Bell's Palsy: Wajah Lumpuh Sebelah

Update terakhir: May 2, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.001.398 orang

Fenomena wajah lumpuh sebelah atau Merot sebelah sering kali saya jumpai dalam praktek sehari-hari. Kebanyakan pasien datang dengan keluhan sebelah wajah tidak simetris ketika tersenyum atau merot, terkadang mata di sebelah sisi yang lumpuh sering mengeluarkan air mata, padahal tidak sedang menangis, ada juga yang langsung mengatakan "dok, wajah saya lumpuh sebelah". Kebanyakan merasa khawatir dengan mengatakan "dok saya takut stroke" , "ini stroke bukan ya dok?". Memang, salah satu penyebab lumpuh wajah sebelah secara mendadak salah satunya adalah stroke. Namun ada juga penyebab lainnya yaitu Bell's Palsy dan ini merupakan penyebab tersering yang akan saya bahas kali ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mungkin timbul pertanyaan "bagaimana cara membedakan stroke ataukah bell's palsy yang menyebabkan lumpuh wajah sebelah?" nah, kalau pertanyaan yang ini anda musti diperiksa dulu sama dokter. Karena agak rumit kalau saya jelaskan disini.

Atau simak dulu pembahasan mengenai Bell's Palsy berikut.

Bell's palsy adalah bentuk kelumpuhan wajah sementara akibat kerusakan atau trauma pada salah satu saraf wajah yaitu syaraf facialis atau syaraf kranial ke7 . Syaraf facial ini berjumlah dua buah dan mensyarafi wajah kanan dan kiri. Umumnya, Bell's Palsy hanya mempengaruhi salah satu saraf wajah sehingga yang lumpuh satu sisi wajah. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, hal itu dapat mempengaruhi kedua belah syaraf, sehingga wajah menjadi lumpuh kanan - kiri. Gejala Bell's Palsy biasanya dimulai secara tiba-tiba dan mencapai puncaknya dalam waktu 48 jam. Gejala bervariasi dari orang ke orang dan dapat berupa keparahan dari kelemahan ringan sampai kelumpuhan total. Gejala-gejala ini termasuk berkedut, kelemahan, atau kelumpuhan, terkulai kelopak mata (ptosis) atau sudut mulut, air liur, mata atau mulut kering, dan gangguan rasa kecap. Bell's palsy sering menyebabkan distorsi wajah signifikan. Kebanyakan ilmuwan percaya bahwa infeksi virus seperti eipstein barr virus atau virus adenovirus (batuk pilek) - herpes virus- rubella virus- mumps virus- influenza virus – flu singapura (coxsackievirus) dapat menyebabkan peradangan pada syaraf.

Gejala Bell's palsy

Sebenarnya saudah saya singgung sedikit diatas mengenai Gejala Bell palsy, namun lebih rinci saya tuliskan disini, Gejala bell palsy meliputi:

  • Mendadak lemah atau lumpuh pada salah satu sisi wajah mendadak, sehingga wajah menjadi merot, ini merupakan gejala utama.
  • Kesulitan untuk menutup mata pada sisi wajah yang terlibat.
  • Masalah mata, seperti iritasi atau mata kering.
  • Kehilangan kemampuan merasakan makanan
  • Nyeri rahang dan telinga.
  • Mati rasa pada sisi wajah yang terkena.
  • Sensitif terhadap suara pada sisi yang terkena
  • Air liur keluar tanpa disadari
  • Sakit kepala

 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Bell palsy - wajah yang lumpuh adalah wajah yang sebelah kiri, sehingga wajah merot ke sisi yang sehat (kanan).

Pengobatan Bell's Palsy

Studi terbaru menunjukkan bahwa steroid seperti prednison - digunakan untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan - merupakan pengobatan yang efektif untuk Bell's Palsy. Obat lain seperti acyclovir - digunakan untuk melawan infeksi virus herpes - juga mungkin memiliki beberapa manfaat dalam memperpendek perjalanan penyakit. Analgesik seperti aspirin, acetaminophen / parasetamol, atau ibuprofen dapat menghilangkan rasa sakit. Karena interaksi obat yang mungkin, individu harus selalu konsultasi dengan dokter sebelum meminum obat-obatan. Terapi fisioterapi untuk merangsang saraf wajah dan membantu mempertahankan otot mungkin bermanfaat bagi beberapa individu. Penutup mata dan air mata artificial bisa digunakan untuk mencegah kekeringan mata.

Bagaimana prognosisnya ?

Prognosis untuk individu dengan Bell's Palsy umumnya sangat baik. Tingkat kerusakan syaraf menentukan tingkat pemulihan. Dengan atau tanpa pengobatan, kebanyakan orang mulai lebih baik dalam waktu 2 minggu setelah onset awal gejala dan sembuh sepenuhnya dalam waktu 3 sampai 6 bulan.

Itulah pembahasan singkat mengenai wajah merot, Bell's palsy, semoga bermanfaat.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit