Ciri-Ciri Haid Abnormal

Dipublish tanggal: Jul 18, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 3 menit
Ciri-Ciri Haid Abnormal

Siklus menstruasi dapat menunjukkan banyak hal tentang kesehatan Anda. Pahami bagaimana cara mencatat siklus menstruasi Anda dan apa yang sebaiknya Anda lakukan jika terjadi hal yang abnormal. 

Apakah Anda mengetahui kapan terakhir periode menstruasi Anda dimulai atau berapa lama hal tersebut berakhir? 

Jika tidak saat ini berarti Anda perlu untuk lebih perhatian. Mencatat siklus menstruasi Anda dapat membantu Anda memahami apa yang normal bagi Anda, waktu ovulasi dan mengidentifikasi perubahan penting seperti telat menstruasi atau pendarahan menstrual yang tidak terprediksi. 

Siklus menstruasi yang tidak seperti biasanya umumnya tidak berbahaya, namun hal ini bisa jadi merupakan tanda adanya masalah kesehatan.

Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi merupakan seri perubahan tubuh seorang wanita yang terjadi setiap bulan dalam mempersiapkan kemungkinan kehamilan. Setiap bulan satu indung telur melepaskan sebuah sel  telur dan proses ini disebut ovulasi. 

Pada waktu yang sama perubahan hormon mempersiapkan uterus untuk menghadapi kehamilan. Jika terjadi ovulasi namun sel telur tidak dibuahi maka lapisan rahim luruh melalui vagina. Hal inilah yang dimaksud dengan siklus menstruasi.

Siklus Normal

Siklus menstruasi, yang mana dihitung dari hari pertama dari periode pertama ke hari selanjutnya tidaklah sama pada setiap wanita. Siklus menstruasi mungkin terjadi setiap 21 hingga 35 hari dan terjadi selama 2 hingga 7 hari. 

Untuk beberapa tahun pertama setelah menstruasi terjadi siklus panjang umum terjadi. Namun, siklus menstruasi biasanya memendek dan menjadi lebih umum ketika bertambah umur.

Siklus menstruasi Anda menjadi umum jika setiap bulan memiliki jangka waktu yang sama atau menstruasi terasa ringan atau berat, terasa sakit atau tidak, pendek atau panjang, dan masih dipertimbangkan sebagai normal. 

Selama dalam batas normal maka normal bagi Anda. Selalu ingat bahwa penggunaan jenis kontrasepsi tertentu seperti pil KB, atau IUD akan mengubah siklus menstruasi Anda. Bicarakan dengan ahli kesehatan mengenai harapan dari penggunaan alat kontrasepsi.

Ketika Anda mendekati masa menopause siklus Anda mungkin menjadi tidak biasa lagi. Bagaimanapun, karena resiko kanker uterus meningkat ketika usia bertambah, diskusikan adanya pendarahan tidak lazim selama menopause dengan ahli kesehatan.

Cara mengetahui Siklus Menstruasi

Untuk mengetahui apa yang normal bagi Anda, mulailah mencatat siklus menstruasi pada kalender. Mulailah untuk mencatat kapan mulai menstruasi pada setiap bulan selama beberapa bulan untuk mengidentifikasi siklus menstruasi yang normal.

Jika Anda peduli dengan siklus Anda buat juga catatan berikut setiap bulan:

  1. Berapa lama biasanya menstruasi berlangsung? Apakah cepat atau lama?
  2. Apakah aliran cukup deras atau ringan dari biasanya? Seberapa sering Anda mengganti pembalut? Apakah sering mengalami "tembus" setelah menggunakan pembalut?
  3. Apakah Anda mengalami pendarahan abnormal selama menstruasi?
  4. Gambarkan rasa nyeri yang berkaitan dengan menstruasi Anda. Apakah nyeri terasa makin buruk dari biasanya?
  5. Pernahkah mengalami perubahan mood atau perilaku? Apakah terjadi hal yang baru selama terjadi perubahan saat Anda menstruasi?

Penyebab Menstruasi tidak wajar

Siklus menstruasi tidak wajar memiliki beberapa penyebab berbeda yaitu:

  1. Kehamilan atau sedang menyusui. Telat menstruasi bisa menjadi tanda awal dari kehamilan. Menyusui biasanya menunda terjadinya menstruasi setelah kehamilan.
  2. Gangguan makan, kehilangan berat badan ekstrim atau berolah raga terlalu berlebihan. Gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan berolahraga terlalu berlebihan dapat mengganggu siklus menstruasi.
  3. Polycystic ovary syndrome (PCOS). Wanita dengan gangguan sistem endokrin umum mungkin memiliki periode menstruasi tidak wajar sama seperti pembesaran ovarium yang mengandung sekumpulan cairan yang disebut folikel dan terdapat pada setiap ovarium serta terlihat saat pemeriksaan menggunakan USG.
  4. Kegagalan ovarium prematur. Hal ini merujuk pada kehilangan fungsi normal ovarium sebelum umur 40 tahun. Wanita yang mengalami hal ini biasanya memiliki periode menstruasi yang tidak normal. Selama beberapa tahun.
  5. Pelvic inflammatory disease, infeksi organ reproduksi ini dapat menyebabkan pendarahan menstruasi yang tidak wajar.
  6. Uterine fibroid merupakan pertumbuhan non kanker pada uterus. Hal ini dapat menyebabkan periode menstruasi yang cukup deras atau lebih lama dari biasanya.

Pencegahan

Pada beberapa wanita, penggunaan pil KB dapat membantu menormalkan siklus menstruasi. Pengobatan untuk masalah dasar seperti gangguan makan mungkin juga membantu. Namun beberapa siklus menstruasi tidak wajar tidak dapat dicegah.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Abnormal Menstruation (Periods) - Cleveland Clinic (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14633-abnormal-menstruation-periods)
Irregular periods: Symptoms, causes, home remedies, and treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/178635)
14 irregular period causes and how to identify them. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/322643)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app