Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Cholestyramine: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Mei 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.026.843 orang

Ada berbagai macam cara untuk menurunkan kolesterol. Salah satunya dengan pengobatan medis. Tidak ada salahnya Anda yang memiliki riwayat kolesterol untuk mengetahui kegunaan dan cara pemakaian obat yang dokter resepkan untuk Anda. Salah satu obat penurun kolesterol yang banyak dijumpai adalah Cholestyramine (kolestiramin).

Cholestyramine adalah obat penurun kolesterol yang termasuk golongan resin, golongan obat ini akan mengikat asam empedu di usus dan meningkatkan pembuangan Low-Density Lipoprotein (LDL) dari aliran darah, sehingga kadar kolesterol dalam darah akan menurun, kondisi kolesterol yang normal akan menurunkan resiko penyakit jantung dan serangan stroke. Cholestyramine dapat dijumpai dalam bentuk serbuk untuk suspensi oral yang biasanya dicampurkan dengan air, atau bahkan dapat dicampurkan ke dalam makanan cair misalnya kuah sop atau jus buah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Mengenai Cholestyramine

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Serbuk dalam sachet

Kandungan:

Pengikat asam empedu

Kapan dibutuhkan penggunaan Cholestyramine?

  • Cholestyramine diberikan sebagai terapi untuk menurunkan kadar kolesterol pada penderita dengan hiperkolesterolemia primer (peningkatan LDL kolesterol).
  • Cholestyramine juga dapat menurunkan kadar LDL kolesterol pada penderita yang memiliki kadar trigliserida yang tinggi (hipertrigliseridemia).
  • Cholestyramine juga bermanfaat untuk mengatasi gatal yang disebabkan oleh obstruksi empedu sebagian, serta diare akibat getah empedu
  • Cholestyramine bermanfaat untuk mengikat dan membuang asam empedu melalui feses.

Bagaimana cara penggunaan dan dosis Cholestyramine yang tepat?

Dosis yang diberikan biasanya bergantung pada kondisi medis dan respon terhadap pemberian obat itu sendiri. Untuk mengurangi resiko efek samping, dokter akan memberikan dosis rendah untuk memulai pengobatan dan akan menaikkan dosis sedikit demi sedikit.
Cholestyramine dapat menghambat penyerapan dari beberapa obat. Minumlah obat sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh dokter, biasanya obat – obat lain yang perlu dikonsumsi pada waktu yang sama dapat dikonsumsi 1 jam sebelum atau 4 jam sesudah mengkonsumsi Cholestyramine.

  • Dosis dewasa: 4 gr per hari ditingkatkan 4 gr setiap minggu hingga menjadi 12 – 24 gr per hari, dapat juga disesuaikan dengan kebutuhan. Penggunaan maksimum 36 gr per hari.
  • Dosis anak – anak: 6 – 12 tahun 240 mg/kgBB per hari. Maksimum penggunaan 8 gr per hari.

Untuk mendapat hasil yang diharapkan, konsumsilah Cholestyramine secara regular. Bila ada dosis yang terlewat dalam jangka waktu yang berdekatan dengan waktu minum selanjutnya, lewatkan dosis tersebut. Jangan menambahkan dosis yang terlewat pada jadwal minum selanjutnya.

Penggunaan dengan dosis tinggi dari dosis yang dianjurkan diokter dapat menyebabkan efek overdosis. Jika menemukan gejala nyeri perut yang parah, kembung dan sulit buang angin, sembelit dan muntah bisa jadi gejala – gejala tersebut adalah gejala overdosis. Segeralah bawa penderita ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan segera.

Efek Samping apa saja yang dapat ditimbulkan dari penggunaan Cholestyramine?

Carilah pertolongan bila Anda merasakan beberapa tanda reaksi alergi seperti ruam, sesak nafas, atau pembengkakan pada wajah, lidah, bibir atau tenggorokan.
Efek samping yang umum ditemukan antara lain:

  • Konstipasi
  • Sakit perut, mual atau muntah
  • Maag
  • Perut kembung
  • Peradangan pada lidah
  • Gatal pada daerah anus
  • Ruam pada kulit

Segera hubungi dokter Anda bila mendapati:

  • Kencing berdarah
  • Sakit perut yang hebat
  • Konstipasi berat
  • BAB berdarah atau berwarna hitam
  • Mudah lebam atau perdarahan yang tidak biasa

Bahaya menggunakan Cholestyramine dengan obat lain

Efek dari beberapa obat akan berubah bila dikonsumsi dengan obat lain atau produk herbal pada waktu yang bersamaan. Interaksi obat yang tidak diinginkan dapat dihindari dengan mengubah cara penggunaan obat atau dengan pemantauan yang ketat. Beberapa produk obat yang dapat berinteraksi dengan Chlestyramine adalah obat pengencer darah (warfarin), mycphenolate, raloxifene.

Untuk membantu dokter Anda, jelaskan segala obat dan produk yang sedang Anda pergunakan baik yang Anda beli dengan resep dokter ataupun tanpa resep. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat – obat yang Anda konsumsi tanpa persetujuan dokter.

Pada keadaan apa sebaiknya anda tidak menggunakan Cholestyramine?

Tidak semua orang dapat menggunakan obat ini, sebelum mengkonsumsi Cholestyramine, berikan informasi yang cukup kepada dokter mengenai riwayat penyakit sekarang seperti konstipasi, hemoroid, dan penyakit ginjal maupun ada tidaknya alergi. 

Kondisi lain yang perlu diperhatikan bila Anda memiliki diabetes atau phenylketonuria. Cholestyramine dapat mengganggu penyerapan beberapa nutrisi seperti asam folat serta vitamin A, D, E, K. Untuk ibu hamil dan menyusui perlu untuk berkonsultasi pada dokter mengenai penggunaan Cholestyramine.


Referensi

Healthline (2017). Cholestyramine, Oral Suspension.

Kamar, F B. McQuillan, R F. (2015). Hyperchloremic Metabolic Acidosis Due To Cholestyramine: A Case Report and Literature Review. Case Reports in Nephrology, doi: 10.1155/2015/309791.

LiverTox. NIH (2018). Cholestyramine.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp