Doctor men
Ditulis oleh
MELIANTY IPARDJO
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Kesehatan Fisik

Kenali Macam-macam Warna pada Feses dan Apa Artinya

Update terakhir: NOV 14, 2019 Tinjau pada NOV 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.493.586 orang

Sungguh luar biasa kuasa Tuhan dalam menciptakan manusia. Tuhan membuat manusia dengan sangat detil dari ujung kaki hingga ujung rambut dengan tiap-tiap bagian memiliki fungsinya masing-masing. 

Yang lebih membuat takjub adalah begitu sempurnanya sistem pencernaan manusia (dan sistem organ lainnya), sampai feses (kotoran) pun memiliki nilai yang dapat digunakan untuk mendiagnosa suatu masalah kesehatan.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Feses manusia bisa keluar dengan berbagai macam bentuk, ukuran dan konsistensi, namun yang paling mudah untuk diamati adalah perubahan warna yang terjadi pada feses. 

Perubahan warna pada feses dapat menjadi tanda bahwa tubuh Anda mencoba memberitahu Anda tentang apa yang salah dengan sistem pencernaan Anda.

Warna feses yang normal berwarna coklat 

Umumnya warna feses yang dianggap normal dan sehat, dapat berkisar antara coklat ke kuning ke hijau, warna coklat sedang (warna coklat yang menyerupai coklat batangan yang sering dikonsumsi) adalah warna feses yang paling umum di kalangan masyarakat.

Feses adalah ampas sisa makanan yang sudah dicerna oleh tubuh. Kenapa warna feses pada orang normal adalah cokelat, karena untuk pembentukannya sendiri, feses melalui proses rumit di dalam saluran pencernaan. 

Pada dasarnya, warna coklat pada feses berasal dari protein hemoglobin yang dipecah untuk menciptakan empedu di organ hati.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Apa tanda feses berwarna merah atau hitam?

Jika feses berwarna merah atau hitam, maka bisa berpotensi menjadi peringatan bahwa ada yang salah di dalam sistem pencernaan Anda. Feses yang berwarna merah atau hitam bisa menjadi indikator pendarahan di suatu tempat di saluran cerna .

Feses berwarna hitam biasanya disebabkan oleh pendarahan sistem cerna atas ( mulut hingga lambung), sedangkan feses berwarna merah, bisa terjadi karena adanya pendarahan pada sistem cerna bagian bawah (usus halus sampai anus)

Ada beberapa faktor lainnya seperti diet dan obat-obatan yang dapat memberikan interpretasi warna hitam dan merah pada feses, tetapi jika Anda khawatir, selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Feses Berwarna Hitam pada Bayi

Yang perlu diingat adalah bahwa bayi yang baru lahir sering memiliki feses berwarna hitam dan berair. Dalam beberapa hari pertama setelah lahir, hal ini merupakan hal yang normal. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Hal ini akan berlangsung dalam waktu 2-4 hari. Setelah  semua mekonium (feses yang terminum selama bayi di dalam kandungan) keluar dari tubuh sang bayi, kemungkinan besar feses sang bayi akan bertransisi menjadi warna hijau dengan konsistensi yang lunak namun padat.

Feses bayi Anda saat mendapatkan ASI ekslusif kemungkinan akan lembek, dan berwarna hijau atau kuning. Bayi yang diberi susu formula mungkin akan memiliki feses lembek yang lebih coklat daripada bayi yang disusui, tetapi ini juga normal.

Feses berwarna putih, abu-abu, atau berwarna terang.

Seperti yang disinggung sebelumnya, empedu berkontribusi pada pewarnaan feses, jadi jika warna pada feses tampak berkurang(pucat)  atau seperti dempul sebenarnya dapat menunjukkan bahwa kadar empedu berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali. 

Jika hal ini terjadi, bisa berarti ada sesuatu yang menghalangi saluran empedu, yang berpotensi menjadi indikator untuk masalah medis yang serius. 

Jika Anda pernah melihat feses berwarna putih atau terang, pastikan Anda berbicara dengan dokter segera. Feses putih biasanya hasil dari steatorrhea (ekskresi lemak) yang dapat mengindikasikan masalah pankreas

Feses berwarna putih pada bayi dan anak-anak

Jika pada anak-anak atau bayi ditemukan diare dengan feses berwarna seperti air cucian beras, kemungkinan besar anak Anda menderita kolera. Kolera adalah infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae (Kolera) yang mengenai usus kecil dengan gejala diare.

Infeksi ini bisa berbahaya karena bisa menyebabkan dehidrasi berat dan bahkan bisa menyebabkan kematian, jika Anda mendapati anak Anda memiliki gejala seperti ini, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Ingat bahwa makanan tertentu dapat menyebabkan perubahan warna feses.

Pewarna makanan, sayuran , dan bit dapat memberikan warna yang berbeda pada feses. Misalnya, makan sayuran hijau seperti kale atau bayam bisa memberi warna hijau pada feses Anda, dan makan bit berpotensi mengubah warna feses menjadi kemerahan. Hal ini seharusnya tidak menjadi masalah.

Warna merah pada feses jarang menjadi indikator serius dari masalah di usus. Bahkan feses berwarna merah terang bisa saja disebabkan oleh pendarahan dari kondisi minor dan umum seperti wasir.

Makanan berlemak menyebabkan feses berwarna kuning pekat.

Jika Anda melihat feses Anda berwarna kuning (steatorrhea), hal ini bisa menjadi tanda kurangnya penyerapan lemak pada saluran pencernaan Anda. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan masalah dengan penyerapan lemak, jadi jika feses kuning ini bertahan selama lebih dari dua hari, hubungi dokter Anda, karena bisa saja merupakan hal medis yang serius.

Feses yang berwarna kuning disertai bau dan berminyak juga bisa menjadi pertanda masalah atau alergi terhadap gluten. Konsultasikan ke dokter Anda untuk mengkonfirmasi apakah ini penyebabnya atau bukan.

Selain dari warna feses, pemeriksaan lanjutan seperti tes darah rutin atau endoskopi juga diperlukan untuk menegakan diagnosis. 

Umumnya perubahan warna pada feses tidak bertahan lama, karena umumnya hanya disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi dalam 2 hari terakhir. Namun jika hal ini bertahan lebih dari 3 hari, khususnya untuk feses berwarna hitam, segera ke UGD untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit