HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Bronchiolitis Obliterans - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 30, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Bronkiolitis merupakan suatu peradangan yang terjadi pada sistem pernapasan. Peradangan ini disebabkan oleh virus yang menyerang saluran udara terkecil di paru-paru (bronkiolus). Bronkiolus mempunyai fungsi untuk mengendalikan aliran udara di paru-paru. 

Ketika bronkiolus terinfeksi atau rusak, maka dapat terjadi peradangan atau sumbatan pada saluran tersebut. Kondisi ini dapat menghalangi aliran oksigen yang masuk. Meskipun umumnya bronchiolitis lebih sering terjadi pada masa kanak-kanak, tapi bronkiolitis juga dapat menyerang orang dewasa.

Ada dua jenis utama bronkiolitis:

  1. Bronchiolitis virus paling sering muncul pada saat bayi. Sebagian besar kasus bronkiolitis virus disebabkan oleh virus pernapasan syncytial. Wabah virus terjadi setiap musim dingin dan menyerang anak-anak di bawah usia 1 tahun.
  2. Bronchiolitis obliterans adalah kondisi langka dan berbahaya yang muncul pada orang dewasa. Penyakit ini disebabkan oleh jaringan parut pada bronkiolus. Kondisi ini dapat memblokir saluran udara yang membuat sumbatan jalan napas dan membuat Anda kesulitan untuk mendapatkan udara yang cukup.

Pada artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai penyebab, pencegahan dan pengobatan dari bronchiolitis obliterans.

Penyebab dan Faktor Resiko Bronchiolitis Obliterans

Kondisi langka ini terkadang terjadi tanpa diketahui penyebabnya. Pada kasus yang parah bronchiolitis obliterans dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Beberapa penyebab telah diidentifikasi dan termasuk:

Bahan kimia lain yang dapat menyebabkan bronchiolitis obliterans termasuk:

  • Asap logam oksida, produk sampingan umum dari pengelasan
  • Formaldehyde, bahan kimia penyebab kanker yang digunakan dalam beberapa perekat dan bahan bangunan
  • Nitrogen oksida
  • Asam hidroklorik
  • Sulphur mustard, senjata kimia yang dikenal sebagai "mustard gas"

Terkadang, bronchiolitis obliterans terjadi setelah Anda menderita penyakit serius yang mempengaruhi paru-paru, misalnya beberapa bentuk pneumonia atau bronkitis. Dan beberapa orang yang menderita rheumatoid arthritis juga bisa mengalami bronchiolitis obliterans sebagai efek samping dari kondisi tersebut.

Faktor risiko untuk bronchiolitis obliterans pada orang dewasa adalah:

Tanda dan Gejala Bronchiolitis Obliterans

Baik bronchiolitis virus dan bronchiolitis obliterans memiliki tanda dan gejala yang serupa. Tanda dan gejala tersebut termasuk:

  • Sesak nafas
  • Mengi
  • Penampilan kulit kebiru-biruan karena kekurangan oksigen
  • Bunyi berderak atau crackles terdengar di paru-paru
  • Kelelahan
  • Bernafas cepat
  • Batuk

Setelah terpapar bahan kimia tertentu, gejala bronchiolitis obliterans dapat muncul dalam dua minggu hingga sebulan. Infeksi paru-paru dapat memakan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun untuk menimbulkan gejala.

Cara Mencegah Terjadinya Bronchiolitis Obliterans

Sampai saat ini masih sulit untuk mencegah terjadinya bronchiolitis obliterans, namun Anda bisa mengikut tips di bawah ini untuk meningkatkan kesehatan paru-paru Anda:

  • Jangan merokok.
  • Batasi paparan Anda terhadap racun lingkungan dan pekerjaan.
  • Jika Anda harus bekerja di lingkungan beracun, tutupi mulut dan hidung Anda dengan masker.
  • Cegah infeksi dengan mencuci tangan sesering mungkin.
  • Hindari keramaian selama musim dingin dan flu.
  • Dapatkan vaksin pneumonia.
  • Dapatkan vaksin flu.
  • Berolahraga secara teratur.

Cara Mengobati Bronchiolitis Obliterans

Diagnosa

Ada beberapa cara untuk mendiagnosis jenis bronchiolitis obliterans. Pemeriksaan radiologi, termasuk rontgen dada dapat membantu dokter mendiagnosis bronchiolitis obliterans. 

Alat yang umum digunakan untuk orang dewasa adalah spirometri. Alat ini dapat mengukur seberapa banyak dan seberapa cepat Anda menghirup udara dalam setiap pernapasan. Tes gas darah arteri untuk bronkiolitis obliterans dapat mengukur berapa banyak oksigen dan karbon dioksida dalam darah Anda.

Pengobatan

Tidak ada obat-obatan khusus untuk jaringan parut pada bronchiolitis obliterans. Obat Kortikosteroid dapat membantu membersihkan paru-paru lendir, mengurangi peradangan, dan membuka saluran udara. 

Anda mungkin memerlukan pengobatan dengan oksigen dan obat penekan sistem kekebalan untuk mengatur sistem kekebalan tubuh Anda. Latihan pernapasan dan mengurangi stress dapat membantu meringankan gejala kesulitan bernapas Anda. Kadang-kadang transplantasi paru mungkin menjadi pilihan terbaik dalam kasus yang parah.

Pengobatan di Rumah

Pemulihan dari bronchiolitis obliterans membutuhkan istirahat ekstra dan peningkatan asupan cairan. Menjaga udara di rumah bebas dari asap dan bahan kimia juga sangat penting. Gunakan pelembab udara untuk menjaga kelembapan udara di rumah Anda tetap terjaga.


6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
NCBI, Bronchiolitis obliterans (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK441865/).
Allen JG, Flanigan SS, Leblanc M, et al. Flavoring chemicals in e-cigarettes: diacetyl, 2,3-pentanedione, and acetoin in a sample of 51 products, including fruit-, candy-, and cocktail-flavored e-cigarettes. Environ Health Perspect. 2016;124(6):733-9. doi:10.1289/ehp.1510185 (https://doi.org/10.1289/ehp.1510185)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app