Apa itu nyeri ejakulasi? - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 29, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 655.966 orang

Nyeri ejakulasi atau juga dikenal sebagai disorgasmia atau orgasmalgia, merupakan rasa ketidaknyamanan ringan hingga nyeri parah selama atau setelah ejakulasi. Rasa sakit dapat melibatkan penis, skrotum, dan daerah perineum atau perianal. 

Ejakulasi yang menyakitkan dapat berdampak serius pada kehidupan seks Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mengenai Nyeri Ejakulasi

Ejakulasi adalah salah satu langkah penting dalam reproduksi manusia normal. Banyak gangguan ejakulasi dapat memiliki penyebab psikologis maupun organik; Namun, ejakulasi retrograde adalah sesuatu kelainan yang unik karena hampir semuanya kondisi ini berasal dari gangguan organik.

Meskipun ini merupakan jenis disfungsi ejakulasi yang umum, nyeri ejakulasi dapat menyebabkan resiko infertilitas hingga 0.3% - 2%. Orgasme kosong dan masalah kesuburan membuat kondisi ini menyulitnya bagi penderita dan pasangannya terutama yang merencanakan suatu kehamilan.

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa antara 1–10 persen pria mengalami gejala ini. Sebanyak 30-75 persen pria dengan kondisi yang disebut prostatitis mengalami rasa sakit saat ejakulasi.

Apa yang menyebabkan Nyeri Ejakulasi?

Sesuatu yang mendasari kondisi ini adalah adanya suatu penyakit yang mendasari faktor resiko. Beberapa penyebab dan faktor resiko yang menimbulkan nyeri ejakulasi antara lain:

1.Prostatitis

Sebagian besar literatur medis tentang ejakulasi yang menyakitkan berfokus pada masalah dengan prostat. Prostatitis adalah salah satu penyebab umum. Pria dengan prostatitis mengalami pembengkakan dan peradangan pada prostat. Pembengkakan ini sering disebabkan oleh infeksi prostat.

2.Infeksi Saluran Kemih

Prostatitis juga dapat disebabkan oleh masalah lain, seperti kerusakan saraf atau infeksi saluran kemih (ISK) yang merusak prostat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

3.Diabetes

Pria dengan diabetes lebih cenderung mengalami kerusakan saraf yang menyebabkan prostatitis.

4.BPH

Suatu kondisi yang disebut benign prostatic hyperplasia (BPH), yang menyebabkan prostat membesar, juga dapat mempengaruhi ejakulasi.

Pria dengan BPH juga mungkin mengalami nyeri saat BAK atau sulit dan sering BAK.

5.Operasi 

Masalah prostat lainnya, termasuk operasi pada prostat dan kanker prostat, juga dapat menyebabkan ejakulasi yang menyakitkan.

6.Obat 

Beberapa obat dapat menyebabkan ejakulasi yang menyakitkan. Antidepresan dapat menyebabkan berbagai masalah seksual, termasuk perubahan libido, disfungsi ereksi (DE), dan ejakulasi yang menyakitkan.

7.Trikomoniasis 

Trikomoniasis adalah infeksi menular seksual yang juga dapat menyebabkan rasa terbakar atau sakit saat buang air kecil.

8.Terapi radiasi 

Terapi radiasi ke panggul dapat menyebabkan disfungsi ereksi, termasuk rasa sakit saat ejakulasi. Efek samping ini biasanya bersifat sementara.

Apa saja gejala yang ditimbulkan saat Nyeri Ejakulasi?

Gejala ejakulasi yang menyakitkan dengan nyeri bervariasi. Kondisi ini juga sering berubah-ubah seiring waktu. Beberapa pria hanya mengalami gejala setelah berhubungan seks dengan pasangan, tetapi tidak ketika mereka melakukan masturbasi.

Beberapa gejala yang paling menonjol termasuk:

  • rasa sakit selama atau segera setelah ejakulasi
  • rasa sakit di dalam atau di sekitar penis, kandung kemih, atau dubur
  • rasa sakit yang dimulai sesaat sebelum atau setelah ejakulasi
  • rasa sakit saat buang air kecil, terutama segera setelah ejakulasi
  • Rasa sakit dapat berlangsung hanya beberapa menit, atau hingga 24 jam setelah ejakulasi. Yang bersifat intens.

Pengujian diagnostik apabila timbul nyeri ejakulasi atau kecurigaan medis lainnya pada reproduksi pria dapat meliputi:

  • tes urin untuk memeriksa infeksi
  • tes antigen khusus prostat untuk menilai masalah prostat, termasuk kanker Tergantung pada hasil, tes tambahan, seperti tes darah atau pencitraan, mungkin diperlukan.

Bagaimana cara mengobati Nyeri Ejakulasi?

Terapi pada nyeri ejakulasi ditujukan pada penyakit apa yang menyebabkan nyeri tersebut.

Pengobatan untuk infeksi bakteri

Antibiotik oral. Obat antiinflamasi non steroid untuk menghilangkan rasa sakit. Ketika itu merupakan efek samping dari operasi Beberapa efek samping bersifat sementara dan membaik secara perlahan. 

Dokter Anda akan menilai spesifik kondisi Anda untuk melihat apakah ada solusi  termasuk pemberian obat-obatan atau operasi tambahan.

Perawatan untuk kista atau batu Penyumbatan dapat diangkat dengan operasi dalam prosedur yang disebut reseksi transurethral dari saluran ejakulasi.

Ketika penyebabnya adalah obat antidepresan Obat antidepresan hanya diberikan melalui resep dokter dan ditujukan pada adanya indikasi penyakit. Pengobatan untuk neuropati pudendal Obat untuk memblokade saraf dan steroid dapat membantu mengendalikan rasa sakit.

akibat Kanker prostat. Beberapa kanker prostat tumbuh sangat lambat, membutuhkan perawatan minimal bersama dengan pengawasan aktif. Kanker prostat dapat diobati dengan terapi radiasi, terapi hormon, perawatan vaksin, dan kemoterapi.

Pengobatan untuk trikomoniasis Perawatan dengan antibiotik biasanya dibutuhkan karena sangat rentan menular pada pasangan lainnya. Ketika itu disebabkan oleh terapi radiasi Efek samping dapat teratasi setelah perawatan selesai. 

 Ketika itu disebabkan oleh masalah emosional atau psikologis Jika ada alasan emosional atau psikologis di balik ejakulasi yang menyakitkan, terapi mungkin terbukti bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit