Biang Keringat Dapat Menjadi Petanda Yang Serius

Pada beberapa kasus, kepanasan menjadi kondisi yang membahayakan saat tubuh tidak lagi mampu mengatur dan menurunkan suhunya sendiri, sehingga timbullah serangan panas atau heat stroke. Serangan panas merupakan kondisi medis yang serius sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan segera mungkin.
Dipublish tanggal: Sep 11, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Apr 1, 2020 Waktu baca: 3 menit
Biang Keringat Dapat Menjadi Petanda Yang Serius

Sering terjadi pada balita, biang keringat merupakan kondisi yang muncul akibat cuaca yang panas atau suhu yang lembap. Biang keringat biasanya ditandai dengan kemunculan bintik-bintik merah yang terasa gatal pada kulit bayi. 

Meski biasa terjadi pada bayi, biang keringat ternyata dapat menjadi tanda dari adanya risiko kondisi berbahaya pada kesehatan bayi. 

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Biang keringat atau yang dikenal dengan miliaria merupakan kondisi di mana pori-pori kulit mengalami penyumbatan, sehingga keringat tidak dapat keluar. Pada bayi, biang keringat terjadi karena mereka memiliki pori-pori yang lebih kecil daripada pori-pori yang dimiliki orang dewasa. 

Selain itu, kelenjar keringat pada bayi juga belum terbentuk dengan sempurna, sehingga munculah biang keringat. 

Pada kulit bayi, ruam merah baing keringat biasanya dapat dilihat pada lipatan kulit atau area yang tertutup pakaian, seperti leher, perut, dada, atau bokong. Selain itu, ruam merah juga dapat muncul di kepala, jika si kecil sering menggunakan topi. 

Biang keringat dapat berbahaya

Biasanya, biang keringat yang muncul pada kulit bayi bukanlah suatu kondisi yang serius dan perlu dikhawatirkan. Biang keringat dapat hilang dengan sendirinya beberapa hari kemudian. Yang perlu menjadi perhatian orang tua adalah penyebab dari munculnya biang keringat pada kulit bayi, yaitu kepanasan. 

Penyebab ini yang akan membuat biang keringat menjadi kondisi yang lebih serius, seperti kematian bayi scara tiba-tiba akibat kepanasan saat tidur. 

Pada beberapa kasus, kepanasan menjadi kondisi yang membahayakan saat tubuh tidak lagi mampu mengatur dan menurunkan suhunya sendiri, sehingga timbulah serangan panas atau heat stroke

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Serangan panas merupakan kondisi medis yang serius sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan segera mungkin. 

Pertolongan pertama: usir panas

Hawa udara yang terasa panas dan lembap menjadi penyebab utama biang keringat terjadi. Agar biang keringat tidak bertambah parah, orang tua sebaiknya melakukan beberapa langkah berikut jika bayi menunjukkan tanda-tanda kepanasan atau muncul ruam merah di kulitnya: 

  • Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk menangani biang keringat yang muncul pada kulit bayi adalah memindahkan bayi dari ruangan yang panas ke ruangan yang lebih sejuk. Apabila sedang berada di luar ruangan, carilah tempat yang teduh yang tidak terkena sinar matahari agar tidak memperparah biang keringat pada bayi
  • Tempatkan si kecil di ruangan dengan jendela yang terbuka agar udara segar dapat masuk sehingga ruaangan tidak panas. Ruangan yang dilengkapi dengan kipas angin atau pendingin udara juga dapat menjadi pilihan yang tepat bagi bayi Anda. 
  • Lepaskan atau longgarkan pakaian si kecil agar tidak kepanasan. Letakkan bayi di atas handuk yang mampu menyerap keringat apabila baju si kecil dibuka seluruhnya. Lalu, lap tubuh bayi dengan waslap atau kain katun basah yang sejuk agar bayi mendapatkan sensasi dingin. 
  • Selesai mengelap tubuhnya, biarkan tubuh bayi mengering dengan bantuan udara yang ada di sekitarnya agar dapat kering secara alami. Anda tidak perlu menggunakan handuk untuk hal tersebut. 
  • Oleskan losion kalamin ke kulit bayi untuk membantu meredakan biang keringat yang muncul. Usahakan agar losion tidak sampai terkena mata si kecil. Apabila di bawa ke dokter, dokter mungkin akan memberi krim hidrokortison untuk mengurangi ruam yang muncul pada kulit. 

Untuk mencegah kulit yang mengalami biang keringat terluka akibat garukan si kecil, Anda dapat memakaikan sarung tangan atau memotong kukunya secara teratur. 

Mencegah biang keringat pada bayi 

Biang keringat yang dialami oleh si kecil dapat dengan mudah di cegah jika Anda menerapkan beberapa tindakan tertentu. Berikut tindakan-tindakan yang dapat Anda lakukan: 

  • Pakaikan si kecil pakaian yang longga dan ringan, seperti pakaian yang terbuat dari bahan katun yang dapat menyerap keringat sehingga bayi tidak merasa kepanasan. Hindari juga pemakaian popok dengan pinggiran plastik. 
  • Bagi orang tua, hindari menggunakan pakaian yang dapat membuat kulit si kecil mengalami iritasi saat menggendongnya. 
  • Pastikan bahwa si kecil mendapat ASI atau susu formula secara rutin. Jika sudah berusia 6 bulan ke atas, Anda dapat memberikannya air putih yang cukup. 
  • Gunakan sabun bayi yang tanpa pengharum dan yang tidak membuat kulitnya menjadi kering. 
  • Hindari penggunaan bedak karena dapat mengganggu saluran pernapasan
  • Hal yang menjadi perhatian utama Anda sebagai orang tua ialah terus memastikan bahwa si kecil tidak kepanasan agar terhindar dari biang keringat. 

Jika ruam merah yang muncul pada kulit bayi saat biang keringat terjadi bertambah parah, jangan ragu untuk segera memeriksakan si kecil ke dokter. Terutama jika muncul gejala lain, seperti demam, menggigil, keluar nanah dari bintik merah, atau nyeri yang membuatnya rewel. 

Sebagai panduan, Anda dapat memeriksakan si kecil ke dokter spesialis anak jika masih berusia 3-6 bulan dan mengalami demam hingga 38-39 derajat Celcius. Segera periksakan si kecil ke dokter jika biang keringa yang dialami tak kunjung menghilang setelah tiga atau empat hari kemudian. 

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app