HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Benjolan pada Dubur, Perhatikan Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Agu 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 27, 2020 Waktu baca: 3 menit
Benjolan pada Dubur, Perhatikan Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesehatan organ intim memang sudah seharusnya diperhatikan dan dirawat dengan baik dan hati hati supaya kemampuan seksual dan reproduksi tidak berkurang. Namun, terkadang banyak yang lupa bahwa masalah kesehatan tidak hanya terjadi pada organ intim saja melainkan juga terjadi pada dubur.

Jika Anda tidak memperhatikan kesehatan dubur dengan baik, akan ada beberapa masalah cukup serius yang mungkin terjadi. Mulai dari masalah yang paling sederhana hingga masalah serius seperti munculnya benjolan pada dubur yang sangat mengganggu. Keadaan ini bisa memburuk dan bisa jadi akan sulit tertangani. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Perhatikan Benjolan di Dubur dan gejalanya

Jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak benar pada area dubur, sudah seharusnya Anda curiga dan 3 gangguan ini adalah penyebab umum dari benjolan di dubur:

Wasir

Biasa juga disebut hemoroid, dan ini adalah penyebab utama benjolan pada dubur pada kebanyakan kasus. Wasir dapat terjadi akibat meningginya tekanan yang terjadi pada pembuluh darah di sekitar dubur hingga bengkak. 

Penyebabnya adalah kebiasaan buruk terlalu lama dan mengejan saat BAB, obesitas, mengangkat beban terlalu berat dan lama atau bisa juga terlalu lama duduk.

Wasir yang masih ringan, dapat sembuh sendiri tanpa Anda harus datang ke dokter dan mendapatkan perawatan medis. 

Cukup dengan melakukan perawatan yang sangat sederhana di rumah, seperti memperbanyak makan makanan berserat, menggunakan obat khusus wasit baik itu oles ataupun minum, konsumsi obat untuk menghilangkan rasa nyeri dan gaya hidup sehat dengan banyak berolahraga. 

Tapi pada kasus yang berlanjut hingga mengganggu aktivitas Anda sehari hari maka sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter untuk segera mendapatkan perawatan medis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Abses anus

Abses anus atau abses perianal adalah sebuah benjolan yang berisi kumpulan nanah dan berwarna merah. 

Pada kasus yang ringan abses anus tidak terlalu mengganggu dengan gejala ringan seperti sakit menusuk di sekitar dubur saat duduk. Namun pada kasus yang sudah berlanjut akan timbul pendarahan di anus yang membuat Anda tidak nyaman melakukan aktivitas sehari hari.

Penyebabnya adalah fistula ani atau fisura ani, bisa juga terjadi karena infeksi menular seksual akibat hubungan seksual yang tidak lazim. Radang usus besar, radang panggul dan diabetes juga mempertinggi resiko abses anus.

Kanker anus

Gejala awal kanker anus adalah munculnya benjolan pada dubur. Gejala lain yang bisa diidentifikasi adalah dubur yang mengeluarkan darah, gatal berlebih di sekitar dubur hingga dubur mengeluarkan cairan yang tidak biasa. Pada keadaan ini, akan sangat sulit menahan BAB karena adanya cairan pada dubur.

Anda harus mulai menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan hubungan seks yang aman supaya terhindar dari kanker anus. Selain itu akan sangat dianjurkan untuk vaksinasi HPV untuk mencehag kanker dubur berkembang.

Tips mengobati Benjolan pada Dubur.

Sebenarnya pada kasus tertentu seperti wasir ataupun abses yang ringan benjolan di dubur masih bisa sembuh selama banyak mengonsumsi makanan yang kaya serat untuk menghindari BAB yang mengeras. 

Setelah beberapa bulan biasanya benjolan akan sembuh dan mengempis sendiri. Selain itu Anda bisa juga melakukan tindakan pencegahan seperti berikut ini :

  • Olahraga secara rutin dan teratur, sangat efektif untuk mencegah sembelit.
  • Selain itu, olahraga rutin juga efektif untuk menurunkan berat badan berlebih yang menjadi salah satu penyebab wasir.
  • Lakukan aktivitas seksual yang tidak berlebih dan hindai aktivitas seksual yang tidak wajar seperti seks anal.
  • Perbanyak makan makanan yang kaya akan serat, seperti buah buahan, sayuran serta biji bijian. Sangat efektif untuk membuat feses menjadi lunak dan menghindarkan dari sembelit serta mengejan berlebihan yang menjadi salah satu penyebab wasir.
  • Hindari duduk dalam waktu yang lama, beristirahatlah ketika Anda sudah terlalu lama duduk terutama pada permukaan yang keras.
  • Berhenti merokok dan minum minuman keras.
  • Perbanyak minum air putih, minimal 8 gelas dalam satu hari untuk menjaga pencernaan tetap lancar.
  • Hindari menahan buang air kecil dan buang air besar
  • Duduk berendam air hangat akan sangat efektif untuk meredakan benjolan pada dubur.
  • Hindari mengejan berlebihan waktu BAB.

Segera ke Dokter!

Benjolan pada dubur dapat diakibatkan oleh penyakit yang berbahaya. Apabila sudah melakukan beberapa tindakan preventif seperti yang sudah disebutkan diatas namun masih belum sembuh juga maka ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter supaya tidak bertambah parah. 

Semakin cepat penyebabnya dapat dideteksi dan diatasi maka kemungkinan untuk sembuh akan menjadi semakin besar karena dokter akan melakukan pemeriksaan detil untuk melihat apa penyebab utamanya supaya dapat memberikan penanganan yang tepat supaya keluhan benjolan pada dubur dapat diatasi.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Swollen anus: Causes, symptoms, diagnosis, and treatments. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326004.php)
Swollen Anus: Causes, Symptoms, and Treatment. Healthline. (https://www.healthline.com/health/swollen-anus)
Anal Abscess: Symptoms, Causes, and Treatments. WebMD. (https://www.webmd.com/a-to-z-guides/anal-abscess)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app