahim
  •  sakit kepala (termasuk migrain),
  • pusing,
  • kesulitan berbicara,
  • muntah,
  • sakit perut,
  • penambahan berat badan atau penurunan berat badan,
  • gangguan penglihatan,
  • dimensia atau pikun
  • penurunan atau peningkatan libido,
  • bulu yang tumbuh berlebihan pada wanita
  • tumor hati
  • alergi dan lainnya.

Sebelum Anda mengkonsumsi obat ini ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan atau dokter yang memahami masalah Anda. Hal ini dilakukan agar Anda dapat memahami indikasi dan cara penggunaan obat ini dengan baik hingga efek samping dari penggunaan obat ini.


11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app