Bayi Baru Lahir

BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Penyebab dan Solusinya

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 9, 2020 Tinjau pada Jun 9, 2019 Waktu baca: 3 menit
BAB Bayi Berwarna Hijau? Ini Penyebab dan Solusinya

Pada bayi yang baru lahir, normalnya feses (poop) yang keluar pertama kali akan berwarna kehitaman, yang biasa disebut mekonium sebagai isi usus sejak di dalam kandungan. Seiring berjalannya waktu warna feses akan berubah kehijauan dalam 3 hari, dan dari hijau akan berubah menjadi kekuningan atau kuning seutuhnya pada hari kelima. Yang menjadi masalah adalah ketika bayi sudah berusia beberapa bulan namun tiba-tiba BAB bayi berwarna hijau, padahal sebelum-sebelumnya berwarna kuning.

Apa yang sebenarnya terjadi, apakah ini berbahaya?

Poop berwarna hijau merupakan hal normal yang terjadi pada anak dengan ASI maupun susu formula. Kebanyakan warna hijau gelap diakibatkan oleh bilirubin. Pada bayi dengan ASI, warna hijau dapat disebabkan kandungan susu rendah lemak (foremilk) yang lebih tinggi daripada susu kaya lemak (hindmilk). Sedangkan pada bayi dengan susu formula, kandungan zat besi yang tinggi dapat menyebabkan poop berwarna hijau. Pada bayi yang menkonsumsi makanan padat (MPASI), warna hijau dapat disebabkan oleh sayuran hijau, buah hijau, dan jelly berwarna hijau.

Normalnya, poop bayi yang mendapatkan ASI biasanya berair atau encer. Namun jika terdapat lendir dalam feses bayi yang berwarna hijau, bayi kemungkinan mengalami gejala kolik atau sakit perut yang ditandai dengan kerewelan. Ini dapat menandakan bahwa terjadi ketidakseimbangan antara foremilk dan hindmilk

Hal ini biasanya terjadi ketika seorang ibu memiliki kelebihan pasokan ASI, sebagai akibatnya bayi akan minum terlalu banyak foremilk cair yang mengandung laktosa lebih tinggi daripada hindmilkForemilk adalah ASI pada awal pemberian, sedangkan hindmilk adalah ASI pada akhir pemberian. Padahal hindmilk yang menyediakan sebagian besar kalori yang dibutuhkan bayi dan yang membuatnya merasa kenyang. Apabila bayi hanya mendapatkan foremilk, bayi akan mudah lapar dan akan menyusu lebih sering.

Selain itu, hal ini juga dapat terjadi apabila mulut bayi saat menyusu tidak menempel pada puting dengan benar (tidak mencakup seluruhnya, hanya di ujung), maka bayi tidak dapat mendapatkan susu kaya lemak (hindmilk) yang biasanya datang belakangan. Bayi yang menyusu hanya di ujung puting akan minum lebih banyak susu dibandingkan dengan bayi yang menyusu pada posisi yang tepat. 

Ketika bayi mendapat terlalu banyak asupan laktosa, ia tidak dapat mencernanya dengan baik sehingga akan menimbulkan banyak gas di usus yang disertai dengan gejala kolik, dan poop berwarna hijau yang berbusa dan lebih encer daripada biasanya. Terkadang bayi juga jadi sering kentut.

Bagaimana cara mengatasi hal ini?

Cara mengatasi BAB bayi berwarna hijau yaitu dengan membiarkan bayi untuk menghabiskan ASI pada salah satu sisi payudara, sebelum menawarkan payudara yang satunya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bayi akan mendapatkan hindmilk berlemak yang lebih banyak dan lebih substansial, karena menyusui bayi lebih lama pada salah satu sisi payudara.

Posisikan mulut bayi dengan benar saat menyusui, yaitu harus meliputi seluruh puting susu dan sebagian besar dari areola mamae (daerah berwarna coklat kehitaman sekitar puting). Jangan biarkan bayi menyusu hanya lewat ujung puting. Dengan menerapkan cara demikian, maka ibu akan melihat bayi lebih tenang, tidur lebih lama dan BAB mulai terlihat normal tidak lagi berwarna hijau.

Selain masalah di atas, BAB bayi berwarna hijau dapat juga disebabkan oleh kondisi di bawah ini: 

  • Bayi memiliki penyakit kuning, poop bayi akan berwarna hijau gelap.
  • Beberapa susu formula yang diperkaya dengan zat besi juga dapat menyebabkan poop menjadi hijau.
  • Ibu makan makanan yang berwarna hijau, seperti sayuran hijau. Hal ini biasanya dapat menyebabkan poop bayi berwarna hijau terang.
  • Peka terhadap obat-obatan yang ibu minum, seperti antibiotik atau obat-obatan yang diberikan pada bayi.
  • Sensitif terhadap sesuatu yang ibu makan. Selain poop berwarna hijau, bayi juga dapat mengalami eksim atau ruam pada kulitnya. Segera periksakan ke dokter apabila hal ini terjadi.
  • Mengalami infeksi, terutama jika bayi sedang diare dan/atau demam. Segera periksakan ke dokter apabila hal ini terjadi.

Dengan informasi ini, diharapkan orang tua tidaklah bingung lagi ketika BAB bayi berwarna hijau.

13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What is the difference between foremilk and hindmilk? (2008, July 31) (http://www.llli.org/Faq/Foremilk.html)
Thursday tip: explaining green breastmilk and green baby poop. (n.d.) (http://www.lllc.ca/thursday-tip-explaining-green-breastmilk-and-green-baby-poop)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app