Pengobatan

5 Cara Mudah Menyembuhkan Gondongan Tanpa Perlu Ke Dokter

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
5 Cara Mudah Menyembuhkan Gondongan Tanpa Perlu Ke Dokter

Gondongan atau mumps merupakan infeksi virus pada kelenjar liur yang terletak di sekitar tulang rahang belakang. Pembengkakan di daerah belakang pipi kanan, kiri, atau keduanya ini memang membuat khawatir. Namun sesungguhnya penyakit ini dapat sembuh sendiri, self limiting disease.

Jika memang sembuh sendiri, kenapa perlu cara menyembuhkan gondongan? Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya, namun rasa sakit, demam, dan sakit kepala yang merupakan gejalanya harus tetap diobati. Apalagi gondongan ini membutuhkan waktu penyembuhan yang dibilang tidak sebentar, yaitu satu atau dua pekan.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Jadi, cara menyembuhkan gondongan di sini bertujuan untuk mengatasi gejala yang muncul untuk meminimalisir penderitaan. Sambil menunggu proses penyembuhan alami yang juga dapat dipercepat, karena virus penyebabnya akan mudah diusir ketika sistem kekebalan tubuh dalam keadaan prima.

Tubuh kita dapat mengusir virus mumps, penyebab gondongan, dengan efektif tanpa memerlukan obat antivirus khusus.

Inilah cara menyembuhkan gondongan tanpa perlu ke dokter

1. Istirahat dan 'mengurung diri'

Istirahat adalah cara yang paling mudah guna menghemat energi agar tubuh lebih kuat dalam melawan penyakit. Kondisi tubuh yang lemah disertai dengan sejumlah gejala sakit kepala, demam, dan sebagainya memang tidak memungkinkan untuk banyak melakukan aktifitas.

Istirahat yang baik bukan hanya berbaring di kamar, tetap boleh melakukan aktifitas ringan yang membuat Anda rileks, baik secara fisik ataupun psikis. Namun harus jaga jarak dengan orang lain, karena gondongan sangat menular. Penularannya melalui air liur lewat peralatan makan, kontak langsung, dan saat bersin atau batuk.

Bagi penderita dewasa, harus izin kerja ataupun kuliah, begitu pula pada anak-anak. Celakanya, gondongan sudah dapat menular semenjak 3 hari sebelum pembengkakan di pipi hingga 9 hari setelahnya.

Untuk mencegah penularan disarankan agar rajin cuci tangan, serta menggunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut saat bersin dan batuk lalu langsung membuangnya.

Lebih lanjut, baca: Penyebab Gondongan, Cara Penularan, dan Pencegahan

2. Minum obat pereda nyeri dan demam

Di apotek banyak sekali obat penghilang rasa sakit sekaligus menurunkan demam yang dijual bebas tanpa perlu resep dokter. Contohnya parasetamol atau ibuprofen yang tersedia dalam berbagai merek dan bentuk sediaan obat.

Iklan dari HonestDocs
Beli PARATUSIN 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Paratusin tablet 3

Bagi dewasa, dianjurkan untuk memilih sediaan tablet, sedangkan untuk anak-anak sebaiknya mengonsumsi sediaan syrup.

Meskipun bebas dibeli, namun setiap pengguna harus memperhatikan aturan pakainya, baca setiap keterangan dalam label. Jika bingung, jangan sungkan untuk bertanya pada apoteker mengenai obat gondongan di atas.

3. Kompres es atau hangat

Di samping menggunakan obat minum, cara menyembuhkan gondongan juga dapat dilakukan dengan obat luar. Cara paling mudah dan aman adalah dengan mengompresnya menggunakan air dingin atau hangat (pilih yang nyaman bagi Anda).

Cukup sediakan handuk atau waslap, lalu dicelupkan ke dalam air hangat atau air es. Setelah itu peras hingga tak ada air yang menetes, lalu tempelkan pada area pipi yang bengkak sampai sensasinya hangat atau dinginnya tak terasa.

Ulangi lagi beberapa kali setiap sesi, dan beberapa sesi dalam sehari. Tidak ada angka pasti, jadi lakukan sebisa dan senyaman mungkin.

4. Banyak Minum

Karena gondongan dapat menyebabkan rasa sakit di tenggorokan dan membuatnya sulit menelan atau mengunyah makanan secara normal, maka banyak yang akhirnya kehilangan nafsu makan dan mengonsumsi sedikit kalori atau cairan. Padahal asupan tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Untuk membantu menunjang kekebalan tubuh dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam melawan penyakit, maka penting untuk minum cukup air, biasanya sekitar delapan gelas per hari untuk orang dewasa atau lebih.

Selain air putih, minuman yang bermanfaat lainnya untuk menyembuhkan gondongan seperti kuah kaldu, sup, smoothies, yogurt / kefir, jus sayuran, dan santan. Aneka minuman hangat juga dapat menenangkan seperti teh dengan madu, wedang jahe, dan sebagainya.

Hindari minuman yang terasa asam seperti jus buah (yang asam), karena ini dapat memperburuk kelenjar liur yang sudah bengkak dengan cara merangsang produksi air liur.

5. Pilih Makanan Lunak

Penderita godongan umumnya merasakan sakit saat mengunyah. Oleh sebab itu, saat memilih jenis makanan, pilihlah yang tidak membutuhkan banyak kunyahan sebelum menelannya. Contoh makanannya, seperti bubur, sup, kentang tumbuk, telur orak-arik, dan sebagainya.

Apabila dengan cara menyembuhkan gondongan di atas, ternyata gejalanya tidak membaik setelah tujuh hari, atau tiba-tiba memburuk, maka hubungilah dokter untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Beberapa gejala berbahaya yang juga harus diwaspadai yaitu:

Gejala-gejala di atas menunjukkan kemungkinan adanya komplikasi akibat penyebaran virus ke organ kelenjar lainnya. Misalnya ke pankreas (pankreatitis), indung telur (ooforitis), payudara (mastitis), testis (orchitis), otak (encephalitis), dan selaput otak (meningitis).

Umumnya diperlukan perawatan di rumah sakit untuk menyembuhkan gondongan yang disertai komplikasi.

26 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Turkington C, et al. (2007). Hearing loss and infectious disease. The Encyclopedia of Infectious Diseases. New York, NY: Facts on File, Inc.
Mumps Vaccination. (2016). (https://www.cdc.gov/mumps/vaccination.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app