Olahraga dan Kebugaran

5 Cara Bakar Kalori Sambil Terlelap

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Waktu baca: 1 menit
5 Cara Bakar Kalori Sambil Terlelap

Upaya membakar kalori seringkali dianggap sesuatu yang menyulitkan dan butuh usaha ekstra. Padahal, masih ada cara untuk langsing tanpa membuat Anda berkeringat. Jika Anda masih bermimpi tentang menurunkan berat badan, inilah cara menjadi langsing sambil tertidur.

1. Konsumsi protein sebelum tidur
Para peneliti dari Florida State University menemukan bahwa pria yang mengonsumsi 30 gram minuman berprotein sebelum tidur, mengalami pembakaran energi istirahat yang lebih tinggi (berapa banyak energi, atau kalori, yang dibakar oleh tubuh saat istirahat) pada pagi keesokan harinya, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan apa – apa sebelum tidur. 

2. Tidur dalam kegelapan
Saat dalam kegelapan total, tubuh akan memproduksi hormon melatonin. Hormon ini tidak saja membuat Anda mengantuk tapi juga membantu pembakaran kalori di dalam tubuh, demikian menurut Journal of Pineal Research.

3. Turunkan suhu kamar
Tidur di udara dingin dapat membantu pembakaran lebih banya kalori sepanjang malam. Mereka yang tidur di suhu 190 Celcius, membakar 7% kalori lebih banyak dibanding yang tidur di suhu yang lebih hangat, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Diabetes. Penyebabnya, tubuh harus bekerja ekstra keras untuk menjaga suhu tubuh tetap normal. Jumlah kalori yang dibakar dalam waktu 24 jam adalah lebih dari 100 kalori.


 
4. Matikan perangkat elektronik
Penelitian dari Manchester University mengungkapkan bahwa cahaya biru gelombang pendek yang berasal dari perangkat elektronik seperti ponsel dan tablet, dapat menganggu produksi hormon melatonin. Walhasil, kenyenyakan tidur dan metabolisme jadi terganggu. Penelitian di Singapura menghubungkan paparan cahaya televisi dengan tingginya trigliserida terkait dengan sindrom metabolik dan diabetes.


5. Cukup waktu
Mayo Clinic merekomendasikan Anda tidur 7 – 8 jam sehari agar dapat membakar lebih banyak kalori sepanjang hari, sekalipun Anda sedang tidak aktif. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, orang yang cukup istirahat, memiliki kemampuan tubuh membakar kalori pada waktu istirahat (resting energy expenditure) 5% lebih tinggi dan membakar 20% kalori lebih banyak setelah makan dibandingkan mereka yang kurang tidur. Kurang tidur juga menyebabkan sel kurang sensitif terhadap insulin dan dapat meningkatkan risiko diabetes. (LT)

Ditinjau oleh: dr. Siti Anita

 


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Can you sleep yourself thin?. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/news/obesity/can-you-sleep-yourself-thin/)
Calories Burned While Sleeping: vs Sitting and Awake. Healthline. (https://www.healthline.com/health/calories-burned-sleeping)
Calories burned while sleeping: How to calculate. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325074.php)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit