Apakah Minum Bubble Tea Aman untuk Penderita Diabetes?

Dipublish tanggal: Jul 25, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 4 menit
Apakah Minum Bubble Tea Aman untuk Penderita Diabetes?

Punya masalah diabetes mau tak mau membuat Anda harus lebih cermat dalam memilih makanan maupun minuman. Jangan sampai Anda kebablasan mengonsumsi gula terlalu banyak dalam sehari sehingga nantinya gula darah Anda melonjak drastis.

Namun, Anda mungkin ingin sesekali minum bubble tea yang sedang ngetrend saat ini, apalagi saat sedang ngidam minuman manis. Anda pun bertanya-tanya, bolehkah minum bubble tea untuk diabetes? Baca dulu ulasan berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Amankah minuman bubble tea untuk diabetes?

Bubble tea kini tengah naik daun dan menempati hati masyarakat. Bagaimana tidak, kombinasi kenyalnya boba dan manisnya teh kekinian membuat hampir semua orang tertarik untuk mencicipinya.

Sayangnya, minuman bubble tea wajib Anda coret dari daftar minuman favorit bila Anda punya diabetes. Pasalnya, minuman berisi bola-bola tapioka ini tidak aman bagi gula darah Anda.

Varian teh hijau yang banyak digunakan sebagai minuman dasar bubble tea sebetulnya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Ini karena teh hijau mengandung polifenol, yaitu sejenis antioksidan yang mampu menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.

Namun, akan lain ceritanya jika Anda menambahkan banyak krimer, brown sugar, atau topping manis lainnya ke dalam minuman bubble tea. Rasa boba yang semula tidak terlalu manis tentu akan tertutup dengan manisnya minuman dan topping tadi. 

Kombinasi boba, krimer, brown sugar, dan ekstra topping dapat meningkatkan jumlah lemak dan gula. Mungkin saja kadar gula darah Anda hanya melonjak sedikit setelah minum bubble tea. Namun hati-hati, minuman ini diam-diam bisa memperparah gejala diabetes Anda di masa mendatang.

Peneliti dari Mount Alvernia Hospital baru-baru ini mengemukakan bahwa varian bubble tea brown sugar mengandung 18,5 sendok makan gula. Padahal, Kementerian Kesehatan RI membatasi asupan gula per hari adalah sekitar 4 sendok makan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Nah, dapat dilihat jelas bahwa kandungan gula pada varian bubble tea brown sugar jauh melebihi batas yang dianjurkan. Jika dikonsumsi terlalu banyak dan sering, hal ini dapat melonjakkan kadar gula darah dan memicu diabetes.

Menurut sebuah data dari populasi beberapa negara barat, konsumsi minuman manis hampir setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 18% dalam waktu 10 tahun ke depan. Oleh karena itu, batasi konsumsi bubble tea supaya kadar gula darah tetap normal. Aturan ini tidak hanya berlaku bagi penderita diabetes, tapi juga orang sehat sekalipun.

Baca Selengkapnya: Inilah Kadar Gula Darah Normal dan Tidak Normal

Cara minum bubble tea yang aman dan sehat untuk diabetes

Meskipun sebaiknya dihindari, Anda mungkin ingin sesekali mencicipi nikmatnya minum bubble tea sembari mengunyah butiran boba di dalamnya. Anda boleh saja minum bubble tea, namun tetap batasi jumlahnya dan jangan berlebihan, ya!

Supaya lebih aman, berikut panduan minum bubble tea untuk diabetes:

  • Pilih ukuran gelas yang lebih kecil.
  • Minta kurangi gulanya. Mengurangi asupan gula 5-30% atau sekitar 6 sendok teh setiap hari dapat membantu mengontrol gula darah dalam tubuh.
  • Ganti kental manis dengan susu skim atau susu rendah lemak.
  • Pakai topping yang tidak terlalu manis, misalnya jeli, puding, atau lidah buaya daripada boba. Kalau bisa, Anda tidak perlu menambahkan topping apa pun di dalam bubble tea.
  • Kalau ingin pakai topping boba, pilih varian dengan rasa buah seperti smoothies buah supaya lebih sehat dan tidak terlalu banyak gula.
  • Minum bubble tea berdua dengan teman atau keluarga, supaya asupan kalori dan gulanya terbagi.

Baca Juga: Benarkah Bubble Tea Brown Sugar Bikin Tidak Sehat?

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Pilihan minuman lain yang lebih sehat untuk penderita diabetes

Air putih tetap menjadi minuman terbaik bagi Anda yang punya diabetes. Air putih tidak mengandung kalori, gula, maupun karbohidrat sehingga aman untuk gula darah Anda.

Kalau Anda ingin menjajal minuman manis, sebetulnya masih banyak pilihan minuman lain yang lebih sehat selain bubble tea. Berikut daftar minuman yang cocok untuk penderita diabetes:

1. Susu cokelat

Ketika muncul hasrat ingin minum bubble tea, coba alihkan perhatian Anda pada segelas susu cokelat. Susu cokelat rendah lemak bisa membantu memenuhi ngidam Anda terhadap minuman manis tanpa membuat gula darah melonjak.

Namun, susu cokelat yang dijual di pasaran biasanya mengandung gula tambahan. Jadi, ada baiknya buat sendiri susu cokelat kesukaan Anda di rumah supaya lebih sehat.

Caranya, campurkan sedikit susu bubuk, 3 sendok teh bubuk kakao, dan 2 sendok makan pemanis nol kalori. Susu cokelat versi ini mampu mengurangi 70 kalori, 16 gram karbohidrat, dan 2 gram lemak daripada susu cokelat yang Anda beli di luar.

2. Jus sayuran

Karena jus buah seringnya mengandung tinggi gula, Anda bisa membuat segelas jus tomat atau jus sayuran lainnya yang lebih aman bagi gula darah.

Anda bisa menggunakan sayuran bayam, wortel, timun, atau sayur favorit Anda lainnya. Campurkan dengan stroberi atau sedikit buah lainnya untuk menambah asupan vitamin dan mineral.

3. Kopi

Menurut sebuah studi dalam jurnal Cardiovascular and Metabolic Risk tahun 2012, minum kopi 2-3 cangkir per hari dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Hal ini berlaku untuk kopi yang mengandung kafein atau tanpa kafein.

Namun jika kafein membuat jantung Anda berdebar-debar atau gelisah, pilihlah kopi tanpa kafein supaya lebih aman. Yang tak kalah penting, hindari menambahkan susu, krim, atau gula ke dalam kopi agar kalori dan gula darah tetap stabil.

Baca Selengkapnya: Mengenal Kopi Decaf, Kopi Tanpa Kafein

12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
What Is the Nutritional Value of Boba?. Healthline. (https://www.healthline.com/health/food-nutrition/nutritional-value-of-boba)
Bubble Tea Is Actually Pretty Bad For You—Here’s Why. The Healthy. (https://www.thehealthy.com/food/bubble-tea-is-unhealthy/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app