Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Alfatic: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: DEC 7, 2019 Tinjau pada DEC 7, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.316.559 orang

Alfatic merupakan merek dagang zat tiamfenikol (thiamphenicol). Tiamfenikol adalah antibiotik spektrum luas yang bekerja dengan cara berikatan dengan ribosom bakteri secara reversible sehingga menghambat sintesis protein dari bakteri yang peka, hingga kemudian akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri. 

Tiamfenikol (thiamphenicol) memiliki spektrum aktivitas yang sama dengan chloramphenicol, tetapi 2.5 - 5 kali lebih kuat

Iklan dari HonestDocs
Beli Thiamycin via HonestDocs

Thiamycin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Thiamycin 500 mg kapsul 1

Mengenai Alfatic  

Golongan

Golongan obat K ( Harus dengan resep dokter)

Kemasan  

  • dos 10 x 10 kapsul 250 mg
  • dos 10 x 10 kapsul 500 mg

Kandungan

  • thiamphenicol 250 mg / kapsul
  • thiamphenicol  500 mg / kapsul

Manfaat Alfatic

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Alfatic digunakan untuk demam tifus, paratifus, infeksi Salmonella sp sp, H. influenzae, terutama infeksi meningeal, Rickettsia, Lympogranulloma psittacosis, bakteri gram negatif penyebab bakteria meningitis, infeksi kuman yang resisten terhadap antibiotik lain.
  • Antibiotik ini sangat umum digunakan untuk pengobatan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih 

Efek Samping Alfatic

  • Efek samping yang disebabkan oleh pemakaian alfatic (thiamphenicol) adalah reaksi hipersensitivias (demam, ruam angioedema, urtikaria) / alergi, gangguan pada saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare.
  • Obat ini dapat juga menyebabkan sariawan, glositis, ensefalopati, depresi mental, sakit kepala, ototoksisitas, anemia hemolitik dan reaksi jarish-herxheimer.
  • Jika antibiotik ini digunakan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan pendarahan, neuritis optik dan perifer.
  • Efek samping alfatic (thiamphenicol) yang berpotensi fatal adalah penekanan pada sumsum tulang belakang, sindrom grey pada bayi baru lahir dan prematur.
  • Jika tanda - tanda hipersensitivitas muncul segera hubungi pihak medis karena bisa menyebabkan shock anafilaktic yang bisa berakibat fatal.

Toleransi terhadap kehamilan

Studi pada reproduksi hewan telah menunjukkan tiamfenikol (thiamphenicol) memberikan efek buruk pada janin dan pada bayi baru lahir (2 minggu pertama). tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi manfaat penggunaan obat lebih tinggi pemberian pada ibu hamil dapat diberikan meski terdapat potensi resiko

Dosis Alfatic

Alfatic diberikan dengan dosis :

  • Dewasa anak bayi > 2 minggu 50 mg / kg BB / hari dalam 3 - 4 dosis bagi,
  • Bayi < 2 minggu dan prematur 25 mg / kg BB / hari dalam 4 dosis.

Interaksi Alfatic

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Cefspan merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi pada saluran pernafasan atas, infeksi saluran kemih dan kelamin, kulit & jaringan lunak. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Cefspan 100mg cap 1
  • Alfatic dapat meningkatkan efek warfarin dan sulfonylurea.
  • Juga meningkatkan kadar fenitoin dalam plasma darah.
  • Metabolisme Alfatic  meningkat pada pemberian bersamaan dengan fenobarbital dan rifampisin

Perhatian

  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal sebaiknya dosis alfatic (thiamphenicol) dikurangi untuk mencegah terjadinya akumulasi obat.
  • Selama pemakaian dianjurkan untuk minum minimal 1.5 liter / hari untuk mencegah kristaluria.
  • Pada pemakaian dalam jangka waktu yang panjang sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah secara periodik untuk antisipasi terjadinya diskrasia darah.
  • Alfatic  juga  terdeteksi ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian alfatic (thiamphenicol) selama menyusui sebaiknya dihindari
  • Alfatic  dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf terhadap alfatic (thiamphenicol) dan antibiotik derivat chloramphenicol lainnya.
  • Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Jangan menggunakan antibiotik ini untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan infeksi lain yang disebabkan oleh virus.
  • penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan timbulnya mikroorganisme yang tidak sensitif termasuk fungi dan bakteri.

 

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp