ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI, S.K.M
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

5 Kunci Penting Melindungi Diri dari Risiko Kanker Pankreas

Dipublish tanggal: Feb 3, 2020 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 18, 2020 Waktu baca: 3 menit
5 Kunci Penting Melindungi Diri dari Risiko Kanker Pankreas

Kanker pankreas sering kali tumbuh dan menyebar ke organ lain secara diam-diam tanpa menimbulkan gejala. Karena itulah, tidak sedikit penderita yang baru menyadari dirinya terkena kanker ini ketika kondisinya sudah parah. Hal itu juga yang membuat sebagian besar kasus kanker pankreas sulit diobati. Nah, di sinilah pentingnya mendeteksi gejala sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat guna mencegah kanker pankreas. 

Cara mencegah kanker pankreas sejak dini

Pada dasarnya, tidak ada cara khusus untuk mencegah kanker pankreas. Terlebih jika risikonya dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, ras, hingga riwayat kesehatan dalam keluarga atau faktor genetik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Namun, setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terkena kanker pankreas, antara lain:

1. Berhenti merokok

Merokok adalah salah satu faktor risiko terbesar kanker pankreas. Bagi Anda yang masih merokok hingga saat ini, segera hentikan kebiasaan buruk tersebut.

Melansir dari WebMD, perokok berisiko 2 kali lebih tinggi terkena kanker pankreas daripada orang yang tidak merokok. Begitu juga sebaliknya, setelah berhasil berhenti merokok, maka risiko kanker pankreas terbukti terus menurun dan manfaatnya terus dirasakan hingga 10-15 tahun ke depan.

Baca Juga: 16 Penyakit Paling Berbahaya Akibat Merokok

Karena itulah, berhenti merokok menjadi salah satu cara terbaik untuk menurunkan risiko terkena kanker pankreas. Awalnya memang sulit, maka lakukan secara bertahap dan yang penting konsisten.

Misalnya, jika Anda terbiasa merokok dua batang per hari, maka kurangi menjadi 1 batang per hari hingga akhirnya bisa tanpa rokok. Alihkan perhatian Anda dengan mengunyah permen karet atau ngemil kacang maupun buah potong yang lebih sehat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Dukungan keluarga juga menjadi salah satu pemicu keberhasilan Anda untuk bisa berhenti merokok. Bila masih terasa sulit, segera konsultasikan ke dokter. Dokter dapat memberikan terapi pengganti nikotin hingga obat-obatan untuk meredam gejala kecanduan nikotin.

2. Jaga berat badan tetap normal

Berat badan berlebih atau obesitas tidak hanya memicu penyakit jantung, tapi juga meningkatkan risiko kanker pankreas. Maka untuk mencegah kanker pankreas, pantau berat badan Anda secara berkala.

Hitung indeks massa tubuh Anda dengan membagi berat badan dan tinggi badan kuadrat. Jika hasilnya menunjukkan berat badan Anda tergolong berlebih atau obesitas, maka segera atur pola makan Anda agar berat badan kembali normal.

Baca Selengkapnya: Cara Menghitung Indeks Massa Tubuh (Apakah Berat Badan Anda Normal)

Selain dengan mengatur makan, seimbangkan juga dengan olahraga. Rutin berolahraga dapat membakar lemak dalam tubuh secara lebih konsisten. Tak hanya badan ideal yang didapatkan, risiko terkena panker pankreas juga bisa menurun hingga 50%!

3. Batasi konsumsi alkohol

Menurut American Cancer Society, sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak konsumsi alkohol berhubungan dengan meningkatnya risiko kanker pankreas. Kebanyakan minum alkohol juga bisa memicu pankreatitis kronis, salah satu faktor pemicu kanker pankreas.

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Meso slimming treatment di reface clinic

4. Hindari paparan zat kimia di tempat kerja

Tanpa disadari, zat-zat kimia yang ada di tempat kerja ikut andil terhadap peningkatan risiko kanker pankreas. Jika Anda bekerja di lingkungan yang berdekatan dengan zat kimia, pastikan untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Mulai dari sarung tangan, baju dan kacamata khusus, hingga masker.

Baca Juga: Serba-serbi Masker N95, dari Fungsi Sampai Cara Pakainya

5. Perbanyak makan sayur dan buah

Sudah bukan rahasia lagi jika mengonsumsi berbagai sayur dan buah sangat baik bagi kesehatan. Tak hanya mengandung kaya serat yang dapat melancarkan pencernaan, makan sayur dan buah juga bisa membantu mencegah kanker pankreas, lho!

World Cancer Research Fund International merekomendasikan Anda untuk makan setidaknya 5 porsi sayur dan buah setiap hari. Pilihlah yang mengandung banyak antioksidan dan serat seperti buah-buahan sitrus, buah beri, dan sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale. Kandungan serat dari makanan dapat membantu mencegah pertumbuhan hingga penyebaran kanker pankreas.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Healthline. Can Diet Help Pancreatic Cancer? (https://www.healthline.com/health/pancreatic-cancer/diet). 7 November 2017.
WebMD. Pancreatic Cancer Diet and Prevention. (https://www.webmd.com/cancer/pancreatic-cancer/pancreatic-cancer-diet-and-prevention). 26 Juli 2018.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app