Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Olahraga dan Kebugaran

5 Cedera yang Sering Terjadi saat Berolahraga

Update terakhir: OCT 21, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.143.892 orang

Olahraga merupakan aktivitas yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, olahraga juga penting untuk mengurangi stres serta melatih kekuatan otot dan tulang. Sebaiknya olahraga dilakukan minimal 3 kali seminggu, baik dilakukan di dalam rumah maupun di luar rumah.

Sebelum berolahraga disarankan untuk melakukan peregangan dan pemanasan, agar otot dan tulang siap untuk bergerak. Melakukan pemanasan dan peregangan juga dilakukan untuk menghindari cedera

Ada 3 jenis cedera yang biasanya terjadi yaitu cedera ringan, sedang, dan berat. Selain dikarenakan karena otot yang belum siap untuk berolahraga, cedera juga disebabkan karena kurangnya konsentrasi dan koordinasi saat berolahraga. 

Banyak gerakan olahraga yang menuntut koordinasi dan konsentrasi, jika kita lengah dapat menyebabkan cedera.

Berikut beberapa cedera yang biasanya terjadi saat berolahraga.

Lecet

Lecet merupakan jenis cedera ringan. Lecet biasanya terjadi karena gesekan dengan benda berpermukaan kasar. Oleh karena itu, lecet dapat terjadi di bagian tubuh manapun. 

Jika terjadi lecet, Anda harus segera melakukan penanganan yang tepat agar tidak semakin parah. Segera tutup luka lecet dan berikan antiseptik agar tidak terkena infeksi kuman. Luka lecet yang tidak segera diobati akan semakin parah dan dapat mengganggu aktivitas kelak.

Kram otot

Kram otot merupakan jenis cedera yang paling banyak dialami, terutama bagian otot kaki. Cedera ini terjadi karena kurangnya pemanasan dan peregangan sebelum berolahraga. 

Munculnya kram otot ditandai dengan rasa nyeri pada bagian otot tertentu. Kram otot bisa membahayakan jika terjadi saat berenang, karena bisa menyebabkan tenggelam. 

Saat terjadi kram, usahakan jangan panik, dan pijat perlahan bagian yang terasa nyeri. Jika Anda panik, maka otot akan semakin menegang dan kram pada otot tidak cepat hilang. Jika rasa nyeri sudah mulai hilang, sebaiknya istirahat dan jangan memaksakan untuk melanjutkan olahraga.

Cedera pergelangan kaki

Cedera pergelangan kaki atau terkilir sering terjadi karena pergelangan kaki merupakan tumpuan tubuh. Cedera ini disebabkan karena peregangan yang berlebihan atau robek pada urat, tendon, atau otot

Cedera pada pergelangan kaki sering terjadi saat berlari atau berjalan pada permukaan yang tidak rata. Jika mengalami cedera ini, segera kompres kaki menggunakan air dingin

Anda juga bisa berlatih mengangkat pergelangan kaki sejajar dengan jantung agar cepat pulih. Lakukan gerakan ini sambil duduk atau bersandar di tembok.

Cedera hamstring

Hamstring merupakan otot yang terletak di bagian paha belakang. Cedera pada hamstring biasanya ditandai dengan rasa nyeri pada bagian paha belakang. 

Cedera ini dapat terjadi karena kelelahan atau kurangnya pemanasan sebelum memulai olahraga. Biasanya kurang pemanasan saat berlari dapat menyebabkan cedera pada hamstring.

Cedera tulang kering

Cedera tulang kering ditandai dengan munculnya rasa sakit pada tulang kering bagian atas dan bagian betis. Cedera ini biasanya terjadi karena meningkatkan kecepatan saat berlari

Selain itu, cedera ini juga dapat terjadi jika Anda meningkatkan intensitas kecepatan dan ketahanan saat melompat. Langkah yang dapat dilakukan untuk mengobati cedera tulang kering adalah mengompreskan es pada bagian yang mengalami cedera.

Jenis cedera yang sering terjadi saat berolahraga adalah lecet, kram otot, cedera pada pergelangan kaki, cedera hamstring, dan cedera pada tulang kering. 

Cedera saat olahraga biasanya terjadi karena kurangnya pemanasan dan peregangan sebelum berolahraga. Selain itu cedera saat berolahraga juga dapat disebabkan karena tidak memberi jeda istirahat saat berolahraga, tidak menggunakan peralatan yang tepat, serta memaksakan olahraga saat tubuh tidak sehat.  

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit